Inforiau – 31 Oktober 2026 | Persaingan sengit dalam gelaran MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang mulai memanas. Sorotan utama bukan hanya soal siapa yang tercepat, melainkan juga keberanian—atau mungkin kenekatan—Jorge Martin yang tetap memaksakan diri turun ke lintasan meski belum pulih dari cedera. Rival terberatnya, Marc Marquez, pun angkat bicara soal kondisi tersebut.
Martin diketahui mengalami patah tulang radius pada pergelangan tangan kanannya setelah terjatuh dalam Sprint Race MotoGP Australia di Phillip Island, Sabtu (24/10/2026). Cedera itu sempat membuatnya absen dari balapan utama di Australia, meski akhirnya balapan tersebut dibatalkan akibat cuaca buruk. Dalam perebutan gelar juara dunia, kondisi ini tentu menjadi pukulan berat bagi pembalap Aprilia Racing tersebut.
Marquez Menilai Martin Terlalu Memaksakan Diri
Marc Marquez menduga Jorge Martin terlalu memaksakan diri agar tetap bisa mengikuti rangkaian MotoGP Malaysia 2026. Menurut pembalap Ducati itu, dirinya sempat memantau kondisi kedua rival utamanya, Martin dan Marco, dalam perburuan titel dunia.
“Dia sangat menderita hari ini,” ujar Marquez. “Saya fokus pada balapan sendiri. Namun, tentu saya juga memantau Marco dan Jorge karena mereka merupakan rival dalam perebutan gelar juara dunia.”
Marquez mengaku tidak mengetahui secara pasti tingkat keparahan cedera yang dialami Martin. Ia menyebut tim dokter bersama fisioterapis terus memantau perkembangan kondisi pembalap asal Spanyol tersebut.
“Saya tidak tahu pasti apakah Jorge mengalami patah tulang radius secara total, patah sebagian, atau hanya retakan kecil. Kalau memang patahnya total, menurut saya dia sudah terlalu memaksakan diri,” tegas Marquez.
Meski demikian, Marquez sendiri juga sempat mengalami insiden saat sesi latihan bebas MotoGP Malaysia 2026 pada Jumat (30/10/2026). Ia terjatuh di tikungan 15, tetapi insiden tersebut tak menghalanginya tampil sebagai yang tercepat di Sirkuit Sepang dengan catatan waktu 1 menit 57 detik, unggul 0,109 detik atas adiknya, Alex Marquez, di posisi kedua. Ai Ogura melengkapi tiga besar, disusul Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio.
Aprilia Jelaskan Alasan Tarik Martin dari Sesi Practice
Manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, mengungkapkan alasan pihaknya menarik Jorge Martin dari sesi Practice MotoGP Malaysia 2026. Keputusan itu diambil karena kondisi fisik Martin belum memungkinkan untuk memacu motor secara maksimal.
Sebelumnya, Martin dinyatakan cukup fit untuk mengikuti MotoGP Malaysia setelah menjalani pemeriksaan medis pada Kamis (29/10/2026). Ia sempat turun di sesi latihan bebas pertama atau FP1 dan menyelesaikan 12 putaran, meski hanya menempati posisi ke-20 dengan selisih 1,8 detik dari pembalap tercepat.
Setelah kembali menjalani pemeriksaan medis, Martin sebenarnya mendapat izin untuk melanjutkan aktivitas di lintasan. Namun, ia hanya mampu menyelesaikan tiga putaran pada sesi Practice sore sebelum memutuskan mundur. Bonora menyebut Martin masih kesulitan mengendalikan kekuatan fisiknya ketika mengendarai motor.
Momen menegangkan terjadi di tikungan 12 saat Martin berusaha mencatatkan waktu terbaik. Setelah kejadian itu, ia langsung masuk ke pit dan tidak kembali melanjutkan sesi hingga berakhir. Hingga kini belum ada informasi pasti soal kondisi Martin dan apakah ia tetap mengikuti rangkaian balapan akhir pekan ini.
Jika tetap melanjutkan, Martin harus melewati fase kualifikasi pertama atau Q1 untuk memperebutkan tempat di Q2. Ia berpotensi bergabung dengan Francesco Bagnaia yang juga gagal mengamankan posisi 10 besar setelah mengalami kecelakaan menjelang akhir Practice.
Mario Aji Lolos Langsung ke Q2 Moto2
Di kelas Moto2, pembalap Indonesia Mario Suryo Aji mencuri perhatian. Rider Idemitsu Honda Team Asia itu mengamankan tiket langsung ke kualifikasi kedua atau Q2 Moto2 GP Malaysia 2026 setelah menempati posisi ke-13 dalam sesi Practice di Sirkuit Sepang, Jumat (30/10/2026).
Mario membukukan waktu terbaik 2 menit 04,686 detik. Catatan itu menempatkannya dalam 14 besar, batas akhir pembalap yang berhak melaju langsung ke Q2 tanpa harus melewati Q1. Hasil ini menjadi modal penting bagi Mario untuk menghadapi sesi kualifikasi pada Sabtu (31/10/2026).
Sementara itu, Manuel Gonzalez tampil sebagai pembalap tercepat dalam sesi Practice Moto2 GP Malaysia 2026 dengan waktu 2 menit 03,737 detik. Ia unggul 0,144 detik atas Alonso Lopez di urutan kedua dan Daniel Holgado di posisi ketiga. Rival utama Gonzalez dalam perebutan gelar, Izan Guevara, berada di posisi keempat dengan selisih 0,234 detik.
Berikut daftar pembalap teratas sesi Practice Moto2 GP Malaysia 2026:
| Posisi | Pembalap | Waktu |
|---|---|---|
| 1 | Manuel Gonzalez | 2:03,737 |
| 2 | Alonso Lopez | 2:03,881 |
| 3 | Daniel Holgado | 2:03,943 |
| 4 | Izan Guevara | +0,234 detik |
| 13 | Mario Suryo Aji | 2:04,686 |
Rangkaian MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang masih menyisakan banyak pertanyaan, terutama soal kelayakan Jorge Martin untuk terus berlaga. Di satu sisi, ambisinya mempertahankan peluang juara dunia patut diacungi jempol. Di sisi lain, memaksakan diri dalam kondisi cedera berisiko memperparah kondisi dan mengorbankan sisa musim. Sementara Marc Marquez tampil meyakinkan sebagai yang tercepat, persaingan gelar dunia musim ini masih terbuka lebar dan bakal ditentukan oleh ketangguhan fisik serta strategi cerdas di setiap seri tersisa.
