iQOO Neo 12 dan Pad Pro 8.8 Guncang Pasar Gaming, Kipas Pendingin Aktif hingga 185 Hz Jadi Andalan
Inforiau – 01 November 2026 | Pasar perangkat gaming Tanah Air kembali diramaikan oleh langkah agresif submerek vivo, iQOO, yang baru saja memperkenalkan dua produk sekaligus di pasar global maupun China. iQOO Neo 12 dan iQOO Pad Pro 8.8 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan gamer akan performa tinggi tanpa kompromi pada suhu perangkat. Keduanya mengusung pendekatan serupa: mengombinasikan chipset kelas atas, sistem pendingin aktif berupa kipas internal, serta layar dengan refresh rate ekstrem yang jauh melampaui standar ponsel premium saat ini.
iQOO Neo 12, Monster Gaming dengan Kipas 17 x 17 mm
iQOO Neo 12 resmi debut di China pada 28 Oktober 2026 sebagai penerus Neo 11 yang meluncur setahun sebelumnya. Ponsel ini diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dirancang khusus untuk segmen flagship. Performa tersebut ditopang RAM LPDDR5X Ultra dan penyimpanan internal UFS 4.1, konfigurasi tertinggi yang tersedia saat ini.
Yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran kipas pendingin internal berukuran 17 x 17 milimeter dengan tiga pengaturan kecepatan. Kipas tersebut diklaim mampu membuang udara panas hingga 9.770 sentimeter kubik per menit. Tidak hanya itu, iQOO juga menanamkan chip grafis Q3 yang berfungsi melakukan interpolasi grafis menjadi 2K dan 185 fps ketika bermain game.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,85 inci beresolusi 1440 x 3200 piksel atau 2K dengan refresh rate 185 Hz dan kecerahan HPM mencapai 2.200 nit. Untuk menunjang sesi bermain panjang, baterai berkapasitas 9.000 mAh disematkan dengan dukungan pengisian cepat 100W melalui soket USB Type-C. Fitur bypass charging turut hadir untuk mencegah overheating sekaligus memperpanjang umur baterai.
Meski memiliki kipas pembuang panas, iQOO Neo 12 tetap aman terendam air dan tersemprot air bertekanan tinggi berkat sertifikasi IP68 dan IP69. Sektor fotografi mengandalkan kamera utama 50MP dengan sensor Sony IMX921 ber-OIS, kamera ultrawide 8MP, serta kamera swafoto 16MP. Ponsel ini juga dilengkapi pemancar inframerah, pemindai sidik jari di dalam layar, speaker stereo, dan OriginOS 7 berbasis Android 17. Tersedia dalam tiga warna, yakni Contender, Frost Blade Blue, dan Shadow Black, dengan harga mulai 4.399 yuan atau sekitar Rp11,9 juta hingga 5.099 yuan atau sekitar Rp13,8 juta.
Uji Gaming Satu Jam Tembus 185 FPS
Klaim performa iQOO Neo 12 dibuktikan melalui pengujian yang dilakukan seorang tipster terhadap game Call of Duty: Mobile. Dalam uji tersebut, perangkat mampu menahan 185 FPS selama lebih dari satu jam dengan pengaturan grafis HD. Rata-rata frame rate tercatat 185,05 FPS dengan 1% low sebesar 165,1 FPS dan tanpa catatan jank atau stutter yang terlihat.
Angka tersebut terbilang impresif karena benchmark berdurasi pendek sering kali menyembunyikan penurunan performa setelah bodi perangkat memanas. Namun, hasil ini tetap perlu dikonfirmasi melalui pengujian independen pada judul game lain, pengaturan berbeda, dan kondisi ruangan yang bervariasi.
iQOO Pad Pro 8.8, Tablet Gaming Ringan dengan Layar 165 Hz
Selain ponsel, iQOO juga memperkenalkan Pad Pro 8.8 yang menyasar segmen tablet gaming. Perangkat ini menggunakan layar AMOLED 8,8 inci beresolusi 2.304 x 1.440 piksel dengan refresh rate hingga 165 Hz pada game yang mendukung. Konfigurasinya mencakup RAM LPDDR5X Ultra hingga 16 GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512 GB.
Fitur pendukung gaming meliputi dua motor getaran linear sumbu X, speaker stereo simetris, serta aksesori pengendali yang dijual terpisah. Baterai 9.020 mAh dengan pengisian kabel 66 watt disiapkan untuk menopang sesi bermain panjang. Meski membawa baterai besar dan kipas internal, tablet ini tetap tipis dengan ketebalan hanya 5,74 milimeter dan bobot sekitar 298 gram.
Persaingan Pasar Gaming Makin Ketat
Langkah iQOO menambah panas persaingan di segmen perangkat gaming yang juga diramaikan sejumlah merek lain. Pada November 2026, sejumlah peluncuran besar turut dijadwalkan, termasuk Motorola Signature 27 di India pada 5 November yang dikabarkan mengusung Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dengan sistem pendingin 3D vapour chamber, serta Vivo X500 dan iQOO 16 yang disebut-sebut akan segera menyusul.
Bagi konsumen, kehadiran iQOO Neo 12 dan Pad Pro 8.8 memberikan opsi menarik bagi mereka yang mengutamakan stabilitas frame rate dalam durasi panjang. Kombinasi kipas aktif, baterai jumbo, dan layar ber-refresh rate tinggi menjadi nilai jual utama yang sulit diabaikan di kelasnya.
Dengan strategi menghadirkan teknologi pendingin aktif di lebih banyak lini produk, iQOO tampaknya ingin memantapkan posisinya sebagai merek yang identik dengan performa gaming berkelanjutan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa inovasi ini benar-benar konsisten di berbagai kondisi penggunaan nyata, bukan sekadar angka di atas kertas.
