Inforiau – 05 November 2026 | Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya memastikan pemerintah menekraf prioritaskan pengembangan industri gim lokal sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi kreatif nasional. Komitmen ini mencerminkan kesadaran pemerintah terhadap potensi besar sektor gim dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara.
Industri gim telah berkembang pesat di Indonesia dalam dekade terakhir, dengan ribuan developer dan studio game lokal yang terus berinovasi. Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan akses pembiayaan, infrastruktur teknologi, hingga kurangnya dukungan regulasi yang jelas.
Menekraf menekankan bahwa pengembangan industri gim lokal bukan hanya tentang menciptakan produk hiburan, tetapi juga membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Langkah-langkah konkret yang direncanakan mencakup:
- Peningkatan akses pendanaan untuk startup gim dan developer independen
- Pengembangan talenta melalui program pelatihan dan sertifikasi
- Fasilitasi kolaborasi antara industri gim dengan institusi pendidikan
- Promosi produk gim Indonesia di pasar internasional
- Penyederhanaan regulasi untuk mendukung pertumbuhan industri
Para ahli industri optimis bahwa dengan dukungan pemerintah yang konsisten, gim buatan Indonesia dapat bersaing di tingkat global. Beberapa judul gim lokal telah terbukti meraih kesuksesan internasional dan memperoleh pengakuan dari komunitas gamer dunia.
Investasi dalam industri gim juga diharapkan dapat meningkatkan brand awareness Indonesia sebagai pusat inovasi kreatif Asia Tenggara. Dengan populasi gamer yang besar dan terus berkembang, pasar domestik menjadi fondasi kuat untuk ekspansi global.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong ekosistem gim lokal melalui berbagai inisiatif kebijakan dan program dukungan yang terukur, sehingga industri ini dapat menjadi salah satu pilar ekonomi kreatif Indonesia yang berkelanjutan dan menguntungkan.
