JDT Pesta Gol 3-0 atas Port FC, Liga Malaysia Meroket ke Posisi 9 Asia
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Kemenangan meyakinkan JDT atas Port FC pada lanjutan Liga Champions Asia Elite (ACL Elite) 2026/2027 tidak hanya berdampak bagi klub, tetapi juga mengangkat pamor sepak bola Malaysia di kancah benua. Bermain di Stadion Sultan Ibrahim, Gelang Patah, Malaysia, Selasa (27/10) waktu setempat, Johor Darul Ta’zim menundukkan wakil Thailand tersebut dengan skor telak 3-0.
Berkat hasil tersebut, peringkat Liga Malaysia di kompetisi Asia naik satu tingkat ke posisi 9. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa konsistensi JDT di level Asia mulai memberikan dampak luas bagi ekosistem sepak bola nasional Malaysia.
Gol Tiga Pemain Kunci
Kemenangan JDT lahir dari aksi tiga pemain berbeda. Jonathan Silva membuka keunggulan, disusul gol Bergson da Silva, dan ditutup oleh Juan Diego Molina Martinez yang akrab disapa Stoichkov. Kombinasi ketajaman lini depan ini membuat Port FC tak berkutik sepanjang laga.
Hasil tersebut membawa JDT naik ke peringkat kedua klasemen sementara wilayah timur dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Port FC terpuruk di posisi ke-15 tanpa mengantongi poin sama sekali.
Arif Aiman Jadi Bintang Lapangan
Di balik kemenangan kolektif, performa individu Arif Aiman Hanapi mencuri perhatian. Berdasarkan penilaian platform Sofascore, kapten JDT itu meraih nilai tertinggi 8,0 dan terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan dengan 80 persen suara penggemar.
Stoichkov mengikuti di belakangnya dengan nilai 7,9. Meski masuk sebagai pemain pengganti, gol ketiganya terbukti krusial. Bergson da Silva juga menuai pujian dengan nilai 7,6, setara dengan Jonathan Silva. Bergson hanya bermain tujuh menit, tetapi gol keduanya memberi keunggulan nyata bagi tim tuan rumah.
| Pemain | Penilaian Sofascore | Catatan |
|---|---|---|
| Arif Aiman Hanapi | 8,0 | Pemain terbaik, 80% suara fans |
| Stoichkov | 7,9 | Gol ketiga sebagai pengganti |
| Bergson da Silva | 7,6 | Gol kedua, main 7 menit |
| Jonathan Silva | 7,6 | Gol pembuka, aktif menyerang dan bertahan |
Dampak bagi Peta Kekuatan Asia
Keberhasilan JDT sejalan dengan tren positif wakil Asia Tenggara lainnya. Wakil Vietnam, Cong An Ha Noi, menang 3-2 atas Shanghai Port dari China, yang turut mengangkat peringkat Liga Vietnam satu tingkat di daftar Asia. Fenomena ini menunjukkan bahwa klub-klub dari kawasan ASEAN semakin kompetitif di panggung elit benua.
Pada pertandingan lain di wilayah barat, Al Shamal dari Qatar menumbangkan Al Hilal asal Arab Saudi dengan skor 3-1 di Stadion Al Bayt, Al Khor. Gol Wesley Said, Baghdad Bounedjah, dan Mohamed Ali Ben Romdhane memastikan kemenangan Al Shamal, meski Al Hilal sempat menyamakan kedudukan lewat Salem Al Dawsari. Al Shamal kini menempati peringkat keenam wilayah barat dengan lima poin, terpaut satu poin dari Al Hilal di posisi kelima.
Sorotan di Liga Domestik
Euforia sepak bola Malaysia juga terasa di kompetisi domestik. Pada pekan ke-7 BRI Super League 2026/2027, tim pendatang Garudayaksa FC mencatatkan jumlah penonton terbanyak saat menjamu Persib Bandung. Kehadiran suporter laga kandang Garudayaksa bahkan melampaui tim-tim besar seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSS Sleman yang dikenal memiliki basis penonton besar.
Sementara itu, perhatian publik Indonesia tertuju pada Persib Bandung yang dijadwalkan menghadapi Melbourne Victory di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Laga di Stadion Si Jalak Harupat tersebut menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk mempertahankan posisi puncak klasemen Grup E. Pelatih Igor Tolic pun mengingatkan timnya agar waspada terhadap kondisi lapangan.
Konsistensi JDT di level Asia Elite sekaligus menjadi tolok ukur bagi klub-klub Asia Tenggara lain, termasuk wakil Indonesia, untuk terus meningkatkan daya saing. Dengan tujuh poin dari tiga laga, langkah Johor Darul Ta’zim menuju fase gugur semakin terbuka lebar.
Secara keseluruhan, pekan ketiga ACL Elite menegaskan bahwa persaingan sepak bola Asia semakin ketat dan merata. Kemenangan JDT bukan sekadar tiga poin, melainkan sinyal kebangkitan wakil ASEAN yang patut diperhitungkan di level tertinggi. Kini tantangan berikutnya adalah menjaga momentum agar prestasi ini tidak berhenti di fase liga, tetapi berlanjut hingga babak-babak penentuan.
