ISL 2026-27 Memanas: Blasters Incar Revans di Kandang, Mumbai City Terancam Terpuruk
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Kompetisi isl musim 2026-27 memasuki pekan yang krusial dengan sejumlah laga menarik tersaji pada akhir Oktober. Sorotan utama tertuju pada pertemuan Kerala Blasters FC melawan Mumbai City FC di Jawaharlal Nehru Stadium, Kochi, pada Minggu, 25 Oktober 2026, yang menjadi laga kandang pertama Blasters di ajang isl musim ini. Stadion JLN Kochi dipastikan penuh sesak karena tiket sudah ludes terjual, menandakan antusiasme luar biasa dari suporter tuan rumah.
Kerala Blasters datang dengan luka setelah dihancurkan NorthEast United FC dengan skor 1-4 di Guwahati. Kekalahan itu menjadi pukulan telak, namun pelatih kepala Ashley Westwood menilai hasil tersebut bukan bencana yang tak terduga mengingat persiapan tim yang minim. Ia menyebut skuadnya baru berlatih bersama sekitar sepuluh hari sebelum pertandingan kedua, dengan sejumlah pemain baru yang baru bergabung serta jadwal perjalanan yang melelahkan.
“Saya tidak menganggap kekalahan itu di luar dugaan, jujur saja. Kami adalah tim yang baru berlatih bersama sepuluh hari sebelum pertandingan kedua. Kami punya pemain baru dan menghabiskan banyak waktu di perjalanan. Ini pekan pertama kami di Kerala, dan kami hidup dari koper selama hampir dua pekan,” ujar Westwood dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Westwood menegaskan skor 4-1 tidak mencerminkan jalannya laga. Menurutnya, angka expected goals (xG) NorthEast hanya sekitar 2,0, tetapi mereka mampu mencetak empat gol. Hal itu, kata dia, menunjukkan kesalahan individu yang membuat lawan mencetak gol yang seharusnya tidak terjadi. Ia pun menekankan pentingnya membangun starting eleven yang konsisten sepanjang musim.
Di kubu tamu, Mumbai City FC masih berjuang menemukan ritme permainan di bawah asuhan mantan pelatih timnas India, Manolo Marquez. The Islanders kalah 1-2 dari Churchill Brothers di laga pembuka, lalu ditahan imbang 1-1 oleh Odisha setelah kebobolan gol penyama kedudukan di menit akhir. Hasil tersebut membuat Mumbai City belum meraih kemenangan di ajang isl musim ini.
Meski begitu, Westwood enggan meremehkan calon lawannya. Ia menilai Mumbai City tampil lebih baik daripada yang ditunjukkan oleh perolehan poin mereka. “Mereka punya pemain bagus, termasuk beberapa pemain reguler tim nasional. Mereka memiliki pemain asing berkualitas, manajer yang baik, dan klub yang kuat. Kami memperkirakan pertandingan yang sulit,” tambahnya.
Marquez sendiri menyadari beratnya lawatan ke Kochi. Ia mengakui atmosfer di Kerala selalu istimewa dan Blasters memiliki keunggulan sebagai tuan rumah, tetapi ia yakin laga akan sulit bagi kedua belah pihak. Secara statistik, Blasters memenangi dua dari tiga pertemuan terakhir melawan Mumbai City di Kochi, sebuah catatan yang ingin mereka pertahankan.
Laga Lain di Pekan yang Sama: Mohun Bagan dan Sorotan Finansial Inter Kashi
Selain duel di Kochi, ajang isl juga menyajikan pertandingan penting lainnya. Mohun Bagan Super Giant akan menjamu Chennaiyin FC di VYBK Stadium pada Senin, 26 Oktober 2026, dalam laga pekan ketiga. The Mariners, yang dilatih Panagiotis Dimperis, bangkit dengan kemenangan 2-1 atas SC Delhi setelah kalah 0-1 dari NorthEast United di laga pembuka. Kini mereka menempati posisi keenam dengan tiga poin dan berambisi mendekati puncak klasemen dengan modal skuad yang sepenuhnya fit.
Sebaliknya, Chennaiyin FC masih mencari kemenangan pertama. Pasukan Clifford Miranda bermain imbang 1-1 dengan FC Goa di laga pembuka, lalu kalah 0-2 dari Bengaluru FC. Laga melawan Mohun Bagan menjadi pertandingan tandang ketiga berturut-turut bagi The Marina Machans, yang baru mengoleksi satu poin dari dua laga.
Di luar urusan lapangan, ajang isl juga diwarnai kontroversi finansial. Mantan pelatih Inter Kashi, Antonio Lopez Habas, melontarkan tuduhan keras bahwa klub masih menunggak gaji sejumlah pemain dan staf pelatih musim lalu. Ia menyampaikan hal itu usai Inter Kashi dibantai East Bengal 1-5 di Balewadi, Pune, pada 23 Oktober 2026.
“Ini tidak normal. Mereka tidak dibayar selama satu tahun penuh. Kami bermain satu musim secara gratis di Inter Kashi,” kata Habas, yang mengaku sangat murka terhadap manajemen klub. Ia juga mengkritik keputusan klub yang tetap mendatangkan 22 pemain baru padahal kewajiban kontrak musim lalu belum diselesaikan. Hingga berita ini diturunkan, Inter Kashi belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut.
Di sisi lain, East Bengal tengah menikmati performa impresif dengan dua kemenangan beruntun dan memuncaki klasemen. Aké Loba mencetak dua gol, disusul Dani Ramírez, PV Vishnu, dan Lukasz Zwolinski dalam kemenangan telak atas Inter Kashi. Selanjutnya, East Bengal akan menghadapi laga tandang melawan Al-Seeb di AFC Champions League Two pada 27 Oktober 2026.
Dengan rangkaian laga yang padat dan drama di dalam maupun di luar lapangan, pekan ini menjadi cerminan betapa kompetitifnya isl musim 2026-27. Bagi Blasters, laga melawan Mumbai City adalah peluang emas untuk bangkit di hadapan pendukung sendiri. Bagi Mumbai City, ini kesempatan membuktikan bahwa kualitas mereka lebih besar dari perolehan poin. Sementara itu, isu tunggakan gaji di Inter Kashi menjadi pengingat bahwa profesionalisme finansial sama pentingnya dengan performa di lapangan. Sepak bola India terus bergulir, dan setiap pertandingan membawa cerita yang layak dinanti.
