Iliman Ndiaye Kembali Segar, Enzo Maresca Pusing Susun Lini Depan Man City Jelang Hadapi Brighton
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Nama Iliman Ndiaye kembali menjadi perbincangan hangat di markas Manchester City menjelang laga lanjutan Premier League melawan Brighton & Hove Albion. Winger asal Senegal itu dipastikan pulih dari masalah kram yang sempat membuatnya ditarik keluar saat City takluk 1-2 dari Aston Villa di Villa Park, dan kini siap kembali memperkuat lini serang The Citizens pada pertandingan yang digelar di Etihad Stadium, Sabtu mendatang.
Kabar positif tersebut disampaikan langsung oleh manajer Manchester City, Enzo Maresca, dalam konferensi pers pada Jumat. Maresca menegaskan bahwa hampir seluruh pemainnya berada dalam kondisi siap tempur, kecuali Antoine Semenyo yang masih harus menjalani pemulihan akibat cedera lutut. “Mereka semua tersedia, kecuali Antoine Semenyo. Sisanya, semuanya siap,” ujar Maresca seperti dikutip dari sesi jumpa pers di pusat latihan City.
Kembalinya Iliman Ndiaye tentu menjadi angin segar bagi Maresca. Sebelumnya, pemain anyar musim panas itu hanya menyaksikan rekan-rekannya dari bangku cadangan saat City menyingkirkan Brighton melalui adu penalti di ajang EFL Cup tengah pekan. Kondisi kebugarannya sempat diragukan setelah ia mengalami kram pada laga melawan Aston Villa, laga yang berakhir dengan kekalahan pahit bagi tim tamu.
Meski demikian, Maresca menegaskan bahwa Iliman Ndiaye kini sudah berada dalam kondisi terbaik. Hal serupa berlaku bagi Matheus Nunes, bek kanan yang absen dalam dua pertandingan terakhir akibat masalah otot yang tidak dijelaskan secara rinci. Keduanya dipastikan masuk dalam pertimbangan untuk menghadapi Brighton.
Di sisi lain, Manchester City masih harus kehilangan Antoine Semenyo yang mengalami cedera lutut cukup serius. Maresca menyebutkan bahwa pemain tersebut kemungkinan baru bisa kembali ke tim utama menjelang akhir tahun. “Dia baik-baik saja, suasana hatinya bagus, dia berada di dalam gedung, menjalani sesi pemulihan dan semua terapi yang dibutuhkan. Tapi sekali lagi, ini masih terlalu dini,” jelas Maresca mengenai kondisi Semenyo.
Absennya Semenyo membuat persaingan di sektor sayap Manchester City semakin ketat. Iliman Ndiaye akan bersaing dengan Jeremy Doku, Allan, Ryan McAidoo, dan Phil Foden untuk memperebutkan tempat di starting eleven. Fleksibilitas Iliman Ndiaye yang mampu bermain di kedua sisi sayap menjadi keuntungan tersendiri bagi Maresca dalam meramu strategi menyerang.
Performa Iliman Ndiaye sendiri sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda penting bagi City. Pada laga melawan Aston Villa, umpan silangnya menjadi awal terciptanya gol Erling Haaland pada menit ke-52. Meski City akhirnya kalah akibat dua gol Nicolas Jackson, kontribusi Iliman Ndiaye dalam membangun serangan tetap diapresiasi. Ia juga sempat memperoleh peluang pada menit ke-13, meski upayanya masih bisa digagalkan kiper Aston Villa, Zion Suzuki.
Kekalahan di Villa Park menjadi pukulan tersendiri bagi Manchester City. Tim asuhan Maresca mendominasi penguasaan bola hingga 63 persen, tetapi gagal memanfaatkan peluang dengan baik. Dua gol Jackson pada menit keenam dan ke-60 memperlihatkan rapuhnya lini belakang City, terutama melalui kesalahan Marc Guehi yang kehilangan kontrol bola hingga memudahkan John McGinn merebut bola dan mengirim umpan kepada Jackson.
Selain Guehi, penampilan kiper Gianluigi Donnarumma juga menjadi sorotan. Kiper asal Italia itu hanya menghadapi dua tembakan tepat sasaran, tetapi keduanya berbuah gol. Kesalahan pada gol kedua Jackson, ketika bola meluncur melewati kolong tubuhnya, menjadi momen penentu yang membuat City kembali tertinggal setelah sempat menyamakan kedudukan. Rayan Cherki pun dinilai kurang memberi pengaruh sebelum ditarik keluar saat jeda.
Kini, fokus Manchester City tertuju pada laga melawan Brighton. Pertemuan kedua tim dalam empat hari terakhir menjadi ujian tersendiri bagi Maresca untuk membuktikan bahwa kekalahan di Villa Park hanyalah insiden sesaat. Kehadiran kembali Iliman Ndiaye diharapkan mampu menambah daya gedor lini depan City yang selama ini bergantung pada ketajaman Haaland.
Dengan komposisi pemain yang hampir lengkap, Maresca memiliki banyak opsi untuk merotasi skuad. Namun, ia tetap harus bijak mengelola kebugaran pemain mengingat jadwal padat yang menanti. Kembalinya Iliman Ndiaye dan Matheus Nunes memberikan napas baru bagi City untuk kembali ke jalur kemenangan dan mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Premier League.
Secara keseluruhan, kondisi skuad Manchester City menjelang laga melawan Brighton terbilang positif. Meski masih kehilangan Semenyo, kehadiran kembali Iliman Ndiaye menjadi modal berharga bagi Maresca untuk meracik strategi menyerang yang lebih variatif. Pertandingan di Etihad Stadium akan menjadi pembuktian apakah City mampu bangkit dari kekalahan di Villa Park dan kembali menunjukkan konsistensi sebagai tim yang tengah memimpin klasemen.
