Pecco Bagnaia Temukan Feeling Terbaik di Qatar, Ducati Kembali Kompetitif
Inforiau – 07 November 2026 | Jakarta — Pecco Bagnaia menunjukkan sinyal kebangkitan di MotoGP Qatar 2026. Setelah seri Malaysia yang berat, pembalap Ducati Lenovo itu tampil mengejutkan pada sesi practice Jumat di Lusail dengan finis keempat, hanya tertinggal 0,386 detik dari Fabio Di Giannantonio. Bagi pembalap Italia itu, hasil ini bukan sekadar angka, melainkan kembalinya rasa nyaman di atas Desmosedici.
“Saya ingin menikmati melaju dengan cepat. Berada di tim pabrikan dan harus menderita seperti pada grand prix terakhir sungguh berat. Di sini saya merasa kembali menjadi pembalap pabrikan,” kata Pecco Bagnaia. Ia mengaku feeling terbaik sejak GP Ceko, dengan dukungan ban belakang dan cengkeraman yang membuatnya bisa lebih agresif sejak awal sesi.
Pecco Bagnaia menilai sirkuit Lusail sepanjang 5,38 km cocok untuk Ducati. Ia pernah menang Moto2 2018 dan MotoGP 2024 di Qatar. Tahun lalu, ia finis kedua di race utama setelah start dari posisi ke-11. “Kondisi aspal mirip Brno, jadi masalah cengkeraman tidak terlalu terasa. Mungkin finis di enam besar bisa tercapai,” ujarnya.
Meski begitu, Pecco Bagnaia belum sepenuhnya puas. Motor disebut masih belum persis seperti yang diinginkan, tetapi sudah mendekati. Saat nyaman, ia bisa memberi instruksi jelas kepada tim, terutama soal keseimbangan dan dukungan roda belakang. Tantangan lebih berat menanti di FP2 dan kualifikasi karena suhu lebih panas.
Pecco Bagnaia juga menyoroti situasi keamanan di Qatar. Ia sempat khawatir, namun memilih percaya kepada Dorna dan pemerintah setempat. “Satu-satunya kekhawatiran nyata hanyalah kemungkinan penutupan bandara,” katanya. Saat ini ia berada di peringkat sembilan klasemen dengan 173 poin, tertinggal 24 poin dari Alex Marquez dan unggul 39 poin atas Enea Bastianini. Sementara Marc Marquez memimpin dan berpeluang mengunci gelar di Qatar.
Musim 2026 menjadi musim terakhirnya bersama Ducati. Tahun depan ia pindah ke Aprilia dan menjadi rekan setim Marco Bezzecchi. Dengan momentum di Qatar, ia bertekad menutup tiga seri terakhir dengan hasil lebih baik. “Saya ingin memaksimalkan potensi untuk memberikan hasil kuat bagi tim,” pungkasnya.
Editor: Sukri Mustakim
