Jokić Murka, Boo Fans Nuggets Berujung Ancaman: 'Tidak Perlu Datang Lagi!'
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Laga pelicans vs nuggets di Ball Arena, Sabtu malam waktu setempat, menyajikan drama yang jauh lebih panas dari sekadar pertandingan bola basket. Denver Nuggets harus bangkit dari ketertinggalan 23 poin sebelum akhirnya menang 141-135 atas New Orleans Pelicans lewat perpanjangan waktu. Namun sorotan utama justru datang dari bintang Nuggets, Nikola Jokić, yang melontarkan kritik pedas kepada sebagian pendukungnya sendiri.
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Nuggets di musim 2026-27 setelah sebelumnya takluk 96-84 dari Oklahoma City Thunder. Dalam pertemuan kedua pelicans vs nuggets musim ini, Jokić tampil luar biasa dengan mencatat triple-double: 35 poin, 15 rebound, dan 10 assist. Rekan setimnya, Jamal Murray, menjadi pencetak angka terbanyak dengan 42 poin. Trevon Brazile menambahkan 17 poin dan Christian Braun 15 poin untuk melengkapi comeback dramatis tersebut.
Meski menang, Jokić tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Sepanjang tiga kuarter pertama, ketika Pelicans membangun keunggulan, sebagian penonton di Ball Arena yang berjumlah 19.905 orang itu meneriakkan boo kepada tim tuan rumah. Usai laga, Jokić pun angkat bicara dengan nada tegas.
“Saya sangat senang Anda menyebutkan itu, karena kami diboo di pertandingan kandang pertama. Saya pikir fans yang memb boo kami tidak perlu datang lagi. Karena jika kalian mengikuti kami, kalian tahu kami tidak pernah menyerah,” kata Jokić. “Jika mereka bertanya kepada saya, mereka tidak diterima lagi.”
Pernyataan itu menjadi salah satu momen paling mencuri perhatian dari rangkaian pelicans vs nuggets kali ini. Jokić menegaskan bahwa timnya selalu berjuang, bahkan ketika berada di situasi terburuk. Ia mengingatkan bahwa comeback dari ketertinggalan 23 poin adalah bukti nyata semangat juang skuad asuhan pelatih tersebut.
Jalannya pertandingan sendiri berlangsung dramatis. Pelicans memimpin 38-24 pada akhir kuarter pertama dan menembak dengan persentase 65,9 persen di paruh pertama untuk unggul 73-57 saat turun minum. Keunggulan tim tamu sempat menyentuh 23 poin di kuarter kedua sebelum Nuggets perlahan bangkit. Jokić sempat tampil kurang greget di awal, dengan jumlah turnover menyamai poinnya (tiga) di kuarter pertama. Namun, ia dan Murray kemudian mengambil alih kendali permainan.
Bagi Pelicans, kekalahan ini memperpanjang tren buruk mereka. Tim asuhan tersebut belum meraih kemenangan di musim ini dan kini mencatat rekor 0-3. Meski demikian, mereka tampil kompetitif di setiap laga: kalah tiga poin dari Indiana, satu poin dari Utah, dan enam poin dari Denver. Zion Williamson, Trey Murphy III, dan inti muda Pelicans lainnya masih mencari formula yang tepat untuk mengakhiri paceklik.
Dari kubu Nuggets, kemenangan ini sedikit mengobati kekecewaan setelah kekalahan mengejutkan 134-114 dari Golden State Warriors di laga sebelumnya. Denver masih dianggap sebagai salah satu tim unggulan untuk meraih gelar juara NBA, meski baru memainkan tiga pertandingan. Statistik menunjukkan Nuggets rata-rata mencetak 113,0 poin per game dengan akurasi tembakan 45,7 persen, namun pertahanan mereka masih menjadi pekerjaan rumah setelah kebobolan 121,7 poin per laga.
Pertemuan pelicans vs nuggets berikutnya dijadwalkan pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Smoothie King Center, New Orleans. Peluang Nuggets untuk kembali menang cukup besar, mengingat kualitas skuad dan motivasi untuk membuktikan diri setelah kritik Jokić. Namun, Pelicans yang bermain di hadapan pendukung sendiri tentu berambisi besar meraih kemenangan perdana musim ini.
Laga pelicans vs nuggets edisi kali ini bukan hanya soal bola basket, tetapi juga tentang hubungan antara tim dan penggemar. Jokić, yang dikenal sebagai pemain rendah hati namun blak-blakan, telah menarik garis tegas. Ia ingin para pendukung yang setia, bukan yang mudah berubah sikap ketika tim tertinggal. Pesan itu mungkin keras, tetapi mencerminkan standar tinggi yang ia pasang untuk dirinya dan timnya.
Dengan jadwal padat dan persaingan ketat di Wilayah Barat, Nuggets dituntut untuk menjaga konsistensi. Sementara Pelicans terus berjuang mencari identitas permainan. Terlepas dari hasil akhir, pertemuan pelicans vs nuggets selalu menyajikan cerita menarik untuk diikuti.
Editor: Abuzar Samad
