Liga Vietnam 2026 Memanas: Rivan Nurmulki, Farhan Halim, dan Boy Arnez Bersinar di Hari Ketiga
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Persaingan liga vietnam 2026 putaran kedua kembali menyajikan duel sengit pada hari ketiga yang digelar Sabtu, 31 Oktober. Delapan tim peserta liga vietnam melanjutkan perjuangan mereka mulai siang hingga malam hari. Sorotan utama tentu tertuju pada tiga pemain Indonesia yang tampil berurutan bersama klub masing-masing, yakni Rivan Nurmulki, Farhan Halim, dan Boy Arnez.
Pertandingan pembuka mempertemukan The Cong Tan Cang melawan Da Nang mulai pukul 12.00 WIB. Rivan Nurmulki berpeluang kembali memperkuat The Cong Tan Cang setelah membantu timnya mengamankan dua kemenangan beruntun pada putaran kedua. Sementara itu, Da Nang masih mencari kemenangan pertama setelah sebelumnya kalah dari Bien Phong MB dan LPBank Ninh Binh. Duel ini menjadi kesempatan bagi Rivan untuk terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu opposite terbaik di liga vietnam.
Laga kedua pada pukul 14.30 WIB mempertemukan Ha Noi dengan Ho Chi Minh City Police. Tim yang diperkuat Farhan Halim, Ho Chi Minh City Police, sedang dalam tren positif dengan dua kemenangan berturut-turut. Pelatih Nguyen Van Hanh kembali memilih duet hitter Pham Quoc Du dan Morteza Sharifi sebagai starter, membuat Farhan Halim harus memulai laga dari bangku cadangan pada set pertama. Meski demikian, Ho Chi Minh City Police tetap tampil mendominasi sejak awal. Mereka mengungguli Ha Noi dan menutup set pertama dengan kemenangan 25-18. Dominasi berlanjut di set kedua setelah Pham Quoc Du dan Morteza terus memperlebar keunggulan.
Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Ho Chi Minh City Police di liga vietnam 2026. Farhan Halim, meski tidak menjadi starter, tetap memberikan kontribusi penting ketika diturunkan. Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Ho Chi Minh City Police sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di putaran kedua.
Sementara itu, Boy Arnez yang memperkuat LPBank Ninh Binh dijadwalkan tampil pada laga berikutnya. Kehadiran tiga pemain Indonesia ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar voli Tanah Air yang mengikuti perkembangan liga vietnam. Performa mereka di kompetisi antarnegara ini juga menjadi cermin peningkatan kualitas voli Indonesia di kancah regional.
Di sisi lain, persaingan di ranking AFC juga turut mewarnai dinamika sepak bola Asia Tenggara. Liga Indonesia saat ini menempati peringkat ke-16 Asia dengan koleksi 31.309 poin, terpaut tipis dari Vietnam di peringkat ke-15 yang mengoleksi 36.741 poin. Meski demikian, posisi Liga Indonesia masih dibayangi Kamboja di peringkat ke-17 dengan 30.474 poin. Persaingan ini menunjukkan bahwa kompetisi di kawasan ASEAN semakin ketat, termasuk liga vietnam yang terus meningkatkan koefisiennya melalui performa klub-klub di ajang Asia.
Keberhasilan Persib Bandung di ACL 2 dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan turut mendongkrak posisi Indonesia. Namun, untuk bisa menyalip Vietnam, klub-klub Indonesia masih perlu meraih hasil positif di laga-laga lanjutan. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembinaan dan kompetisi domestik, termasuk liga vietnam, memegang peranan penting dalam meningkatkan daya saing sepak bola Asia Tenggara.
Secara keseluruhan, hari ketiga liga vietnam 2026 menampilkan aksi impresif dari para pemain Indonesia. Rivan Nurmulki, Farhan Halim, dan Boy Arnez membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level internasional. Kemenangan Ho Chi Minh City Police atas Ha Noi menjadi bukti konkret kontribusi Farhan Halim, meski ia harus bersabar dari bangku cadangan. Sementara itu, Rivan Nurmulki dan Boy Arnez masih menyisakan pertandingan yang siap dinantikan penggemar. Dengan performa apik ini, bukan tidak mungkin voli Indonesia semakin diperhitungkan di kancah Asia, seiring dengan meningkatnya popularitas liga vietnam sebagai kompetisi yang kompetitif.
Editor: Sukri Mustakim
