Necaxa vs Juárez Berakhir Imbang 1-1: Bravos Akhiri Kutukan Tandang, Keduanya Resmi Tersingkir dari Liguilla
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Laga pembuka Jornada 14 Apertura 2026 Liga MX antara necaxa vs juárez berakhir tanpa pemenang. Bermain di Estadio Victoria, Aguascalientes, Jumat malam waktu setempat, Necaxa dan Bravos de Ciudad Juárez harus puas berbagi satu poin setelah skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang. Hasil ini menjadi catatan penting bagi kedua tim yang sudah dipastikan tidak akan tampil di babak Liguilla.
Bagi Bravos, hasil imbang ini terasa seperti kemenangan. Pasalnya, mereka datang ke Aguascalientes dengan rekor buruk: enam kekalahan beruntun di laga tandang sepanjang turnamen. Gol Luca Martínez Dupuy pada menit ke-81 akhirnya memutus rantai negatif tersebut dan menjadi poin pertama Juárez di luar rumah pada Apertura 2026.
Pertandingan necaxa vs juárez sendiri berjalan dengan tempo yang cukup tinggi sejak awal. Necaxa yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba menekan lebih dulu. Peluang emas didapat Julian Carranza pada menit ke-51 babak pertama melalui titik penalti, namun eksekusinya gagal dan bola tidak bersarang di gawang Sebastián Jurado. Kegagalan itu menjadi titik balik yang mungkin disesali tuan rumah.
Jalannya Pertandingan
Necaxa membuka keunggulan pada menit ke-26. Javier Ruiz berhasil melewati dua pemain bertahan dan melepaskan umpan ke dalam kotak penalti. Owen González yang masuk dari lini kedua langsung menyambut bola dengan tembakan first-time yang tidak mampu dihentikan kiper Juárez, Sebastián Jurado. Skor 1-0 untuk Rayos bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Juárez meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Gustavo Lema memasukkan beberapa pemain segar untuk menambah daya gedor. Upaya mereka baru membuahkan hasil pada menit ke-81 lewat skema bola mati. Ricardinho mengirim umpan silang dari tendangan sudut, Daniel Piña menyundul bola untuk memperpanjang arah datangnya bola, dan Luca Martínez Dupuy yang berdiri bebas di depan gawang muda Javier Orantes tidak menyia-nyiakan peluang. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga wasit meniup peluit akhir.
Dalam laga necaxa vs juárez ini, Martínez Dupuy terpilih sebagai pemain terbaik. Penyerang asal Argentina itu tercatat sebagai satu-satunya pencetak gol tim tamu, sementara Owen González menjadi yang terbaik dari kubu tuan rumah dengan satu gol dan dua tembakan tepat sasaran.
Statistik dan Klasemen
Berikut perbandingan singkat kedua tim dalam laga ini:
| Aspek | Necaxa | Juárez |
|---|---|---|
| Gol | 1 (Owen González 26′) | 1 (Luca Martínez Dupuy 81′) |
| Peluang Penalti | 1 (gagal) | 0 |
| Poin Klasemen | 10 | 5 |
| Posisi | Ke-17 | Ke-18 |
| Rekor Tanpa Kemenangan | 12 laga | 13 laga |
Dengan tambahan satu poin, Necaxa kini mengoleksi 10 poin dan berada di peringkat ke-17. Sementara itu, Juárez mengumpulkan 5 poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang, serta 11 kekalahan, yang menempatkan mereka di dasar klasemen. Kedua tim secara matematis sudah tidak mungkin mengejar tiket Liguilla.
Pelatih Necaxa, Juan Reynoso, belum mampu membawa perubahan signifikan. Tim asal Aguascalientes itu kini mencatat 12 pertandingan tanpa kemenangan. Di kubu Juárez, Gustavo Lema juga menghadapi tekanan serupa dengan 13 laga tanpa kemenangan. Meski demikian, setidaknya Bravos berhasil mengakhiri puasa gol selama 267 menit setelah terakhir kali mencetak angka pada 10 Oktober lalu saat imbang 1-1 melawan Xolos de Tijuana.
Jadwal Selanjutnya
Pada jornada berikutnya, Necaxa akan bertandang ke markas Santos Laguna, sementara Juárez akan menjamu Querétaro di Estadio Olímpico Benito Juárez. Laga necaxa vs juárez ini menjadi pengingat bahwa kedua tim masih memiliki banyak pekerjaan rumah menjelang berakhirnya musim.
Secara keseluruhan, duel necaxa vs juárez menyajikan cerita yang getir bagi kedua kubu. Necaxa gagal memanfaatkan status tuan rumah dan membuang peluang emas lewat penalti Carranza. Juárez di sisi lain patut bersyukur karena akhirnya pulang membawa satu poin setelah serangkaian hasil buruk di laga tandang. Dengan posisi di dasar klasemen, sisa tiga pertandingan hanya akan menjadi ajang evaluasi bagi manajemen dan pelatih untuk merancang proyek tim yang lebih baik pada musim depan. Bagi para penggemar, hasil ini menjadi tamparan keras, namun juga harapan bahwa perubahan akan segera datang.
