Nuggets vs Pelicans: Comeback 23 Poin dan Ledakan Emosi Nikola Jokić di Ball Arena
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Laga nuggets vs pelicans di Ball Arena, Denver, Sabtu malam waktu setempat, menyajikan drama yang nyaris mustahil dipercaya. Denver Nuggets bangkit dari ketertinggalan 23 poin dan menaklukkan New Orleans Pelicans 141-135 melalui perpanjangan waktu, sekaligus menutup home opener mereka dengan kemenangan dramatis yang menyita perhatian publik basket Amerika Serikat.
Pertandingan nuggets vs pelicans ini sempat berjalan seperti mimpi buruk bagi tuan rumah. Pelicans tampil menggila pada paruh pertama dengan akurasi tembakan mencapai 65,9 persen. Mereka memimpin 14 poin di akhir kuarter pertama, 16 poin saat turun minum, dan bahkan sempat unggul 73-57 yang membuat pendukung Denver meluapkan kekecewaan dengan cemoohan.
Namun, justru dari titik terendah itulah kebangkitan lahir. Denver tertinggal 95-72 dengan sisa waktu 5 menit 10 detik di kuarter ketiga, lalu mencetak 54 poin berbanding 31 poin hingga akhir waktu regulasi untuk memaksa kedudukan imbang 126-126. Di babak tambahan, Nuggets kembali mendominasi dengan skor 15-9 dan memastikan kemenangan 141-135. Kemenangan ini tercatat sebagai comeback terbesar ketiga dalam sejarah waralaba dan defisit terbesar yang pernah dibalikkan Denver di kandang sendiri.
Penampilan Gemilang Murray dan Rekor Jokić
Jamal Murray menjadi bintang utama dengan 42 poin dan delapan tembakan tiga angka. Momen paling menentukan terjadi ketika ia berdiri di garis lempar bebas dengan sisa waktu 17 detik. Berbeda dari insiden Januari 2026 saat ia gagal mengeksekusi dua lemparan bebas melawan Detroit Pistons, kali ini Murray menyarangkan dua dari tiga kesempatan untuk menyamakan skor menjadi 126-126 dan memaksa perpanjangan waktu.
Nikola Jokić menyumbang 35 poin, 15 rebound, dan 10 asis. Delapan dari 35 poinnya lahir di babak tambahan. Statistik itu menandai triple-double ke-222 sepanjang karier reguler dan pascamusim, sekaligus mencatatkan rekor NBA untuk triple-double terbanyak di kedua fase tersebut. Rookie putaran kedua Denver, Trevon Brazile, juga mencuri perhatian dengan tujuh dari 17 poinnya di perpanjangan waktu, termasuk tembakan tiga angka dari sudut dengan sisa 1 menit 25 detik yang membawa Nuggets unggul 133-129.
Nuggets bermain tanpa Cam Johnson yang masih dibekap cedera pergelangan kaki, Alpha Diallo yang mengalami keseleo pergelangan tangan, serta Julian Strawther dan Spencer Jones. Meski begitu, kedalaman skuad asuhan pelatih tetap mampu menutup kekurangan di momen-momen krusial.
Kekecewaan Pelicans dan Kritik Jokić pada Suporter
Di kubu Pelicans, Trey Murphy III menjadi pencetak angka terbanyak dengan 26 poin, disusul Dejounte Murray dengan 22 poin, serta Derik Queen dan Zion Williamson yang masing-masing menyumbang 17 poin. Kekalahan ini membuat New Orleans belum meraih kemenangan dalam tiga laga pertama di bawah pelatih kepala baru, Jamahl Mosley.
Mosley menyoroti hilangnya kontrol bola timnya di momen kritis. Ia menilai Denver menaikkan intensitas pertahanan, mencetak tembakan tiga angka mudah, dan menghukum setiap kesalahan Pelicans. Kabar baiknya, cedera lutut center Yves Messi yang terjadi saat melawan Utah pada Jumat malam ternyata hanya memar, bukan masalah yang lebih serius.
Selepas laga nuggets vs pelicans, perhatian publik juga tersedot pada pernyataan keras Jokić terhadap sebagian pendukung Denver yang mencela timnya. Menurutnya, suporter yang mencemooh pada laga kandang pertama tidak perlu kembali ke arena.
“Kami dicemooh di pertandingan kandang pertama. Saya rasa mereka yang mencela kami tidak perlu datang lagi,” ujar Jokić. “Karena jika kalian mengikuti kami, kalian tahu kami tidak pernah menyerah dan kami sudah bangkit dari situasi yang jauh lebih buruk. Jika mereka bertanya kepada saya, mereka tidak diterima lagi.”
Meski demikian, Jokić tetap menegaskan bahwa dukungan sejati sangat berarti bagi tim. Ia menilai penggemar sejati seharusnya tetap mendukung Nuggets, bahkan ketika performa tim sedang tidak ideal.
Kemenangan ini membawa Denver ke rekor 1-1, sementara Pelicans terpuruk di 0-3. Bagi Nuggets, laga nuggets vs pelicans menjadi bukti karakter tim yang tak mudah menyerah, sekaligus pengingat bahwa hubungan antara tim dan pendukungnya bisa menjadi pedang bermata dua. Bagi Pelicans, kekalahan ini menjadi pelajaran pahit tentang pentingnya menjaga fokus hingga peluit akhir. Duel nuggets vs pelicans berikutnya tentu akan dinanti, terutama untuk melihat apakah New Orleans mampu bangkit atau Denver kembali memperlihatkan mentalitas juara mereka.
