Roket Joao Felix Selamatkan Al-Nassr, Malam Mimpi Buruk Ronaldo di Al-Awwal Park
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Laga al-nassr vs neom sc pada pekan kesepuluh Liga Roshn Saudi 2026-27 berakhir dramatis di Al-Awwal Park, Riyadh, Selasa malam waktu setempat. Al-Nassr memang keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0, tetapi kemenangan itu diraih dengan keringat dingin setelah sejumlah peluang emas terbuang sia-sia. Gol tunggal Joao Felix pada menit ke-61 menjadi pembeda sekaligus menyelamatkan tuan rumah dari kejutan yang hampir dibuat Neom SC.
Pertandingan al-nassr vs neom sc sejatinya berjalan sesuai prediksi di atas kertas. Al-Nassr yang kini dilatih Ange Postecoglou tampil mendominasi dan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat skuad berjuluk Al-Alami itu harus menunggu hingga pertengahan babak kedua untuk memecah kebuntuan. Felix akhirnya melepaskan tendangan keras ala roket memanfaatkan umpan apik, merobek gawang Neom dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo menjalani salah satu malam terburuk dalam kariernya yang gemilang. Kapten Al-Nassr itu menyia-nyiakan sebuah penalti di penghujung babak pertama dengan sepakan yang melambung jauh dari gawang. Penderitaannya berlanjut pada awal babak kedua ketika menerima umpan sundulan Sadio Mane dari situasi sepak pojok. Berdiri bebas di depan gawang kosong, tendangan Ronaldo justru melambung di atas mistar.
Ronaldo kembali membuang peluang pada menit ke-75. Menerima bola di dalam kotak penalti, sepakannya melenceng di samping tiang kiri. Sejumlah peluang yang seharusnya bisa membuat Al-Nassr menang lebih nyaman itu membuat tim tuan rumah terpaksa mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit panjang. Meski begitu, kemenangan ini tetap berharga karena menjaga jarak Al-Nassr dari pemuncak klasemen.
Duel al-nassr vs neom sc sendiri menyajikan tensi tinggi sejak awal. Kedua tim saling menyia-nyiakan peluang matang, sementara lini belakang Neom tampil disiplin dan berulang kali menggagalkan serangan tuan rumah. Neom yang kini menempati posisi keenam dengan 16 poin dari sembilan laga membuktikan diri sebagai lawan yang tak bisa diremehkan, sesuai peringatan Postecoglou sebelum pertandingan.
Secara statistik, Al-Nassr memang lebih unggul. Tuan rumah menguasai pertandingan dan menciptakan peluang lebih banyak, tetapi efektivitas di depan gawang menjadi masalah utama. Kemenangan ini membawa Al-Nassr mengumpulkan 19 poin dari delapan pertandingan, masih tertinggal dari Al-Qadsiah dan Al-Hilal di papan atas klasemen sementara Liga Saudi 2026-27.
Bagi Neom SC, kekalahan ini menjadi pukulan kedua beruntun setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Al-Ettifaq. Meski demikian, penampilan solid lini belakang mereka di Al-Awwal Park menunjukkan bahwa tim promosi musim lalu itu layak diperhitungkan di papan tengah atas. Alexandre Lacazette dan Said Benrahma yang diandalkan di lini depan belum mampu menembus pertahanan rapat Al-Nassr.
Kemenangan al-nassr vs neom sc ini juga menegaskan peran Joao Felix sebagai pembeda di momen-momen krusial. Ketika Ronaldo kehilangan ketajamannya, bomber asal Portugal itu tampil sebagai penyelamat. Catatan ini menjadi modal penting bagi Al-Nassr untuk menjaga momentum di kompetisi domestik maupun AFC Champions League Elite.
Dengan hasil ini, persaingan gelar Liga Saudi semakin memanas. Al-Nassr wajib memperbaiki efisiensi penyelesaian akhir jika ingin terus menempel pemuncak klasemen. Sementara Neom SC pulang dengan kepala tegak meski tanpa poin, membawa pelajaran berharga bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim elite. Malam di Al-Awwal Park akan dikenang sebagai malam ketika sebuah roket Felix menyelamatkan Al-Nassr, dan ketika Ronaldo harus menelan pil pahit atas peluang-peluang yang sirna.
