Porprov XVI Sumbar Selesai Kota Padang Juara Umum, Payakumbuh Jawara Sepak Bola
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Pesta olahraga terbesar di Sumatera Barat, Porprov XVI Sumbar Selesai Kota Padang Juara Umum Payakumbuh Jawara Sepak Bola, resmi ditutup pada Rabu (14/10/2026). Kota Padang keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali yang jauh meninggalkan pesaing, sementara Kota Payakumbuh memastikan diri sebagai jawara cabang sepak bola setelah menundukkan Kota Sawahlunto 2-1 di Stadion Utama Sumbar.
Kemenangan Payakumbuh atas Sawahlunto pada laga final menjadi penutup manis bagi perhelatan yang berlangsung sejak 2 Oktober 2026. Sawahlunto harus puas dengan medali perak, sedangkan Kabupaten Tanah Datar menempati posisi ketiga di cabang sepak bola. Pertandingan final tersebut sekaligus menjadi simbol persaingan sehat yang diharapkan mempererat persaudaraan antardaerah, sebagaimana pesan yang disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy.
Padang Dominan di Puncak Klasemen
Data final Sistem Informasi dan Manajemen Olahraga (SIRIMAU) yang diperbarui pukul 23.59 WIB menempatkan Kota Padang di puncak dengan raihan 261 emas, 181 perak, dan 167 perunggu. Total medali yang dikumpulkan mencapai 609 keping. Kota Solok menyusul di urutan kedua dengan 139 emas, 113 perak, dan 98 perunggu atau total 349 medali.
Kabupaten Padang Pariaman mengamankan posisi ketiga dengan 77 emas, disusul Kota Bukittinggi di peringkat keempat dengan 75 emas, dan Payakumbuh di posisi kelima dengan 73 emas. Persaingan di kelompok tengah juga berlangsung ketat, dengan Tanah Datar di peringkat kedelapan (39 emas), Limapuluh Kota (36 emas), dan Pasaman Barat (35 emas). Kabupaten Solok berada di urutan ke-12 dengan 30 emas, 58 perak, dan 79 perunggu, sementara Kabupaten Kepulauan Mentawai menempati peringkat ke-13 dengan 23 emas dan total 92 medali.
Capaian Mentawai mendapat perhatian tersendiri karena daerah kepulauan tersebut turut menjadi tuan rumah pertandingan. Di tengah keterbatasan, hasil itu dinilai sebagai salah satu pencapaian terbaik dalam sejarah olahraga daerah tersebut. Keberhasilan Porprov XVI Sumbar Selesai Kota Padang Juara Umum Payakumbuh Jawara Sepak Bola juga tidak lepas dari keterlibatan 12 kabupaten dan kota sebagai tuan rumah bersama.
Evaluasi dan Persiapan Menuju 2028
Ketua Panitia Besar Porprov XVI Sumbar 2026, Editiawarman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Meski pelaksanaan telah rampung, ia menilai masih ada sejumlah kekurangan yang perlu dibahas bersama. Evaluasi diperlukan agar penyelenggaraan berikutnya lebih tertata dan mampu memberikan dukungan lebih baik bagi pembinaan atlet.
Perbaikan tidak hanya menyangkut pelaksanaan pertandingan, tetapi juga tata kelola kegiatan dan koordinasi antarpihak. Dengan begitu, Porprov diharapkan memberikan manfaat lebih besar bagi perkembangan olahraga di seluruh Sumatera Barat.
Sementara itu, persiapan menuju Porprov XVII Sumbar 2028 mulai bergulir. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, mengungkapkan enam daerah telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pada pendaftaran gelombang pertama, yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman Barat. KONI Sumbar akan membahasnya dalam rapat kerja pada Desember 2026, dengan dua pilihan format: tuan rumah bersama seperti tahun ini atau tuan rumah terbatas.
Wakil Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Edi Lumintang, mengapresiasi pelaksanaan Porprov XVI Sumbar yang melibatkan banyak daerah sebagai tuan rumah. Menurutnya, pembagian lokasi pertandingan menjadi terobosan yang dapat dipertimbangkan provinsi lain. Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak berhenti meningkatkan kemampuan setelah Porprov berakhir, terlebih pada 2027 akan ada PON Beladiri dan babak kualifikasi PON.
Semangat Olahraga Tak Pernah Padam
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menegaskan bahwa Porprov tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang perebutan medali. Kompetisi ini juga harus memperkuat hubungan antardaerah dan menjaga persaudaraan masyarakat Sumatera Barat. Ia menyinggung final sepak bola antara Payakumbuh dan Sawahlunto sebagai gambaran persaingan dalam olahraga yang tetap menjunjung rasa saling menghormati.
“Olahraga ini adalah kegiatan untuk mempererat rasa persaudaraan, bukan malah untuk memecah belah kita semua,” ujarnya. Vasco mengajak seluruh pihak melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Porprov XVI agar Porprov 2028 lebih baik dan meriah. Ia juga berharap kompetisi tingkat provinsi tersebut mampu mendorong peningkatan prestasi atlet Sumatera Barat di tingkat nasional.
“Walaupun api Porprov ini padam, semangat olahraga tidak akan pernah berhenti di lubuk hati masyarakat Sumatera Barat,” tuturnya. Rangkaian Porprov XVI Sumbar 2026 ditutup dengan pemadaman api kaldron, menandai berakhirnya pesta olahraga yang kembali digelar setelah delapan tahun vakum.
Dengan demikian, Porprov XVI Sumbar Selesai Kota Padang Juara Umum Payakumbuh Jawara Sepak Bola menjadi catatan penting bagi sejarah olahraga Sumatera Barat. Keberhasilan Padang sebagai juara umum dan Payakumbuh sebagai jawara sepak bola diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan pembinaan atlet. Evaluasi menyeluruh dan persiapan matang menuju Porprov 2028 menjadi kunci agar prestasi olahraga Sumatera Barat semakin bersinar di kancah nasional.
