Michael Olise Bersinar di Pesta Gol Bayern, Panenka Mewah untuk Kane
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Penampilan gemilang Michael Olise menjadi sorotan utama ketika Bayern Munich berpesta gol ke gawang Magdeburg dengan skor telak 6-1 pada babak kedua DFB-Pokal di Allianz Arena, Rabu malam. Winger asal Prancis itu mencetak dua gol dan menyumbang satu assist, membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu motor serangan paling berbahaya milik Die Roten musim ini. Kemenangan ini membawa Bayern melangkah mulus ke babak 16 besar, meski malam tersebut sejatinya didedikasikan untuk sang peraih Ballon d’Or, Harry Kane.
Bayern membuka keunggulan pada menit ke-10 lewat aksi cerdas Ismael Saibari. Menerima terobosan matang dari Lennart Karl, Saibari menusuk ke jantung pertahanan lawan, memancing kiper Dominik Reimann keluar dari sarangnya, lalu melepas umpan mendatar yang tinggal diselesaikan Michael Olise ke gawang kosong. Namun keunggulan itu hanya bertahan lima menit. Mateusz Zukowski menyamakan kedudukan dengan tembakan jarak jauh yang tak mampu dibendung kiper Jonas Urbig, membuat skor menjadi 1-1.
Balasan Bayern datang cepat. Pada menit ke-21, giliran Michael Olise yang berperan sebagai pemberi umpan. Ia melepas passing terobosan presisi kepada Saibari yang berlari menusuk, dan gelandang asal Maroko itu dengan tenang mengangkat bola melewati Reimann. Skor berubah 2-1 dan bertahan hingga turun minum. Magdeburg sempat nyaris menyamakan kedudukan lagi pada menit ke-45+2 melalui tembakan Atik yang membentur tiang kiri gawang Bayern.
Memasuki babak kedua, dominasi Bayern semakin tak terbantahkan. Lima menit setelah jeda, Michael Olise kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti setelah Alphonso Davies dijatuhkan di kotak terlarang. Yang menarik, ia memilih mengeksekusi penalti dengan gaya Panenka, sebuah chip halus yang mengecoh kiper dan menjadi momen paling memukau sepanjang pertandingan. Aksi tersebut seolah menjadi persembahan khusus bagi Kane yang menyaksikan dari bangku cadangan dengan senyum lebar.
Setelah unggul 3-1, Bayern tak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-70, Davies menambah keunggulan menjadi 4-1 berkat assist Karl. Hanya tiga menit berselang, bek asal Kanada itu beralih menjadi pengumpan bagi Nathaniel Brown yang mencetak gol kelima. Pesta gol ditutup oleh David Daiber pada menit ke-90+4, memastikan kemenangan 6-1 yang terasa sangat nyaman bagi tuan rumah.
Menariknya, laga ini berlangsung tanpa kehadiran pelatih Vincent Kompany di pinggir lapangan. Sang juru taktik baru saja keluar dari rumah sakit setelah mengalami insiden kesehatan yang membuatnya dilarikan ke fasilitas medis. Meski demikian, para pemain Bayern tampak tidak kehilangan arah dan tetap tampil dominan sepanjang pertandingan.
Konsistensi Michael Olise sejatinya bukan hal baru. Sebelumnya, pada laga Bundesliga melawan Freiburg akhir pekan lalu, ia juga mencatatkan satu assist untuk Dayot Upamecano sekaligus mencetak gol di masa injury time dalam kemenangan 3-1. Tren positif ini menjadikannya salah satu pemain kunci yang akan sangat diandalkan Bayern dalam menghadapi jadwal padat, termasuk laga besar melawan Borussia Dortmund pada akhir pekan mendatang.
Bagi Bayern, kemenangan ini menjadi modal berharga menjelang Klassiker kontra Dortmund yang sama-sama mengoleksi poin di puncak klasemen Bundesliga. Sementara itu, di laga lain, Bayer Leverkusen harus bersusah payah mengalahkan Nuremberg 5-2 setelah sempat tertinggal 0-2, dengan gol-gol dari Tapsoba, Schick, Hofmann, dan Lucas Vazquez.
Secara keseluruhan, malam di Allianz Arena menjadi bukti bahwa Bayern memiliki kedalaman skuad yang mengerikan. Meski Kane diistirahatkan dan Kompany absen, sosok seperti Michael Olise mampu mengambil alih panggung. Performa dua gol dan satu assist ini menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling bersinar di Jerman saat ini, sekaligus mengirim sinyal bahwa Bayern tetap menjadi kekuatan yang sulit dibendung di semua kompetisi yang mereka jalani musim ini.
