Marco Palestra dan Delapan Bek Italia yang Berjuang di Premier League 2026/2027
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Marco Palestra menjadi salah satu dari delapan bek Italia yang mengadu nasib di English Premier League (EPL) 2026/2027. Pemain kelahiran Buccinasco tersebut didatangkan Chelsea dari Atalanta pada musim panas 2026, namun perjalanannya di Stamford Bridge tidak berjalan mulus. Cedera hamstring sempat membuat Marco Palestra absen beberapa pertandingan, dan setelah pulih, ia lebih sering memulai laga sebagai pengganti sehingga menit bermainnya minim. Hingga pekan kedelapan, pelatih Xabi Alonso baru memainkan Marco Palestra dalam tiga pertandingan liga dengan total 44 menit, plus 22 menit saat menghadapi Liverpool di babak 16 besar Piala Liga Inggris.
Meski begitu, keberadaan Marco Palestra tetap dibutuhkan untuk memperdalam kekuatan bek kanan atau gelandang kanan Chelsea. Keterampilan dribel, kecepatan, serta kemampuan umpan silangnya menjadi ancaman tersendiri bagi lini pertahanan lawan. Marco Palestra adalah satu dari delapan pengawal tembok pertahanan Gli Azzurri yang beroperasi sebagai bek tengah, bek kanan, dan bek kiri di klub masing-masing. Kedelapan pemain tersebut memperkuat Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Liverpool, Aston Villa, Crystal Palace, Nottingham Forest, dan Brentford.
Di Arsenal, Riccardo Calafiori menjadi andalan Mikel Arteta di posisi bek kiri utama. Pemain berusia 24 tahun itu membantu progresi bola lewat dribel untuk menembus pressing lawan, menawarkan opsi umpan, serta membuka ruang. Dalam fase bertahan, Calafiori mampu mengantisipasi jalur umpan lawan berkat kemampuan membaca permainan dan terlibat duel fisik demi mengamankan area. Kontribusinya tercatat 1 gol dan 2 assist dari 8 pertandingan (612 menit) hingga pekan kedelapan, plus satu gol dalam dua laga di Community Shield dan Liga Champions Eropa.
Crystal Palace meminjam Honest Ahanor dari Atalanta pada musim panas 2026 hingga Juni 2027. Pemain berusia 18 tahun itu berperan sebagai bek tengah pelapis karena belum bisa menggeser duet Jaydee Canvot dan Chris Richards. Ahanor baru tampil dalam tiga pertandingan liga (161 menit) hingga pekan kedelapan, serta telah diturunkan di Piala Liga Inggris dan Liga Europa melalui tiga pertandingan untuk The Eagles.
Di Brentford, Michael Kayode masih dipercaya pelatih Keith Andrews sebagai bek kanan utama. Kehadirannya membantu transisi dari bertahan ke menyerang berkat kekuatan fisik, keterampilan dribel, dan kecepatan untuk menyisir sisi kanan permainan. Kayode juga terlibat duel fisik dan dapat mengantisipasi jalur umpan saat The Bees kehilangan penguasaan bola. Berkat sumbangsih penting itu, ia bermain dalam 8 pertandingan (567 menit) dengan menyumbang 1 gol hingga pekan kedelapan, plus tiga kali merumput di Piala Liga Inggris.
Matteo Ruggeri, yang sempat singkat berseragam Atletico Madrid, didatangkan Aston Villa pada musim panas 2026. Pemain kelahiran San Giovanni Bianco tersebut belum mendapat kesempatan tampil reguler karena Unai Emery memercayakan Ian Maatsen di posisi bek kiri utama. Selain itu, penampilannya sedang terganggu cedera hamstring dan diperkirakan menepi sampai akhir November 2026. Ruggeri baru mencatatkan 158 menit dari 4 pertandingan hingga pekan kedelapan EPL 2026/2027, serta merumput satu kali di Piala Liga Inggris.
Tottenham Hotspur merekrut Andrew Robertson secara gratis dari Liverpool pada musim panas 2026. Transfer itu membuat Destiny Udogie kehilangan tempat dalam mengawal sisi kiri permainan sehingga mengumpulkan menit bermain minim. Pemain berusia 23 tahun ini baru mengumpulkan 161 menit dari 4 pertandingan hingga pekan kedelapan. Namun, Roberto De Zerbi selalu memasang Udogie sebagai bek kiri utama dalam dua pertandingan di Piala Liga Inggris.
Memasuki musim kedua memperkuat Nottingham Forest, Nicolo Savona belum merumput hingga pekan kedelapan EPL 2026/2027. Pemain kelahiran Aosta tersebut sedang terkendala cedera lutut dan diperkirakan kembali bergabung dengan skuad pada akhir Oktober 2026. Kehadirannya dibutuhkan untuk memperdalam kekuatan bek kanan atau gelandang kanan The Tricky Trees, dan ia harus siap bersaing dengan Daniel Munoz serta Ola Aina.
Di Liverpool, Giovanni Leoni juga belum mendapat kesempatan merumput hingga pekan kedelapan. Pemain berusia 19 tahun itu sedang berkutat dengan cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang membuatnya harus beristirahat lama. Nantinya, ia harus siap bersaing dengan duet Virgil van Dijk dan Jeremy Jacquet dalam mengisi posisi bek tengah utama The Reds.
Dari delapan bek Italia tersebut, Marco Palestra dan Matteo Ruggeri sama-sama terganggu cedera hamstring, sementara Nicolo Savona dan Giovanni Leoni belum tampil di liga hingga pekan kedelapan. Situasi ini menunjukkan bahwa adaptasi di Premier League tidak hanya menuntut kualitas teknis, tetapi juga ketahanan fisik dan kemampuan merebut tempat di skuad inti yang kompetitif.
Bagi Marco Palestra, peluang masih terbuka lebar. Usianya yang muda, kelincahan, dan kemampuan menyerang dari sisi kanan membuatnya tetap menjadi aset jangka panjang Chelsea. Jika ia mampu melewati fase cedera dan tampil konsisten, bukan tidak mungkin Marco Palestra akan menjadi salah satu bek Italia yang paling awet membangun karier di kasta tertinggi Liga Inggris.
