Nets Masih Tanpa Kemenangan, Pistons Pesta Poin di Barclays Center
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Laga bertajuk nets vs pistons dalam pembukaan grup Emirates NBA Cup di Barclays Center, Brooklyn, berakhir dengan kemenangan telak Detroit Pistons 110-94 atas Brooklyn Nets pada Jumat malam waktu setempat. Hasil ini membuat Nets masih tanpa kemenangan dengan rekor 0-5, sementara Pistons mencatat start terbaik mereka dengan lima kemenangan dari enam pertandingan pertama, sesuatu yang belum pernah terjadi sejak musim 2015-16.
Cade Cunningham tampil sebagai bintang dengan 20 poin, didukung Duncan Robinson yang menambahkan 17 angka. Ron Holland II menyumbang 16 poin dari bangku cadangan, dan Paul Reed menutup dengan 12 poin. Pertahanan Detroit menjadi kunci, membatasi tuan rumah hanya menembak 40 persen dari lapangan. Sepanjang musim ini, belum ada tim yang mampu menembak di atas 45,5 persen melawan Pistons, sebuah bukti betapa solidnya sistem pertahanan yang dibangun pelatih mereka.
Di kubu Nets, Julius Randle mencetak 15 poin dan Michael Porter Jr. menambah 13 angka, namun kontribusi keduanya tak cukup untuk membendung laju lawan. Duel nets vs pistons ini awalnya berjalan menjanjikan bagi Brooklyn. Mereka membuka pertandingan dengan delapan poin tanpa balas, diakhiri steal dan dunk transisi dari Chaney Johnson yang mendapat tugas berat menjaga Cunningham. Johnson juga mencatat blok mengejar yang mengesankan atas Robinson, sementara Nolan Traoré tampil semakin nyaman sebagai pengatur serangan dalam start keduanya secara beruntun.
Brooklyn memimpin 28-21 setelah kuarter pertama dan memperlebar jarak menjadi 33-23 lewat dua tembakan bebas Randle dengan sisa waktu 10:44 di kuarter kedua, keunggulan terbesar mereka musim ini. Namun, setelah itu Pistons mengambil alih kendali dan tak pernah menoleh ke belakang. Detroit menutup paruh pertama dengan laju 33-16 dan memimpin 56-49 saat turun minum, meski Cunningham hanya bermain kurang dari enam menit di kuarter kedua akibat masalah foul dan sama sekali tidak melepaskan tembakan lapangan di periode tersebut.
Kuarter ketiga menjadi titik balik yang menentukan dalam laga nets vs pistons ini. Pistons menahan Nets hanya dengan 33 persen tembakan dan memaksa sembilan turnover. Secara keseluruhan, Detroit unggul 48-36 di area paint dan mencatat keunggulan 27-11 dalam poin fast break, memperlihatkan dominasi fisik yang sulit dibendung tuan rumah.
Pelatih kepala Nets, Jordi Fernández, mengakui timnya masih jauh dari performa yang diharapkan. “Saya tahu grup ini bisa bermain lebih baik karena saya sudah melihatnya,” ujarnya usai pertandingan. Keluhan serupa ia sampaikan sebelum laga, ketika menyoroti kurangnya komunikasi di lini pertahanan. “Mereka banyak bicara di bus, tapi ketika di lapangan, mereka tidak banyak bicara,” kata Fernández, yang berharap kehadiran center veteran Moritz Wagner dapat membantu tim menemukan suaranya dalam mengatur rotasi dan cover pertahanan.
Day’Ron Sharpe sebelumnya menyoroti kesalahan-kesalahan kecil yang berdampak mahal, seperti menjangkau bola secara berlebihan, gagal mundur, dan terlalu banyak membantu. “Bisakah kita menahannya hanya enam poin saja, bukan membiarkan mereka berlari 10, 12 poin?” ujarnya. Sayangnya, pola tersebut kembali terulang dalam kekalahan ini, ketika keunggulan awal Nets menguap menjadi keruntuhan yang nyaris identik dengan tren buruk awal musim mereka.
Bagi Pistons, kemenangan ini menjadi modal berharga sebelum bertandang ke Charlotte Hornets pada Senin mendatang. Konsistensi pertahanan dan kedalaman bangku cadangan menjadi kekuatan utama mereka musim ini. Sementara itu, Nets harus segera menemukan solusi atas kebuntuan ofensif dan turnover yang terus menghantui jika ingin mengakhiri paceklik kemenangan.
Secara keseluruhan, duel nets vs pistons menegaskan perbedaan kelas antara kedua tim saat ini. Detroit tampil sebagai tim yang matang, disiplin, dan efisien, sedangkan Brooklyn masih bergulat dengan inkonsistensi meski sempat menunjukkan kilasan potensi. Bagi Nets, laga berikutnya akan menjadi ujian mental untuk membuktikan bahwa start buruk ini bukanlah gambaran akhir dari perjalanan panjang musim mereka.
