Monza vs Napoli: Tanpa Allegri di Tepi Lapangan, Mampukah Højlund Cs Bawa Pulang Tiga Poin dari Brianteo?
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Pertandingan monza vs napoli pada pekan kesembilan Serie A 2026/2027 menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Duel di Stadion U-Power, Brianteo, ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Napoli datang dengan misi bangkit setelah gagal mempertahankan keunggulan saat bermain imbang 3-3 melawan AS Roma, sementara Monza berambisi melanjutkan tren positif di hadapan pendukung sendiri.
Napoli Kehilangan Allegri di Bangku Cadangan
Duel monza vs napoli kali ini menyimpan tantangan tersendiri bagi tim tamu. Pelatih Massimiliano Allegri tidak dapat mendampingi tim dari pinggir lapangan akibat hukuman larangan mendampingi pertandingan. Posisinya di bangku cadangan akan diisi oleh asisten pelatih, Marco Landucci. Meski demikian, Allegri tetap bisa menyusun strategi dan diperkirakan menyaksikan laga dari tribun.
Situasi ini menjadi ujian mental bagi skuad Partenopei. Allegri sendiri digambarkan tengah diliputi kemarahan akibat start kompetisi yang kurang mulus serta rentetan cedera pemain yang kembali menghampiri tim. Cedera yang dialami Spinazzola dan Badiashile turut memengaruhi keseimbangan lini pertahanan Napoli.
Perubahan Modul dan Rotasi Pemain
Menghadapi Monza, Allegri disebut mempertimbangkan sejumlah perubahan, baik dari sisi personel maupun modul permainan. Lini serang menjadi sorotan utama. Lorenzo Lucca disebut lebih berpeluang tampil sejak menit pertama, sementara Rasmus Højlund kemungkinan besar dimulai dari bangku cadangan. Ketajaman Højlund yang selama ini diandalkan justru menjadi salah satu hal yang diuji dalam laga ini.
Di lini tengah, Stanislav Lobotka berpotensi kembali mengambil peran sebagai pengatur serangan, ditemani Scott McTominay dan Frank Anguissa. Di sektor sayap, Matteo Politano dan Mathias Olivera disiapkan untuk menopang serangan. Sementara di lini belakang, Allegri dikabarkan mempertimbangkan formasi tiga bek yang dihuni Luca Marianucci, Amir Rrahmani, dan Rafa Marin, dengan Milinkovic-Savic sebagai penjaga gawang.
Monza Andalkan Rekor Kandang
Di kubu tuan rumah, pelatih Ivan Juric diprediksi memakai formasi 3-4-2-1. Tornqvist dipercaya mengawal gawang, dilindungi trio Goglichidze, Lucchesi, dan Carboni. Lini tengah mengandalkan Birindelli, Foe Ondoa, Akinsanmiro, dan Mangas, sementara Mota dan Robinson beroperasi di belakang penyerang tunggal Gustavo Varela.
Varela menjadi sosok yang patut diwaspadai. Penyerang ini telah mencetak tujuh gol dalam tujuh penampilan pertamanya. Jika kembali mencatatkan namanya di papan skor, ia berpeluang menyamai torehan Krzysztof Piatek yang mencetak sembilan gol dalam delapan laga awal Serie A pada musim 2018-2019.
Monza memang belum konsisten musim ini. Mereka baru mengoleksi tujuh poin dari delapan pertandingan dan berada di peringkat ke-15. Namun, dua kemenangan kandang beruntun atas Sassuolo (2-1) dan Cagliari (4-0) menjadi modal berharga. Monza bahkan berpeluang mencetak tiga kemenangan kandang beruntun untuk pertama kalinya di kasta tertinggi.
Statistik dan Rekor Pertemuan
Dalam catatan pertemuan, Napoli lebih unggul. Dari enam pertemuan di Serie A, Gli Azzurri menang empat kali, termasuk tiga laga terakhir, dengan agregat 7-2. Napoli juga tercatat empat kali menjaga gawangnya tanpa kebobolan melawan Monza.
| Aspek | Monza | Napoli |
|---|---|---|
| Posisi Klasemen | 15 | 10 |
| Poin | 7 | 11 |
| Rekor (M-S-K) | 2-1-5 | 3-2-3 |
| Tren Terakhir | Kalah 2-3 vs Torino | Imbang 3-3 vs Roma |
Meski diunggulkan, Napoli memiliki catatan kurang baik di laga tandang. Mereka kalah dua dari tiga pertandingan tandang terakhir. Setelah tumbang 0-1 di markas Venezia, kekalahan lain tanpa mencetak gol akan memperpanjang tren negatif yang terakhir terjadi pada Desember 2023 hingga Januari 2024. Pertahanan Napoli juga perlu dibenahi karena rata-rata kebobolan 16,6 tembakan per laga, jauh lebih tinggi dibanding musim lalu yang hanya 10,2.
Duel monza vs napoli diprediksi berjalan sengit. Napoli mengandalkan produktivitas gol, dengan tujuh gol dalam dua laga terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan 4-3 atas Bodø/Glimt di Liga Champions. McTominay datang dengan modal dua dobel gol beruntun, sementara Politano ikut menyumbang tiga gol dalam dua laga terakhir. Namun, disiplin bertahan akan menjadi kunci.
Jadwal Padat Menanti Napoli
Laga monza vs napoli menjadi pembuka rangkaian padat Napoli: empat pertandingan dalam 11 hari. Setelah ini, mereka akan menghadapi Juventus, Porto di Liga Champions, dan Lazio di Stadion Maradona. Karena itu, meraih hasil positif di Brianteo menjadi harga mati untuk menjaga momentum dan memperbaiki posisi di klasemen.
Bagi Monza, laga ini adalah peluang emas membuktikan bahwa performa kandang mereka bukan kebetulan. Dukungan suporter di U-Power Stadium bisa menjadi energi tambahan untuk menahan gempuran tim tamu.
Secara keseluruhan, monza vs napoli menjanjikan duel taktis yang menarik. Napoli lebih diunggulkan di atas kertas, tetapi absennya Allegri di pinggir lapangan, masalah cedera, serta inkonsistensi di laga tandang membuat peluang Monza tetap terbuka. Jika Napoli mampu menjaga disiplin pertahanan dan memanfaatkan ketajaman lini depan, tiga poin bisa dibawa pulang. Sebaliknya, Monza punya modal kepercayaan diri dari rekor kandang untuk mencuri setidaknya satu poin, bahkan lebih.
