Messi Bersinar Lagi, Inter Miami Rebut Kemenangan Dramatis dan Naik ke Puncak Persaingan MLS
Inforiau – 02 November 2026 | Lionel Messi kembali menjadi pembeda utama saat Inter Miami meraih kemenangan dramatis 2-1 atas New England Revolution dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) di Foxborough, Boston. Penampilan gemilang sang superstar Argentina berusia 39 tahun itu membawa Inter Miami bangkit dari ketertinggalan sekaligus mengamankan posisi penting di papan klasemen menjelang akhir musim reguler.
Laga berjalan sengit sejak awal. Kedua tim bermain hati-hati dan tak mampu mencetak gol di babak pertama. Situasi berubah delapan menit setelah jeda, ketika tuan rumah New England Revolution membuka keunggulan lewat gol Daniel Gazdag pada menit ke-53. Gelandang asal Hungaria itu menyelesaikan serangan cepat setelah memanfaatkan umpan dari Ilay Feingold yang diteruskan Peyton Miller, lalu melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dibendung kiper.
Inter Miami sempat kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Namun, peran Messi akhirnya menjadi kunci. Pada menit ke-69, Telasco Segovia mengirim umpan lambung ke dalam kotak penalti. Messi yang berlari di antara dua bek lawan berhasil menyundul bola dengan bagian belakang kepalanya ke arah German Berterame, yang langsung menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Momen paling menentukan hadir pada menit ke-83. Messi menerima bola di luar kotak penalti, lalu melewati tiga pemain bertahan New England dengan kontrol bola dan pergerakan cepat yang memukau. Setelah menemukan ruang, ia melepaskan tembakan kaki kiri mendatar ke sudut jauh gawang, melewati kiper Matt Turner, dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Inter Miami.
Kemenangan ini sempat diwarnai drama. Empat menit setelah gol Messi, rekan setimnya Ian Fray mencetak gol bunuh diri, namun wasit menganulirnya karena offside tipis. Keputusan tersebut memastikan tiga poin tetap menjadi milik Inter Miami. Berterame memuji performa timnya. “Ini kesempatan yang sangat penting. Mereka tim yang sangat sulit dikalahkan dan sangat keras, jadi ini penampilan yang luar biasa,” ujarnya.
Berkat hasil ini, Inter Miami kini mengoleksi 59 poin dan naik ke posisi kedua klasemen Wilayah Timur, menggeser New England Revolution yang turun ke peringkat ketiga dengan 58 poin, dengan hanya satu pertandingan tersisa di fase reguler. Kemenangan atas Charlotte pada laga berikutnya akan menjamin keunggulan bermain di kandang hingga final konferensi. Hasil ini juga memastikan Inter Miami lolos ke CONCACAF Champions Cup musim depan.
Secara individu, Messi terus menorehkan catatan impresif. Golnya ke gawang New England menambah koleksi menjadi 26 gol di MLS musim ini, memimpin daftar top skor dengan keunggulan empat gol atas Petar Musa dari FC Dallas. Ia juga mencatatkan 14 assist dalam 30 pertandingan. Sepanjang tahun 2026, Messi telah mengumpulkan 41 gol dan 22 assist dari 47 laga di semua kompetisi, termasuk torehan apik di putaran final Piala Dunia.
Dalam karier seniornya bersama tim nasional Argentina dan klub-klub yang dibelanya, Messi kini tercatat telah mencetak 964 gol dan 444 assist, dengan total 1.408 kontribusi gol dalam 1.239 pertandingan. Angka tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
Di sisi lain, penyerang asal Belanda Vincent Janssen juga menjadi sorotan setelah membantu Portland Timbers mengalahkan Houston Dynamo FC dengan skor 3-1. Janssen memberikan assist pada dua gol pertama Portland dan mencetak gol ketiga pada menit ke-78 sebelum ditarik keluar. Gol tersebut menjadi gol kelima Janssen bagi Portland sejak bergabung dari Royal Antwerp pada musim panas 2026, meski timnya masih berada di peringkat ke-16 klasemen MLS.
Bagi Inter Miami, kemenangan ini menjadi modal berharga dalam perburuan gelar. Konsistensi Messi di usia 39 tahun menjadi faktor penentu yang membuat tim asuhan pelatih ini tetap kompetitif. Dengan satu laga tersisa, Inter Miami berada di posisi ideal untuk mengamankan keunggulan kandang dan melangkah jauh di babak playoff. Performa gemilang sang kapten Argentina kembali membuktikan bahwa kehadirannya di Inter Miami bukan sekadar nama besar, melainkan mesin utama yang menggerakkan ambisi klub menuju trofi.
