Leverkusen vs VfB Stuttgart: Ujian Berat Die Roten di BayArena, Mampukah Keluar dari Kubangan?
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Pertandingan seru tersaji dalam lanjutan Bundesliga 2026-27 saat Bayer Leverkusen menjamu VfB Stuttgart di BayArena, Sabtu (31/10/2026) pukul 15.30 waktu setempat. Laga bertajuk leverkusen vs vfb ini menjadi sorotan karena mempertemukan tim papan atas dengan tim yang tengah berjuang lepas dari zona merah. Bayer Leverkusen saat ini bercokol di peringkat keempat dengan 13 poin, sementara VfB Stuttgart terpuruk di posisi ke-15 dengan hanya mengoleksi 6 poin dari tujuh pertandingan.
Die Werkself datang dengan modal kemenangan 5-2 atas FC Nürnberg di DFB Pokal, namun sebelumnya menelan kekalahan 0-3 dari Hoffenheim di liga. Pelatih Carles Martínez Novell dituntut untuk mengembalikan konsistensi timnya, terlebih mereka bermain di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, catatan pertemuan menunjukkan Stuttgart justru tengah menikmati dua kemenangan beruntun atas Leverkusen, termasuk kemenangan 4-1 di BayArena pada Januari lalu dan 3-1 di markas sendiri pada Mei 2026. Fakta ini membuat duel leverkusen vs vfb kian menarik untuk disimak.
Di kubu Stuttgart, pelatih Sebastian Hoeneß menghadapi tekanan besar. Timnya kalah dalam lima dari tujuh laga liga, termasuk kekalahan memalukan 2-3 dari juru kunci Borussia Mönchengladbach pekan lalu. Namun, kemenangan 1-0 atas Paderborn di DFB Pokal tengah pekan setidaknya memberikan angin segar. “Kami ingin tampil lebih baik. Tetapi saat ini kami harus bekerja keras, dan hanya bisa keluar dari situasi ini bersama-sama,” ujar Hoeneß seperti dikutip dari laman resmi klub.
Stuttgart dipastikan tampil tanpa gelandang kreatif Angelo Stiller yang mengalami cedera otot saat melawan Paderborn. Absennya Stiller menjadi pukulan telak mengingat perannya sebagai motor serangan. Selain itu, Leo Sauer dan Josha Vagnoman juga masih dibekap cedera. Di sisi lain, Leverkusen tidak dapat diperkuat Guela Doue, Martin Terrier, Kennet Eichhorn, Eliesse Ben Seghir, Christian Kofane, dan Mousa Diaby yang semuanya menjalani perawatan.
Menariknya, Hoeneß memilih pendekatan ofensif untuk laga krusial ini. Dennis Seimen kembali mengawal gawang setelah absen di DFB Pokal. Di lini belakang, VfB menerapkan formasi tiga bek dengan Ramon Hendriks, Jeff Chabot, dan Luca Jaquez. Sementara itu, Chris Führich dan Jamie Leweling diplot sebagai wing-back untuk menyuplai kecepatan di kedua sisi. Di lini depan, Deniz Undav yang mencetak gol kemenangan di Paderborn diharapkan kembali tajam. Undav sendiri belum mencetak gol di liga musim ini, sehingga laga leverkusen vs vfb menjadi momen tepat untuk memecah kebuntuan.
Bagi Leverkusen, sosok Alex Garcia menjadi kunci. Gelandang berusia 29 tahun itu tampil impresif dengan dua assist dan dinobatkan sebagai Man of the Match di DFB Pokal. Work rate-nya yang tinggi di lini tengah akan menjadi penggerak serangan Die Werkself. Selain itu, dukungan penuh dari suporter di BayArena diharapkan mampu membangkitkan mental para pemain setelah kekalahan dari Hoffenheim.
Secara historis, Leverkusen mendominasi pertemuan kedua tim. Dari 95 pertemuan di semua kompetisi, Leverkusen menang 45 kali, sementara Stuttgart hanya 25 kali. Bahkan antara 2010 dan 2026, Stuttgart hanya meraih satu kemenangan dalam 26 laga liga melawan Bayer. Namun, tren dua laga terakhir menunjukkan Stuttgart mampu mematahkan mitos tersebut. Kini, tantangan bagi Stuttgart adalah membuktikan bahwa kemenangan di Januari lalu bukan sekadar kebetulan.
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat. Leverkusen yang bermain di kandang dan memiliki kualitas skuad lebih merata diunggulkan, tetapi Stuttgart dengan formasi ofensifnya berpotensi memberikan kejutan. Cuaca di Leverkusen diperkirakan cerah dengan suhu sekitar 9 derajat Celsius, kondisi ideal untuk pertandingan cepat. Bagi Stuttgart, tiga poin sangat penting untuk menghindari jurang degradasi. Sementara bagi Leverkusen, kemenangan adalah harga mati untuk menjaga posisi di empat besar dan terus menempel pimpinan klasemen.
Duel leverkusen vs vfb ini juga akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua pelatih. Carles Martínez Novell ingin menunjukkan bahwa kekalahan dari Hoffenheim hanyalah kecelakaan, sementara Sebastian Hoeneß berusaha membuktikan bahwa Stuttgart masih memiliki nyali untuk bersaing di level atas. Dengan segala dinamika yang ada, laga di BayArena dipastikan menyajikan tensi tinggi dan drama hingga menit akhir.
Editor: Abuzar Samad
