Marc Marquez Menang Sprint Qatar 2026, Bezzecchi Jatuh Usai Senggolan
Inforiau – 08 November 2026 | Marc Marquez keluar sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11/2026), dalam balapan dramatis. Kemenangan ini memperkuat posisi pembalap Ducati Lenovo itu di puncak klasemen dan membuka peluang besar untuk mengunci gelar juara dunia pada balapan utama, Minggu (8/11/2026).
Balapan sempat dihentikan red flag pada lap kedua setelah kecelakaan hebat yang melibatkan Francesco Bagnaia dan Fermin Aldeguer di tikungan terakhir. Bagnaia dievakuasi dalam kondisi sadar, sementara Aldeguer mendapat penalti double long-lap. Setelah restart dengan format 10 lap, Marco Bezzecchi yang start dari pole harus menghadapi start agresif Marquez. Pembalap Ducati Lenovo itu langsung mengambil alih posisi terdepan sejak Tikungan 1.
Ketegangan memuncak pada awal lap keempat. Marquez sedikit melebar di Tikungan 1, membuka celah bagi Bezzecchi. Saat Marquez kembali ke racing line, keduanya bersenggolan. Bezzecchi terjatuh dan gagal melanjutkan lomba, sedangkan Marquez tetap mengendalikan motornya meski airbag wearpack-nya mengembang. Steward FIM menilai insiden itu sebagai kecelakaan balap biasa dan tidak menjatuhkan penalti kepada kedua pembalap.
“Saya mencoba mempertahankan jalur saya, kemudian kontak terjadi. Saya benar-benar tidak bisa melakukan banyak hal untuk menghindarinya,” ujar Bezzecchi. Ia mengaku kecewa karena kualifikasi dan akhir pekannya berjalan positif, tetapi memilih fokus ke balapan utama. Sementara itu, pembalap Spanyol itu tidak banyak menyinggung Bezzecchi. Ia lebih menyoroti jalannya balapan dan insiden airbag yang sempat membuat Jorge Martin menyerang. Menanggapi tepuk tangan sarkastis CEO Aprilia Massimo Rivola, ia mengatakan hal itu sebaiknya dijawab manajer timnya.
Pembalap Ducati Lenovo itu finis pertama dengan keunggulan 0,862 detik atas Fabio Di Giannantonio, disusul Martin di posisi ketiga. Ini menjadi kemenangan sprint ke-25 baginya. Ia kini mengoleksi 411 poin, unggul 49 poin atas Martin. Jika ia menang pada balapan utama dan Martin gagal mencetak poin, gelar juara dunia kedelapan akan terwujud. Dengan demikian, Sprint Qatar menjadi momen krusial bagi sang pembalap untuk mendekati titel, sekaligus ujian mental bagi Bezzecchi untuk bangkit di balapan utama.
Editor: Sukri Mustakim
