Sassuolo Kehilangan Volpato Jelang Duel Kontra Fiorentina: Aquilani Pusing, Vanoli Pede Penuh
Inforiau – 03 November 2026 | Kabut masalah kembali menyelimuti Sassuolo jelang laga krusial melawan Fiorentina di pekan kesepuluh Serie A. Cristian Volpato dipastikan absen dari daftar pemain yang dibawa karena mengalami cedera otot. Kabar buruk ini langsung menjadi pukulan bagi pelatih Alberto Aquilani yang tengah berjuang mengangkat performa tim di kompetisi domestik.
Manajemen Sassuolo belum merilis detail seberapa parah cedera yang dialami Volpato. Pihak klub menyebut bahwa pemeriksaan instrumentalis akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan tingkat keparahan serta estimasi waktu pemulihan. Yang jelas, gelandang muda itu harus menonton rekan-rekannya dari pinggir lapangan saat menjamu Fiorentina di Mapei Stadium, Reggio Emilia.
Laga yang digelar sebagai salah satu dari dua posticip hari Senin ini menjadi pertaruhan besar bagi kedua kubu. Baik Sassuolo maupun Fiorentina sama-sama datang dengan catatan kurang memuaskan, sehingga tiga poin terasa wajib demi menjaga asa di papan tengah klasemen. Aquilani pun dituntut pintar meracik komposisi tanpa kehadiran Volpato.
Keputusan Taktik Aquilani dan Vanoli
Meski ditinggal Volpato, Aquilani tetap memasang formasi 4-3-3. Turati dipercaya mengawal gawang, dengan kuartet Walukiewicz, Idzes, Candé, dan Doig mengisi lini belakang. Di tengah, Adzic, Matic, dan Sulemana diturunkan untuk mengendalikan tempo permainan, sementara trisula Berardi, Sebastiano Esposito, dan Laurienté menjadi ujung tombak serangan Sassuolo.
Di kubu tamu, Paolo Vanoli memilih garis kontinuitas penuh. Ia menurunkan sebelas pemain yang sama seperti saat bermain imbang 2-2 melawan Atalanta sebelumnya. De Gea tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar, sementara Jimenez dan Joao Mario mengisi posisi bek sayap, ditemani Dragusin dan Viery di jantung pertahanan.
Lini tengah Fiorentina dipercayakan kepada Brescianini, Fagioli sebagai regista, dan Ndour. Sektor depan dihuni oleh Mastantuono di sayap kanan, Njie di sisi kiri, serta Pellegrino sebagai penyerang tengah. Vanoli tampak yakin dengan formula yang sudah terbukti mampu memberi perlawanan sengit pada laga terakhir.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Fiorentina memulai laga dengan percaya diri. Peluang pertama datang pada menit keenam melalui Mastantuono yang melepaskan tembakan diagonal, namun bola masih menyimpang tipis dari gawang Turati. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan tim tamu, tetapi Sassuolo justru mampu memanfaatkan celah di lini belakang lawan.
Pada menit ke-25, Sebastiano Esposito melihat pergerakan Laurienté yang menyusup di antara garis pertahanan. Umpan terobosan itu dikontrol sempurna oleh pemain asal Prancis tersebut, yang kemudian berhadapan satu lawan satu dengan De Gea dan menaklukkan kiper senior itu. Stadion Mapei bergemuruh, tuan rumah unggul 1-0.
Fiorentina berusaha membalas, tetapi upaya mereka kerap menemui jalan buntu. Tendangan bebas Mastantuono pada menit ke-28 masih belum menemui sasaran. Sassuolo tampak lebih tenang dan menguasai fase pertengahan babak pertama, meski gagal menambah keunggulan.
Namun, petaka datang di penghujung babak. Berawal dari umpan Njie, Pellegrino menerima bola di dalam kotak penalti. Dengan cerdik ia mengontrol bola membelakangi gawang, berputar, lalu melepaskan tembakan yang bersarang di tiang kiri. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Catatan Strategis dan Absennya Pemain Kunci
Selain Volpato, Sassuolo juga tidak bisa memainkan Thorstvedt yang menjalani hukuman akumulasi kartu. Kondisi ini memaksa Aquilani menurunkan Adzic dan Bakola berdampingan dengan Matic di lini tengah, sebuah kombinasi yang sedikit mengubah keseimbangan permainan tim tuan rumah.
Di sisi Fiorentina, Vanoli tak bisa menurunkan Atta, Parisi, dan Pongracic yang masih dibekap cedera. Meski begitu, kedalaman skuad viola dinilai cukup untuk menjaga performa. Sementara itu, pada laga lain yang digelar malam harinya, Atalanta menjamu Parma dengan sejumlah pemain absen, termasuk Kristensen dan Gaetano yang mengalami masalah otot.
Pertandingan ini menegaskan bahwa Sassuolo masih menyimpan potensi besar, tetapi konsistensi dan ketajaman di momen krusial menjadi pekerjaan rumah utama Aquilani. Hilangnya Volpato menambah daftar tantangan yang harus dijawab dengan solusi taktis jitu.
Dengan hasil imbang sementara ini, kedua tim masih harus berjuang keras di babak kedua untuk meraih kemenangan yang sangat mereka butuhkan. Bagi Sassuolo, laga ini menjadi momentum untuk membuktikan bahwa mereka mampu bangkit meski diterpa badai cedera dan sanksi pemain.
