Janice Tjen Cetak Sejarah Bersama Venus Williams, Sabet Kemenangan Perdana di Guangzhou Open 2026
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Petenis Indonesia Janice Tjen menorehkan momen tak terlupakan dalam kariernya setelah meraih kemenangan perdana berpasangan dengan legenda tenis dunia Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Duet Indonesia-Amerika Serikat itu memastikan tiket perempat final ganda putri usai mengalahkan Ekaterine Gorgodze/Kimberley Zimmermann dengan skor 6-0, 7-5 di Nansha International Tennis Center, Guangzhou, China, Senin (26/10/2026).
Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Janice Tjen karena menjadi keberhasilan pertamanya berpasangan dengan Venus Williams. Petenis peringkat 47 dunia itu pun menyampaikan pesan menyentuh melalui akun Instagram pribadinya, mengaku tidak akan pernah melupakan momen spesial tersebut.
Sejak awal pertandingan, Janice/Venus tampil dominan. Mereka menyapu bersih enam gim pada set pertama tanpa memberikan kesempatan kepada lawan untuk mencuri satu gim pun. Kombinasi pukulan baseline bertenaga dari Williams dipadukan dengan kejelian Janice di depan net membuat pertahanan Gorgodze/Zimmermann kewalahan.
Namun, pertandingan berlangsung lebih sengit pada set kedua. Gorgodze/Zimmermann mulai menemukan ritme permainan mereka dan memberikan perlawanan gigih. Aksi saling kejar poin dan saling mematahkan servis sempat terjadi hingga kedudukan imbang 5-5. Kematangan mental Williams serta determinasi tinggi dari Janice Tjen menjadi pembeda di momen kritis. Mereka berhasil mengamankan gim kesebelas dan langsung mematahkan servis lawan di gim berikutnya untuk menyudahi perlawanan ketat tersebut dengan skor 7-5 dalam waktu 1 jam 11 menit.
Di delapan besar, Janice/Williams akan menghadapi pemenang laga antara Lyudmyla Kichenok/Makoto Ninomiya versus Jesika Maleckova/Miriam Skoch. Sementara itu, di sektor tunggal, Janice Tjen juga menunjukkan performa impresif. Petenis unggulan kedua itu melaju mulus ke babak 16 besar setelah menyingkirkan petenis Rusia Polina Kudermetova dua set langsung 6-2, 6-2 di Center Court, Selasa (27/10/2026).
Janice menyelesaikan pertandingan babak 32 besar turnamen WTA 250 tersebut dalam waktu 58 menit. Berdasarkan statistik pertandingan, ia memenangi 56 persen poin, lebih baik dibandingkan Kudermetova yang hanya meraih 44 persen. Petenis Indonesia itu juga mencatatkan empat ace tanpa melakukan kesalahan servis ganda, serta hanya membukukan empat kesalahan sendiri berbanding 29 kesalahan dari lawannya.
Pada set pertama, Janice sempat tertinggal 0-1 sebelum bangkit dan mengambil alih kendali pertandingan. Ia merebut sejumlah gim secara beruntun untuk unggul 5-1, lalu menutup set dengan 6-2. Dominasi berlanjut di set kedua saat ia langsung unggul 4-0 setelah mematahkan servis lawan dua kali. Kudermetova sempat merebut dua gim, tetapi Janice tetap mempertahankan keunggulan untuk kembali menang 6-2.
Kemenangan tersebut mengantarkan Janice Tjen ke babak 16 besar dan menjaga peluangnya melangkah lebih jauh. Pada pertandingan berikutnya yang dijadwalkan Rabu (28/10), ia akan menghadapi petenis Inggris Harriet Dart, yang mengalahkan Tatiana Prozorova dalam tiga set. Menariknya, Janice menjadi pemain unggulan tunggal putri tertinggi yang bertahan hingga babak kedua Guangzhou Open, karena unggulan pertama Daria Snigur tersingkir duluan oleh Anna Bondar.
Dengan performa gemilang di sektor tunggal maupun ganda, Janice Tjen membuktikan diri sebagai salah satu petenis Indonesia yang patut diperhitungkan di pentas dunia. Kemenangan bersama Venus Williams tidak hanya menjadi catatan sejarah pribadi, tetapi juga inspirasi bagi perkembangan tenis nasional. Guangzhou Open 2026 menjadi panggung bagi Janice untuk menunjukkan kualitasnya, dan publik Tanah Air tentu berharap langkahnya terus berlanjut hingga partai puncak.
