Inforiau – 08 November 2026 | Sleman — PSS vs Bhayangkara FC menjadi laga krusial pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/11/2026) sore WIB. Kick-off pukul 15.30 WIB. Tuan rumah PSS Sleman berada di zona merah dan dibayangi ultimatum suporter untuk segera meraih kemenangan.
PSS datang dengan tren negatif tiga kekalahan beruntun. Tim besutan Pieter Huistra masih berkutat di zona merah dengan empat poin dari sekali menang, sekali imbang, dan enam kekalahan. Meski begitu, kemenangan 6-0 atas PSGC Ciamis di I League Cup 2026/2027 menjadi modal positif untuk kembali mendulang poin penuh di kompetisi domestik.
Di kubu Bhayangkara FC, pelatih Oscar Bruzon menilai PSS vs Bhayangkara FC tetap sulit. Ia memperkirakan tuan rumah akan bermain dengan motivasi ekstra dan disiplin tinggi. Bhayangkara saat ini berada di posisi kedelapan dengan 11 poin dari dua kemenangan, lima imbang, dan satu kekalahan. Pekan lalu, mereka kehilangan poin setelah kalah 0-2 di kandang Java United.
Bruzon menyoroti tiga pemain PSS yang berpotensi menjadi ancaman, yakni Hiromu Tanaka, Melvyn Lorenzen, dan Gustavo Tocantins. Ketiganya dinilai sangat berpengaruh pada permainan Super Elang Jawa.
- PSS Sleman: Pedro Caracoci; Claudio Mutzi, Cleberson, Christophe Nduwarugira, Fachruddin; Dominikus Dion, Frederic Injai, Hiromu Tanaka; Riko Simanjuntak, Melvyn Lorenzen, Gustavo Tocantins.
- Bhayangkara FC: Muhammad Fahri; Ferre Murari, Kevin Sibille, Nehar Sadiki, Firza Andika; Mauricio Vera, Allano Lima, TM Ichsan; Matias Ocampo, Milan Ristovski, Moussa Sidibe.
Bagi PSS, duel PSS vs Bhayangkara FC adalah peluang keluar dari tekanan. Kemenangan akan mengangkat moral dan menjauhkan tim dari zona degradasi. Sebaliknya, Bhayangkara ingin menjaga konsistensi dan mencuri poin di kandang lawan. Dengan motivasi tinggi dari tuan rumah dan kualitas pemain Bhayangkara, laga ini diprediksi berlangsung ketat. PSS perlu disiplin sejak awal, sementara Bhayangkara wajib mewaspadai kebangkitan Super Elang Jawa.
Editor: Alwira Fanzary
