Real Sociedad Samai Espanyol di Klasemen Historis LaLiga Usai Tumbangkan Levante 2-1
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Kemenangan real sociedad atas Levante dengan skor 2-1 di Stadion Anoeta pada jornada ke-10 LaLiga EA Sports menjadi momen bersejarah bagi klub asal Basque tersebut. Bukan hanya karena tiga poin yang membawa mereka mendekati zona Liga Champions, tetapi juga karena hasil ini membuat tim asuhan Pellegrino Matarazzo menyamai perolehan poin Espanyol di klasemen historis Primera División dengan koleksi 3.094 poin.
Meski angka keduanya identik, real sociedad kini menempati posisi ketujuh sementara Espanyol turun ke peringkat kedelapan. Persamaan poin ini menjadi puncak dari tren yang sudah lama terlihat: dalam satu dekade terakhir, klub Donostia itu berhasil memangkas jarak 227 poin dari Espanyol. Sejak musim 2016-17, tim Basque mengumpulkan 585 poin liga, sedangkan Espanyol hanya meraih 358 poin.
Jalannya Pertandingan di Anoeta
Di hadapan pendukung sendiri, real sociedad tampil agresif sejak menit awal. Orri Óskarsson membuka keunggulan pada menit keenam memanfaatkan umpan silang terukur dari Héctor Fort. Namun Levante, yang dilatih Luís Castro, menyamakan kedudukan pada menit ke-22 lewat Nacho Pérez setelah memanfaatkan umpan Thiago Fernández yang mampu mengecoh kiper Álex Remiro.
Fernández nyaris membalikkan keadaan, tetapi tembakannya dari jarak dekat melambung di atas mistar. Kesempatan itu justru membangunkan tuan rumah. Pada menit ke-27, Beñat Turrientes mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan assist Gonçalo Guedes yang sempat mengalami defleksi. Gol tersebut menjadi penentu hasil akhir 2-1.
Pada babak kedua, real sociedad terus menekan. Guedes beberapa kali menembus kotak penalti lawan, sementara Óskarsson melepaskan tiga peluang emas yang belum menemui sasaran. Levante sempat mengancam lewat Karl Etta Eyong, tetapi penyelesaiannya masih melambung. Penampilan solid lini belakang tuan rumah membuat kemenangan tetap terjaga.
Komentar Pelatih dan Pemain
Pelatih real sociedad, Pellegrino Matarazzo, mengaku puas dengan performa timnya. Menurutnya, tim bermain solid dan menciptakan banyak peluang meski belum seefektif saat mengalahkan tim Norwegia di kompetisi Eropa. Ia juga menekankan pentingnya istirahat sebelum menghadapi Athletic Bilbao pada laga berikutnya.
Striker Óskarsson mengungkapkan kegembiraannya atas kemenangan ini. Ia mengakui sempat mengalami awal musim yang sulit, tetapi kini merasa semakin percaya diri dan bertekad mencetak lebih banyak gol untuk membantu tim.
Dampak pada Klasemen dan Persaingan
Kemenangan ini membuat real sociedad memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi enam laga di semua kompetisi, sekaligus meraih kemenangan kandang keempat secara beruntun atas Levante. Hasil tersebut membawa mereka semakin dekat ke zona Liga Champions, memanfaatkan hasil imbang antara Betis dan Celta Vigo. Sementara itu, Levante tertahan di peringkat ke-14 dengan 10 poin.
Di sisi lain, situasi Espanyol kian pelik. Kekalahan 1-2 dari Racing de Santander membuat mereka terpuruk di zona degradasi, dengan hanya empat kemenangan liga sepanjang tahun 2026. Tekanan terhadap pelatih Manolo González pun semakin besar. Klasemen historis memang tidak memberi poin untuk bertahan musim ini, tetapi menjadi cermin betapa jauh jarak proyek kedua klub dalam beberapa tahun terakhir.
Puncak Klasemen Historis
| Posisi | Klub | Poin Historis |
|---|---|---|
| 1 | Real Madrid | 5.150 |
| 2 | Barcelona | 5.058 |
| 3 | Atlético Madrid | 4.147 |
| 4 | Athletic Club | 3.862 |
| 5 | Valencia | 3.856 |
| 6 | Sevilla | 3.341 |
| 7 | Real Sociedad | 3.094 |
| 8 | Espanyol | 3.094 |
Dengan momentum yang dimiliki, real sociedad berpeluang meninggalkan Espanyol sendirian di peringkat kedelapan jika tren positif terus berlanjut. Pertandingan melawan Athletic Bilbao menjadi ujian berikutnya bagi pasukan Matarazzo untuk membuktikan bahwa ambisi kembali ke Liga Champions bukan sekadar wacana. Sementara itu, Espanyol dituntut segera berbenah jika tidak ingin terus kehilangan posisi di peta sepak bola Spanyol.
