Kiel Kalahkan Hoffenheim Lewat Adu Penalti, Rothenhagen Jadi Pahlawan Kontroversial
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Drama besar tersaji dalam laga holstein kiel vs hoffenheim di putaran kedua DFB-Pokal. Klub kasta kedua, Holstein Kiel, berhasil menyingkirkan tim Bundesliga, TSG Hoffenheim, melalui adu penalti dengan skor 4:3 setelah pertandingan berakhir imbang 1:1 selama 90 menit dan tanpa gol di babak perpanjangan waktu. Pertandingan yang digelar di Holstein-Stadion ini berlangsung sengit, meski kualitas permainan kedua tim dinilai belum mencapai level terbaiknya.
Kiper Holstein Kiel, Lio Rothenhagen, menjadi bintang utama dalam pertarungan holstein kiel vs hoffenheim kali ini. Ia menahan tendangan penalti krusial dari Mats Rots dan mengantar timnya melaju ke babak 16 besar. Aksi penyelamatan tersebut langsung mengubahnya menjadi pahlawan bagi pendukung tuan rumah yang memadati stadion dengan kapasitas sekitar 10.001 penonton.
Jalannya pertandingan sempat berpihak kepada Hoffenheim. Tim tamu yang berstatus favorit langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal. Pada menit ke-11, Adam Hlozek membuka keunggulan lewat sepakan voli keras dari titik penalti setelah memanfaatkan tekanan bertubi-tubi dari lini depan Hoffenheim. Keunggulan itu nyaris bertambah ketika Tim Lemperle mencetak gol pada menit ke-22, namun wasit menganulirnya karena offside.
Justru setelah momen tersebut, Kiel bangkit. Hanya berselang satu menit, tepatnya menit ke-23, Adrian Kapralik menyamakan kedudukan memanfaatkan umpan terobosan gemilang dari Hiroki Sekine. Kapralik dengan cermat menyontek bola dengan bagian luar kakinya ke tiang jauh, mengecoh kiper Hoffenheim. Gol itu menjadi titik balik momentum bagi tuan rumah dalam duel holstein kiel vs hoffenheim.
Memasuki babak kedua, Hoffenheim kembali mendominasi penguasaan bola. Pelatih Christian Ilzer memasukkan Fisnik Asllani dan Adam Daghim untuk menambah daya gedor. Namun, meski superior dalam penguasaan bola, anak-anak asuh Ilzer kesulitan menembus rapatnya pertahanan Kiel yang dikomandoi Meffert dan Madsen. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1:1 dan laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Di babak tambahan, kedua tim tampak kelelahan dan peluang emas sulit tercipta. Beberapa pelanggaran mewarnai jalannya pertandingan, dengan kartu kuning diberikan kepada Ivan Nekic, Adam Hlozek, Wouter Burger, Leon Avdullahu, pelatih Tim Walter, Oliver Baumann, Koki Machida, Adrian Kapralik, dan Giorgi Kvilitaia. Tanpa gol tambahan, pertandingan holstein kiel vs hoffenheim pun harus diselesaikan lewat drama adu penalti.
Dalam adu tos-tosan, Kiel tampil lebih tenang. Rothenhagen menebak arah tendangan Rots dan menepisnya, memastikan kemenangan 4:3 bagi tuan rumah. Kemenangan ini melanjutkan tren positif Kiel yang pada musim sebelumnya juga menyingkirkan klub Bundesliga seperti VfL Wolfsburg dan Hamburger SV sebelum melaju ke perempat final.
Pelatih Holstein Kiel, Tim Walter, melakukan empat perubahan di starting eleven, sementara Ilzer mengubah enam posisi. Meski demikian, semangat juang para pemain Kiel terbukti menjadi faktor penentu. Kemenangan atas Hoffenheim ini menjadi bukti bahwa jarak antara tim kasta kedua dan Bundesliga bukanlah hal yang mustahil untuk dijembatani.
Dengan hasil ini, Holstein Kiel memastikan diri melaju ke babak 16 besar DFB-Pokal, sementara Hoffenheim harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal. Laga holstein kiel vs hoffenheim akan dikenang sebagai salah satu kejutan terbesar di putaran kedua musim ini.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menunjukkan bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan. Determinasi, disiplin taktik, dan keberanian mengambil risiko menjadi kunci keberhasilan Kiel. Bagi Hoffenheim, kekalahan ini menjadi evaluasi penting untuk memperbaiki konsistensi di kompetisi domestik maupun piala. Sementara itu, Kiel patut berbangga karena telah membuktikan kapasitas mereka sebagai tim yang mampu bersaing dengan klub-klub elite Jerman.
Editor: Sukri Mustakim
