RB Leipzig Hancur 1-6 di Allianz Arena, Bayern München Pesta Gol Meski Kompany Dilarikan ke Rumah Sakit
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Laga rb leipzig vs fc bayern münchen di Bundesliga berakhir dengan skor telak 6-1 untuk tuan rumah di Allianz Arena, Sabtu (18/10/2026). Kekalahan memalukan ini membuat kubu RB Leipzig angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada para penggemar yang rela datang jauh-jauh ke München. Pertandingan rb leipzig vs fc bayern münchen sendiri menjadi panggung bagi Luis Díaz yang mencetak hattrick, disusul gol Aleksandar Pavlovic, Michael Olise, dan Harry Kane.
Sportchef RB Leipzig, Marcel Schäfer, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut penampilan timnya sebagai kegagalan total di segala lini. “Kami benar-benar kalah di semua aspek, tidak punya peluang sama sekali. Kami mengalami hari yang luar biasa buruk dan Bayern juga sedang dalam performa terbaik,” ujarnya kepada awak media usai laga. Pelatih Martin Demichelis pun senada, menegaskan bahwa kekalahan di Allianz Arena memang bisa diterima, tetapi tidak dengan cara seperti ini.
Menariknya, kekacauan di kubu Leipzig sempat tercermin dalam sesi konferensi pers. Juru bicara klub keliru menyebut kekalahan 0-6 dan melupakan gol hiburan yang dicetak Andrija Maksimovic pada menit 90+1. Satu-satunya pemain tamu yang tampil menonjol adalah kiper Maarten Vandevoordt, yang berulang kali menggagalkan peluang tambahan Bayern. Namun bagi Demichelis, hal terpenting adalah menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung. “Kami harus secepatnya melupakan semua yang terjadi hari ini,” tegasnya, mengingat Leipzig akan menghadapi laga berat di Liga Champions melawan Real Madrid.
Di sisi lain, kemenangan besar dalam pertandingan rb leipzig vs fc bayern münchen ini sempat ternoda oleh insiden yang menimpa pelatih Bayern, Vincent Kompany. Pelatih berkebangsaan Belgia berusia 40 tahun itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan di pusat latihan Bayern München pada Jumat (23/10/2026). Menurut pernyataan resmi klub, Kompany tumbang saat menyaksikan sesi latihan tim kedua Bayern dan membutuhkan penanganan medis darurat. Sebuah helikopter penyelamat bahkan dilaporkan mendarat di area latihan.
Kompany dijadwalkan menjalani pemeriksaan menyeluruh dan tetap berada dalam pengawasan medis. Untuk sementara waktu, staf pelatihnya akan mengambil alih jalannya latihan dan pertandingan. Sebelumnya, sang pelatih juga absen dalam sesi latihan Senin dan Selasa jelang laga Liga Champions melawan Arsenal karena infeksi virus. Virus tersebut dilaporkan memengaruhi kondisi kakinya dan membuatnya merasakan nyeri. Belum diketahui apakah insiden pingsan ini berkaitan dengan penyakit yang sama.
Insiden ini bukan darurat medis pertama yang dialami Bayern musim ini. Gelandang Jamal Musiala sebelumnya juga sempat pingsan akibat microseizure yang berkaitan dengan disfungsi neurologis saat menjalani pramusim. Meski demikian, Kompany sempat kembali memimpin sesi aktivasi menjelang laga kontra Arsenal dan mendampingi tim dari pinggir lapangan dalam hasil imbang 2-2 melawan The Gunners, di mana Harry Kane sempat mencetak gol dari titik penalti sebelum Declan Rice menyamakan kedudukan.
Kemenangan atas Leipzig menempatkan Bayern München sejajar dengan Borussia Dortmund di puncak klasemen Bundesliga dengan status belum terkalahkan. Sementara itu, kekalahan dalam rb leipzig vs fc bayern münchen menjadi pukulan berat bagi Leipzig yang harus segera bangkit sebelum menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Berbagai sorotan pun tertuju pada bagaimana Leipzig merespons kekalahan terburuk mereka musim ini, sekaligus pada kondisi kesehatan Kompany yang menjadi perhatian besar dunia sepak bola Jerman.
Dari sisi taktik, pertandingan rb leipzig vs fc bayern münchen memperlihatkan ketimpangan yang mencolok. Lini belakang Leipzig kewalahan menghadapi kecepatan Díaz dan kreativitas Olise, sementara Kane terus menjadi ancaman di kotak penalti. Meski Leipzig sempat mencoba menekan di awal babak kedua, gol cepat Díaz pada menit 47 mematahkan semangat mereka. Kini, baik Bayern maupun Leipzig memiliki agenda masing-masing: Bayern berusaha menjaga momentum di puncak klasemen, sedangkan Leipzig dituntut melakukan evaluasi total agar tidak terpuruk lebih dalam.
Secara keseluruhan, pertandingan rb leipzig vs fc bayern münchen menyisakan dua cerita besar, yakni keperkasaan Bayern di lapangan dan keprihatinan atas kondisi Kompany di luar lapangan. Leipzig harus menerima kenyataan pahit dan meminta maaf kepada penggemar, sementara Bayern membuktikan kedalaman skuadnya tetap solid meski sang pelatih tengah dirawat. Publik sepak bola kini menantikan kabar terbaru soal kesehatan Kompany sekaligus respons Leipzig pada laga-laga berikutnya.
