Lens vs Como: Debutan Berbahaya Menghadapi Ujian Berat di Neraka Bollaert-Delelis
Inforiau – 04 November 2026 | Pertandingan Lens vs Como pada Kamis, 5 November 2026 dini hari akan menjadi duel penentuan di fase liga Liga Champions 2026-27. Kedua tim akan bertemu di Stade Bollaert-Delelis dengan misi yang sangat berbeda namun sama-sama krusial untuk perjalanan mereka di kompetisi elite Eropa.
Como datang sebagai tim debutan yang sedang menikmati periode terbaiknya. Klub Italia tersebut telah mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan pertama dengan rekor impresif lima kemenangan beruntun tanpa kekalahan atau imbang dalam lima laga kompetitif terakhir. Pencapaian terbesar mereka adalah kemenangan spektakuler 4-1 atas Manchester United, sebuah hasil yang menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah klub yang baru kembali ke Serie A dua tahun lalu.
Sebaliknya, Lens berada dalam situasi yang jauh lebih sulit. Tim tuan rumah baru mengumpulkan tiga poin dan masih berada di luar zona 24 besar klasemen sementara. Mereka telah menelan dua kekalahan beruntun di Liga Champions, termasuk kekalahan 0-3 dari Club Brugge dan 0-2 dari Sporting Lisbon di kandang sendiri. Situasi semakin diperumit dengan catatan pertahanan yang memprihatinkan: Lens belum mencatatkan clean sheet dalam 16 pertandingan terakhir di Liga Champions, sebuah rekor buruk yang berlangsung hampir 28 tahun.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, memahami sepenuhnya tantangan yang akan dihadapi timnya. Mantan pemain Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu pernah bermain di Stade Bollaert-Delelis dua hingga tiga kali saat membela Monaco, sehingga dia mengerti betul atmosfer yang akan menyambut pertandingan Lens vs Como. Fabregas meminta para pemainnya mewaspadai suasana yang akan tercipta di stadion Prancis tersebut, tetapi dia juga melihat ini sebagai kesempatan emas untuk mendapatkan pengalaman berharga.
“Atmosfernya sangat riuh. Tim bermain dengan baik dan penuh energi. Ini adalah pertandingan keempat Liga Champions dalam sejarah kami, dan kami terus berkembang serta mendapatkan pengalaman berharga,” ujar Fabregas. Dia menambahkan bahwa antusiasme tinggi suporter tuan rumah sudah terasa sejak sesi pemanasan sebelum pertandingan dimulai, namun justru itu yang dia inginkan sebagai motivasi tambahan bagi timnya.
Dalam konteks Lens vs Como, aspek individual juga menjadi perhatian khusus. Fabregas secara spesifik menyoroti ancaman dari penyerang sayap berpengalaman Lens, Florian Thauvin. Pemain asal Prancis yang baru bergabung dengan Lens pada Agustus 2025 dinilai memiliki kualitas individu yang dapat merepotkan pertahanan Como. “Dia membuat perbedaan, memiliki kualitas besar, mencetak banyak gol, jadi dia adalah titik acuan bagi tim ini, dan kami harus mengawasinya dengan ketat,” kata Fabregas.
Performa terbaru kedua tim menunjukkan kontras yang tajam. Como telah mencetak 11 gol dalam lima pertandingan terakhir dan hanya kebobolan dua kali, menunjukkan serangan yang mencolok dan pertahanan yang solid. Sementara itu, Lens mencetak delapan gol namun kebobolan enam kali dalam periode yang sama, mengindikasikan ketidakseimbangan dalam permainan mereka.
Pencapaian Como di Liga Champions juga patut dicatat. Sebagai tim debutan, mereka telah mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan pertama, menjadi catatan terbaik bagi tim debutan di kompetisi elite Eropa sejak 1973. Seluruh gol tersebut tercipta melalui permainan terbuka, menunjukkan kualitas permainan yang sesungguhnya bukan hasil dari keberuntungan semata.
Pelatih Lens, Yannick Cahuzac, menghadapi tantangan tambahan dengan masalah cedera yang menimpa lini belakang timnya. Ismaelo Ganiou dan Maik Nawrocki sedang cedera, sementara Odsonne Edouard absen hingga tahun depan. Kendati demikian, Cahuzac masih memiliki harapan melalui kreativitas Florian Thauvin untuk menghidupkan kembali peluang Lens di kompetisi ini.
Dengan lima pertandingan fase liga tersisa, Lens membutuhkan setidaknya dua kemenangan tambahan untuk menjaga peluang melangkah ke babak berikutnya. Karena itu, kemenangan atas Como menjadi target penting, terutama karena mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri di Stade Bollaert-Delelis. Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui berbagai platform, termasuk DAZN, beIN Sports Connect, dan Vidio.
Pertandingan Lens vs Como akan dimulai pada pukul 04.00 WIB, menjadi salah satu laga paling dinanti-nantikan di matchday keempat fase liga Liga Champions 2026-27. Bagi Como, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa kesuksesan mereka sejauh ini bukan sekadar kejutan musiman. Bagi Lens, ini adalah pertempuran untuk bertahan dan tetap memiliki harapan untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi Eropa paling bergengsi.
Pertandingan Lens vs Como akan menjadi bukti nyata apakah tim debutan dapat terus mempertahankan momentum impresif mereka, atau apakah tim tuan rumah dapat bangkit dari keterpurukan dan menunjukkan karakter sejati mereka di panggung tertinggi Eropa.
