Jack Grealish Kembali Absen, Everton Ambil Tindakan Tegas Atas Pelanggaran Disiplin
Inforiau – 05 November 2026 | Pemain Inggris Jack Grealish kembali menjadi sorotan setelah absen dalam dua pertandingan berturut-turut membela Everton. Winger berusia 31 tahun itu dicoret dari skuad The Toffees saat menghadapi Newcastle United di Piala Carabao pada akhir Oktober 2026, setelah melakukan pelanggaran disiplin internal klub.
Penyebab langsung pencoretannya adalah ketidakhadiran Jack Grealish dalam sesi latihan menjelang pertandingan melawan Newcastle. Meskipun Everton hanya mengumumkan bahwa pemain pinjaman dari Manchester City tersebut “melakukan pelanggaran disiplin klub” tanpa detail lebih lanjut, laporan media mengungkapkan bahwa Grealish gagal hadir dalam latihan tanpa izin terlebih dahulu.
Insiden ini terjadi setelah Jack Grealish menghabiskan dua malam berturut-turut untuk begadang. Pada 19 Oktober, pemain tersebut menghadiri acara penghargaan Pride of Britain di Hotel Grosvenor House, London, dilanjutkan ke bar karaoke Bam Karaoke Box di kawasan Victoria hingga dini hari. Malam berikutnya, Grealish terlihat di bar The Macc Bap di Wilmslow bersama rekan setimnya Jordan Pickford, Tyler Dibling, dan Kyle Walker, menonton pertandingan Liga Champions sambil mengonsumsi minuman.
Pelatih David Moyes mendukung keputusan klub untuk menghukum Jack Grealish. Moyes menekankan bahwa Everton memiliki nilai-nilai yang kuat yang harus dijunjung tinggi oleh semua pemain, baik di dalam maupun di luar lapangan. Pemain itu diduga menerima hukuman dengan legowo.
Absensi berlanjut ketika Jack Grealish juga dicoret saat pertandingan melawan Arsenal dan Newcastle di Liga Inggris. Laporan menyebutkan bahwa pemain sedang menjalani latihan kebugaran untuk kembali ke kondisi optimal. Sejak bergabung dengan Everton untuk peminjaman kedua hingga akhir musim 2026/2027, Grealish telah memainkan delapan pertandingan di semua kompetisi namun belum mencetak gol atau assist dalam 429 menit bermain.
Kasus ini menunjukkan komitmen Everton dalam menjaga disiplin tim. Manajer Moyes menegaskan bahwa semua pemain, tanpa terkecuali, harus mematuhi standar perilaku yang telah ditetapkan oleh klub untuk menjaga integritas tim.
