Red Bull Salzburg Gagal Pertahankan Keunggulan Dua Gol, Celje Bangkit dan Curi Satu Poin di Menit Akhir
Inforiau – 23 Oktober 2026 | Red Bull Salzburg kembali menunjukkan inkonsistensinya di pentas UEFA Europa League. Bermain di Stadion Z’dežele, Celje, pada Kamis (22/10/2026) malam waktu setempat, tim asuhan pelatih asal Austria itu harus puas berbagi angka 2-2 dengan tuan rumah Celje. Dua gol yang seharusnya menjadi modal berharga justru sirna setelah Celje bangkit di babak kedua dan menyamakan kedudukan pada menit ke-90.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Red Bull Salzburg langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit kick-off. Hasilnya, pada menit ke-9, Sota Kitano berhasil membuka keunggulan tim tamu melalui aksinya yang memanfaatkan umpan dari Damir Redzic. Gol tersebut membuat Red Bull Salzburg unggul 1-0 dan semakin percaya diri menguasai bola.
Dominasi Red Bull Salzburg terlihat dari statistik penguasaan bola yang mencapai 59-61 persen di sepanjang babak pertama. Celje yang bermain di hadapan pendukung sendiri tampak kesulitan mengembangkan permainan. Beberapa pelanggaran terpaksa dilakukan, seperti yang dilakukan Artemijus Tutyskinas pada menit ke-32 dan Pijus Sirvys pada menit ke-43, yang berujung pada kartu kuning. Di sisi lain, Damir Redzic dari Red Bull Salzburg juga mendapat kartu kuning pada menit ke-35.
Memasuki babak kedua, Red Bull Salzburg langsung menambah keunggulan. Jesper Lindstrom, yang baru masuk menggantikan Yorbe Vertessen pada menit ke-45, mencetak gol pada menit ke-46. Gol tersebut membuat Red Bull Salzburg unggul 2-0 dan tampak akan mengendalikan pertandingan. Namun, Celje tidak tinggal diam. Pada menit ke-50, Blaž Kramer berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan.
Gol tersebut membangkitkan semangat tuan rumah. Celje mulai berani menekan dan menciptakan peluang. Pelatih Celje melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Yaya Dukuly menggantikan Veton Tusha pada menit ke-60. Perubahan itu membuahkan hasil. Pada menit ke-90, Armandas Kučys mencetak gol penyama kedudukan yang membuat Stadion Z’dežele bergemuruh. Skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.
Kegagalan Red Bull Salzburg mempertahankan keunggulan dua gol menjadi sorotan. Padahal, secara statistik, Red Bull Salzburg unggul dalam penguasaan bola (53-61 persen), jumlah tembakan (9-11 berbanding 4-7), dan akurasi umpan. Namun, efektivitas di depan gawang dan ketenangan di lini belakang menjadi masalah utama. Pelatih Red Bull Salzburg tentu kecewa karena timnya kembali kehilangan poin berharga setelah sebelumnya juga kalah 0-4 dari AC Milan di Europa League.
Dengan hasil ini, Red Bull Salzburg tertahan di peringkat 21 klasemen sementara UEFA Europa League dengan koleksi 4 poin dari 3 pertandingan. Sementara itu, Celje tetap berada di posisi 35 tanpa kemenangan, meski setidaknya mereka berhasil meraih satu poin pertamanya di kompetisi ini. Hasil imbang ini juga memperpanjang tren kurang konsisten Red Bull Salzburg, yang dalam lima pertandingan terakhirnya mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan di semua kompetisi.
Bagi Celje, hasil ini bisa menjadi suntikan moral meskipun mereka masih menghuni dasar klasemen. Tim asal Slovenia itu sempat tampil impresif di babak kualifikasi Liga Champions sebelum akhirnya terlempar ke Europa League. Pertandingan melawan Red Bull Salzburg menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk bangkit dan bersaing di level Eropa.
Red Bull Salzburg selanjutnya akan menghadapi jadwal padat dengan kembali berlaga di Liga Austria. Pelatih harus segera menemukan solusi atas masalah konsistensi tim, terutama dalam menjaga keunggulan. Sementara itu, Celje akan berusaha meraih hasil positif di pertandingan berikutnya untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, keunggulan dua gol tidak pernah aman hingga peluit akhir dibunyikan. Red Bull Salzburg harus membayar mahal kelengahan mereka, sementara Celje pantas mendapatkan apresiasi atas perjuangan pantang menyerah yang ditunjukkan hingga menit terakhir.
