Satu Tendangan di Menit 96: Jason van Duiven Selamatkan Lommel SK dari Kehinaan di Kandang OH Leuven
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pertandingan yang tampak akan berakhir sebagai mimpi buruk berubah menjadi drama penyelamatan heroik. Lommel SK sukses mencuri satu poin berharga dari markas OH Leuven setelah Jason van Duiven mencetak gol penyeimbang di menit ke-96, memaksa skor akhir 2-2 dalam lanjutan Jupiler Pro League yang digelar Sabtu malam, 24 Oktober 2026. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang sudah merasa berada di ambang kemenangan, sekaligus bukti nyali skuad asuhan Lee Johnson yang tak pernah menyerah hingga peluit akhir berbunyi.
Jalannya pertandingan di Leuven berlangsung sengit sejak menit awal. Lommel SK sempat tampil kurang rapi dalam urusan passing, tetapi mereka berhasil menahan gempuran tuan rumah. Kiper Pieklak bahkan harus melakukan penyelamatan penting atas sepakan keras Schrijvers. Di sisi lain, gelandang lincah Appuah menjadi motor serangan yang terus merepotkan pertahanan OHL dengan aksi-aksinya yang atraktif.
Kesabaran Lommel SK akhirnya berbuah pada menit ke-30-an. Berawal dari umpan manis Konadu, Appuah melepaskan tembakan keras yang menghujam sudut atas gawang Van den Heuvel. Gol itu membawa tim tamu unggul 0-1 dan bertahan hingga turun minum. Tuan rumah sempat mengancam melalui sepakan Opoku, namun bola hanya membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, OHL yang dilatih Timmy Simons — mantan talenta muda Lommel SK — tampil lebih agresif. Namun justru Lommel yang lebih dulu mendapat peluang melalui terobosan Nypan yang belum tepat sasaran. Petaka datang dalam rentang dua menit yang menentukan. Mirisola menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang, lalu tak lama berselang, pemain pengganti Addai mencetak gol kedua memanfaatkan serangan balik cepat. Skor berbalik 2-1 untuk keunggulan OH Leuven.
Kondisi itu sempat membuat para pendukung Lommel SK yang hadir di stadion diliputi kekhawatiran. Tim tamu berjuang keras menghindari kekalahan yang terasa menyakitkan. Peluang demi peluang terus diciptakan, sementara OHL nyaris menambah keunggulan melalui sejumlah serangan balik. Ketegangan memuncak ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu.
Di sinilah momen dramatis itu lahir. Berawal dari situasi bola mati, umpan jatuh ke kaki Van Duiven yang kemudian melepaskan sundulan menyambar ke arah gawang. Bola tak mampu dijangkau Van den Heuvel dan merobek jala untuk kedua kalinya. Gol di menit ke-96 itu memicu euforia besar di kubu Lommel SK, sekaligus menciptakan kekecewaan mendalam bagi tuan rumah yang sudah merasa mengantongi tiga poin.
Hasil ini memperlihatkan karakter kuat yang tengah dibangun di tubuh Lommel SK. Klub yang berbasis di Limburg tersebut kini mengoleksi 12 poin dari 27 poin yang tersedia dan nyaman berada di papan tengah klasemen. Sementara itu, OH Leuven masih tertahan di zona bawah dan terus berjuang keluar dari tekanan setelah sempat mencatat lima kekalahan beruntun di awal musim.
Di luar lapangan, Lommel SK juga terus menunjukkan perkembangan positif. Baru-baru ini, Davidsfonds Lommel menggelar kunjungan ke City Football Academy, kompleks latihan baru klub yang dirancang oleh Architects in Motion. Para peserta diajak melihat langsung fasilitas modern, ruang kebugaran, serta bagaimana sebuah klub profesional beroperasi. Sebagai bagian dari City Football Group yang juga menaungi Manchester City, New York City FC, dan Girona FC, Lommel SK memadukan jaringan internasional dengan akar lokal yang kuat.
Menariknya, nama Lommel SK juga mencuat dalam pembicaraan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Bek muda Tristan Gooijer, yang kini memperkuat Lommel SK, disebut-sebut berpotensi menambah kekuatan skuad Garuda berkat darah Maluku dari sang nenek. Klub ini juga diperkuat gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, menjadikannya salah satu klub Belgia yang cukup akrab di telinga penggemar sepak bola Tanah Air.
Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk laga melawan SK Beveren pada 9 Oktober 2026 di Freethielstadion, tim pelatih dituntut menjaga konsistensi. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan di Leuven menjadi modal berharga. Sundulan Van Duiven di detik-detik terakhir bukan sekadar menyelamatkan satu poin, tetapi juga mengirim pesan bahwa Lommel SK layak diperhitungkan sebagai tim yang berbahaya hingga menit terakhir pertandingan.
