Kartu Merah Kilat Harvey Elliott di Menit 89 Bikin Valencia Kian Terpuruk, Aguirre Murka: Absurd!
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Malam kelam kembali menyelimuti karier harvey elliott bersama Valencia. Gelandang pinjaman Liverpool itu menjadi pusat drama saat timnya menelan kekalahan menyakitkan 1-2 dari Villarreal di Estadio de Mestalla dalam lanjutan LaLiga. Kartu merah kilat yang diterimanya di penghujung laga menjadi pukulan tambahan bagi pemain berusia 23 tahun yang tengah berjuang menemukan kembali performa terbaiknya di Spanyol.
Laga tersebut sebenarnya berjalan cukup menjanjikan bagi tuan rumah. Valencia membuka keunggulan lewat eksekusi penalti Pepelu pada menit ke-38. Namun, keunggulan itu sirna setelah Alex Freeman menyamakan kedudukan pada menit ke-69. Sejak awal, harvey elliott kembali harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia baru masuk pada menit ke-70, menggantikan Javi Guerra, ketika skor masih imbang 1-1.
Insiden Janggal di Menit 89
Petaka datang ketika pertandingan memasuki menit ke-89. harvey elliott melancarkan protes keras kepada pengadil lapangan setelah Villarreal mendapatkan tendangan bebas di sisi lapangan. Wasit langsung menghadiahinya kartu kuning pertama. Belum sempat situasi mereda, kartu kuning kedua menyusul secara instan, membuatnya harus meninggalkan lapangan akibat dua pelanggaran disiplin beruntun.
Sejumlah pengamat menilai insiden tersebut kemungkinan besar dipicu masalah komunikasi. harvey elliott tampak tidak sepenuhnya memahami keputusan wasit, namun protes yang berlebihan membuatnya tetap diusir. Kartu merah itu membuat kedua tim bermain dengan sepuluh pemain, setelah sebelumnya Pape Gueye dari Villarreal juga dikeluarkan.
Gol Drama Menit 90+6
Ketika Valencia berharap bisa memanfaatkan situasi, Georges Mikautadze justru menjadi algojo. Penyerang Villarreal itu mencetak gol dramatis pada menit ke-90+6, membungkam pendukung tuan rumah dan memastikan tiga poin bagi tim tamu. Kekalahan ini semakin memperdalam krisis Los Che yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Pelatih Valencia, Javier Aguirre, tidak bisa menyembunyikan kemarahannya. Ia menyebut kartu merah harvey elliott sebagai keputusan yang absurd dan ridikulus. Meski begitu, Aguirre menegaskan bahwa kesalahan sepenuhnya berada di pundaknya sebagai pelatih yang memilih pemain.
“Itu absurd, benar-benar ridikulus. Saya sudah menjelaskannya kepadanya. Ini bukan salahnya, ini salah saya karena saya yang memilih pemain. Saya yang menentukan siapa yang bermain dan bagaimana mereka bermain. Saya akan berbicara dengannya,” ujar Aguirre dalam konferensi pers.
Masa Peminjaman yang Penuh Tekanan
Insiden ini menjadi babak baru dalam masa peminjaman harvey elliott yang jauh dari harapan. Sejak bergabung dengan Valencia pada musim panas, ia baru tampil enam kali dan belum sekalipun menjadi starter di kompetisi liga. Sepanjang periode tersebut, ia belum menyumbang satu gol maupun assist pun.
Tekanan terhadap harvey elliott juga sempat memuncak bulan lalu ketika media Spanyol melabelinya kelebihan berat badan. Kritik tajam terus mengalir karena ia dianggap belum mampu memberikan dampak berarti bagi Valencia. Padahal, rekam jejaknya di Liverpool cukup impresif dengan 15 gol dan 21 assist dari 149 penampilan sebelum dipinjamkan.
| Statistik Harvey Elliott di Valencia | Catatan |
|---|---|
| Penampilan | 6 laga |
| Gol | 0 |
| Assist | 0 |
| Status starter di liga | Belum pernah |
| Kartu merah | 1 (vs Villarreal) |
Kartu merah kilat ini tentu menjadi pukulan moral tersendiri bagi pemain muda asal Inggris tersebut. Ia gagal memberikan kontribusi yang diharapkan dan justru meninggalkan lapangan lebih awal dalam pertandingan penting bagi Valencia. Situasi ini menambah panjang daftar tantangan yang harus ia hadapi untuk membuktikan kualitasnya di LaLiga.
Bagi Valencia, kekalahan dari Villarreal memperpanjang penderitaan mereka dalam perburuan poin. Tim asuhan Aguirre masih tertahan di papan bawah dan baru meraih satu kemenangan liga musim ini. Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana Aguirre dan harvey elliott akan merespons insiden ini ke depan.
Yang jelas, malam di Mestalla akan sulit dilupakan. Bagi Valencia, itu adalah kekalahan yang menyakitkan. Bagi Harvey Elliott, itu adalah malam yang ingin segera ia hapus dari ingatan. Kini, tantangan sesungguhnya adalah membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan, baik di Valencia maupun di Liverpool pada masa mendatang.
