Hyundai Hadirkan Bus Listrik untuk Edukasi STEM 1.300 Siswa SMP Jadi Sasaran, Kolaborasi dengan Kemendikdasmen
Inforiau – 23 Oktober 2026 | Jakarta – Hyundai Motor Company kembali memperluas kontribusinya di dunia pendidikan Indonesia. Melalui program Hyundai Universal Solution, perusahaan asal Korea Selatan itu Hyundai Hadirkan Bus Listrik untuk Edukasi STEM 1 300 Siswa SMP Jadi Sasaran pembelajaran berbasis teknologi kendaraan listrik dan digital. Program ini resmi diluncurkan di Hyundai Motorstudio Senayan Park, Jakarta, Rabu (21/10/2026), dan akan berlangsung hingga Oktober 2027.
Inisiatif ini menyasar 1.300 siswa kelas VIII serta 130 guru dari 13 sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia. Indonesia menjadi negara pertama yang dipilih untuk memperluas pelaksanaan program setelah sebelumnya diperkenalkan di Korea Selatan pada Juli 2026. Langkah ini menegaskan komitmen Hyundai dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Peluncuran program tersebut dihadiri oleh perwakilan Hyundai Motor, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Save the Children, New Future Indonesia, serta sekolah-sekolah peserta. Kolaborasi lintas sektor ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, terutama bagi sekolah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Bus Listrik sebagai Ruang Kelas Bergerak
Salah satu daya tarik utama dari program ini adalah kehadiran satu unit bus listrik yang difungsikan sebagai ruang kelas bergerak. Bus tersebut akan mendatangi sekolah-sekolah peserta setiap pekan dengan membawa perangkat pembelajaran digital dan fasilitas edukasi. Di dalam bus, siswa dapat menggunakan tablet untuk mengakses materi interaktif, termasuk simulasi pembelajaran STEM berbasis Minecraft dengan 16 misi pembelajaran.
Fasilitas ini diharapkan dapat membantu sekolah yang belum memiliki sarana teknologi pembelajaran memadai. Dengan demikian, Hyundai Hadirkan Bus Listrik untuk Edukasi STEM 1 300 Siswa SMP Jadi Sasaran menjadi solusi konkret dalam mengatasi kesenjangan akses terhadap pendidikan teknologi.
Materi yang diajarkan tidak hanya sebatas teori sains dan teknologi, tetapi juga mengajak siswa mengenal penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari melalui kendaraan listrik. Pembelajaran mencakup cara kerja kendaraan listrik, teknologi baterai, sistem pengisian daya, energi, pencemaran udara, keberlanjutan lingkungan, hingga perencanaan perkotaan.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Hyundai menyiapkan berbagai sarana edukasi, mulai dari permainan interaktif berbasis Minecraft, tiga video animasi, kit kendaraan listrik, permainan kartu, puzzle, hingga board game. Seluruh materi disusun bersama para mitra dengan menyesuaikan kurikulum nasional. Guru juga dibekali panduan kegiatan, lembar kerja, strategi pendampingan, dan perangkat evaluasi agar pembelajaran dapat diteruskan secara mandiri setelah program selesai.
Dukungan Penuh untuk Pendidikan STEM
Program Hyundai Universal Solution merupakan bagian dari inisiatif global Creating Shared Value (CSV) bertajuk Hyundai Continue. Program ini sejalan dengan visi Hyundai Motor, Progress for Humanity, yang menempatkan inovasi dan solusi mobilitas sebagai sarana untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kombinasi pembelajaran digital, praktik langsung, dan pendampingan guru, program ini ditujukan untuk memperluas kesempatan siswa dalam mempelajari teknologi masa depan sejak tingkat SMP. Hyundai Hadirkan Bus Listrik untuk Edukasi STEM 1 300 Siswa SMP Jadi Sasaran diharapkan dapat menjadi katalis dalam meningkatkan minat siswa terhadap bidang STEM.
Kemendikdasmen menyambut baik inisiatif ini. Menurut perwakilan kementerian, program semacam ini sangat membantu dalam memperkuat pembelajaran berbasis teknologi di sekolah, terutama di daerah yang masih tertinggal dalam hal fasilitas. Save the Children dan New Future Indonesia juga akan terlibat dalam pendampingan dan pemantauan program agar berjalan efektif.
Dengan adanya bus listrik keliling, siswa tidak hanya belajar tentang kendaraan listrik secara teoritis, tetapi juga dapat melihat dan merasakan langsung teknologi tersebut. Hal ini diharapkan dapat memotivasi mereka untuk lebih mendalami ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ke depan, Hyundai berencana untuk memperluas jangkauan program ini ke lebih banyak sekolah di Indonesia. Perusahaan juga akan terus berinovasi dalam mengembangkan materi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Hyundai Hadirkan Bus Listrik untuk Edukasi STEM 1 300 Siswa SMP Jadi Sasaran menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia industri, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.
Sebagai penutup, program Hyundai Universal Solution tidak hanya sekadar memberikan pengetahuan tentang kendaraan listrik, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan dan teknologi bersih sejak dini. Dengan melibatkan 1.300 siswa dan 130 guru, langkah ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi pada pembangunan Indonesia yang lebih baik.
