KVC Westerlo dan Beveren Pesta Gol: Duel 4-4 Penuh Drama, Cetak Sejarah Baru di Liga Belgia
Inforiau – 25 Oktober 2026 | KVC Westerlo kembali menjadi sorotan setelah terlibat dalam laga paling dramatis pada pekan ke-9 Jupiler Pro League musim 2026/2027. Bermain di kandang sendiri di tengah cuaca badai yang menerjang kawasan Kempen, KVC Westerlo dipaksa bermain imbang 4-4 melawan SK Beveren dalam pertandingan yang menyajikan delapan gol dan drama hingga menit ke-112. Hasil ini menjadi salah satu pertandingan paling spektakuler di kompetisi kasta tertinggi Belgia musim ini.
Laga tersebut bukan sekadar pertandingan biasa. KVC Westerlo datang dengan modal empat kemenangan beruntun di kompetisi liga, dan anak asuh pelatih Charaï tampil percaya diri sejak menit awal. Tekanan tinggi yang mereka terapkan berbuah manis ketika Saito membuka keunggulan pada menit ke-10. Stadion bergemuruh, dan publik tuan rumah berharap kemenangan kelima beruntun segera terwujud.
Jalannya Pertandingan: Delapan Gol dan Drama di Menit Akhir
Setelah gol pembuka Saito, KVC Westerlo memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui Lapage dan Sakamoto. Namun, keduanya gagal memanfaatkan peluang tersebut. Kelengahan itu dimanfaatkan Beveren untuk bangkit. Kaboré menyamakan kedudukan, memaksa pertandingan berjalan lebih terbuka.
Meski demikian, Westerlo tetap mampu mengakhiri babak pertama dengan keunggulan. Tepat sebelum turun minum, Bassette mencetak gol kedua bagi tim tuan rumah, membawa skor menjadi 2-1. Momentum ini tampaknya akan menjadi fondasi bagi KVC Westerlo untuk mengendalikan pertandingan di babak kedua.
Benar saja, setelah jeda, Bassette kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol keduanya pada malam itu. Skor berubah menjadi 3-1, dan seolah laga sudah hampir dipastikan milik Westerlo. Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan. Setelah unggul dua gol, KVC Westerlo sedikit menurunkan tempo permainan, dan Beveren memanfaatkan celah itu dengan luar biasa.
Lokesa memperkecil kedudukan menjadi 3-2, membangkitkan asa tim tamu. Kemudian, pada menit-menit akhir waktu normal, Olatunji mencetak gol penyama kedudukan melalui sentuhan tumit yang spektakuler, membuat skor menjadi 3-3. Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan waktu dengan tensi yang semakin memanas.
Penalti Kontroversial dan Kartu Merah yang Mengubah Segalanya
Di menit-menit akhir perpanjangan waktu, drama sesungguhnya baru dimulai. Jans melakukan pelanggaran terhadap lawannya dengan cara yang dianggap tidak wajar oleh wasit. Meski terkesan keras, wasit tetap memberikan penalti kepada Westerlo. Saito yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan, membawa KVC Westerlo kembali unggul 4-3 dan seolah mengunci kemenangan.
Namun, kericuhan yang terjadi setelah penalti berujung petaka. Laalaoui menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan sepuluh pemain, Westerlo harus menahan gempuran Beveren di sisa waktu. Wasit pun membiarkan permainan berlangsung lebih lama, dan pada menit ke-112, Olatunji kembali menjadi mimpi buruk tuan rumah dengan mencetak gol penyama kedudukan 4-4.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang, dan kedua tim harus puas berbagi satu poin. Hasil ini terasa seperti kekalahan bagi KVC Westerlo, mengingat mereka sudah unggul dua gol dan sempat kembali memimpin di menit akhir. Meski demikian, performa agresif dan semangat juang tim tetap mendapat apresiasi dari para pendukung.
Dampak bagi Klasemen dan Ambisi Eropa
Meski gagal meraih kemenangan, KVC Westerlo tetap menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu tim paling berbahaya di Jupiler Pro League musim ini. Empat kemenangan beruntun sebelumnya menempatkan mereka sebagai tim paling konsisten, dan hasil imbang dramatis ini menegaskan ambisi klub untuk bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa pada akhir musim.
Sementara itu, di laga lain, La Louvière meraih kemenangan penting 3-0 atas Zulte Waregem. Kemenangan ini membawa La Louvière keluar dari zona degradasi dan naik ke posisi ke-14. Gillot mencetak dua gol dalam laga tersebut, sementara Rousseau menutup pesta gol di akhir pertandingan. Sebaliknya, Zulte Waregem masih tertahan di posisi ke-10 dengan catatan buruk tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir.
Kesimpulan
Duel antara KVC Westerlo dan SK Beveren akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling mendebarkan di musim ini. Delapan gol, penalti kontroversial, kartu merah, dan gol penyama di menit ke-112 menjadi bumbu sempurna dalam laga yang penuh emosi. Bagi Westerlo, hasil ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga konsentrasi hingga peluit akhir. Namun, dengan kualitas permainan yang ditunjukkan, KVC Westerlo tetap layak diperhitungkan sebagai kandidat serius dalam perburuan tiket Eropa musim ini.
