Sevilla Tundukkan Getafe 1-0 di Coliseum, Kike Salas Jadi Pahlawan Kontroversial
Inforiau – 01 November 2026 | Laga sengit tersaji dalam duel sevilla vs Getafe pada jornada ke-11 LaLiga EA Sports 2026/2027 di Stadion Coliseum Alfonso Pérez, Minggu (1/11/2026). Sevilla berhasil membawa pulang tiga poin penuh setelah menang tipis 1-0 atas tuan rumah Getafe. Gol tunggal kemenangan Sevilla dicetak oleh Kike Salas melalui sundulan keras memanfaatkan umpan silang Félix, memanfaatkan kelengahan lini belakang Getafe yang tampak kehilangan konsentrasi.
Pertandingan sebenarnya berjalan cukup seimbang di awal babak pertama. Getafe yang mengandalkan permainan langsung sempat mengancam lebih dulu melalui sundulan Boselli yang masih melebar tipis di sisi gawang Sevilla. Namun, justru Sevilla yang lebih efektif ketika peluang emas datang. Kike Salas masuk dengan sangat kuat untuk menyambut bola dan menaklukkan kiper Getafe, membawa sevilla vs Getafe berubah menjadi 0-1.
Statistik penguasaan bola menunjukkan Sevilla lebih dominan dengan 58 persen berbanding 42 persen milik Getafe hingga pertengahan babak pertama. Meski demikian, Getafe tercatat melakukan 115 umpan dan menciptakan satu tembakan tepat sasaran, sementara Sevilla sudah melepaskan tiga tembakan tepat sasaran. Pertahanan Sevilla yang dikawal Gabriel Suazo sempat mendapat tekanan, hingga Suazo harus menerima kartu kuning pertama bagi tim tamu akibat pelanggaran.
Memasuki babak kedua, pelatih Getafe José Bordalás melakukan dua pergantian di awal untuk menambah daya gedor. Francho Serrano dan Jean Valou ditarik keluar, digantikan oleh Orel Mangala dan David Cordón Mancha. Sevilla juga melakukan rotasi dengan memasukkan Manuel Bueno menggantikan Isaac Romero. Meski Getafe berusaha menekan, rapatnya pertahanan Sevilla membuat peluang tuan rumah terus menemui jalan buntu.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Sevilla yang kini menempati posisi keenam klasemen dengan koleksi 17 poin. Sementara itu, kekalahan ini memperpanjang penderitaan Getafe yang masih berkutat di zona degradasi, tepatnya posisi ke-17 atau ke-18 dengan sembilan poin dari sepuluh pertandingan. Getafe juga baru saja menelan kekalahan telak 0-4 dari Athletic Bilbao dan 2-5 dari Lugano di Conference League, menambah tekanan bagi Bordalás yang sempat bersitegang dengan presiden klub Ángel Torres.
Duel sevilla vs Getafe kali ini juga menegaskan dominasi Sevilla dalam rekor pertemuan kedua tim. Dari 48 pertemuan, Sevilla berhasil memenangkan 24 laga, sementara Getafe hanya 16 kali menang dan delapan laga berakhir imbang, dengan selisih gol 63-44 untuk keunggulan Sevilla. Tren ini seolah menjadi momok tersendiri bagi Getafe setiap kali berhadapan dengan tim asal Andalusia tersebut.
Pelatih Sevilla, Luis García Plaza, mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang mampu menjaga fokus hingga peluit akhir. “Kami tahu Getafe akan bermain agresif di kandang, tetapi kami berhasil mengendalikan tempo dan memanfaatkan satu peluang emas. Tiga poin ini sangat penting untuk menjaga posisi di papan atas,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Di kubu tuan rumah, Bordalás menyayangkan kurangnya ketajaman lini depan. “Kami menciptakan peluang, tetapi tidak ada penyelesaian yang baik. Kesalahan kecil di lini belakang harus dibayar mahal. Kami harus segera bangkit karena kompetisi masih panjang,” tegasnya.
Dengan hasil ini, Sevilla semakin percaya diri untuk melanjutkan tren positif dan menargetkan posisi Eropa. Sementara Getafe wajib segera berbenah jika tidak ingin terus terpuruk di dasar klasemen. Pertarungan sevilla vs Getafe di putaran kedua nanti diprediksi akan berlangsung lebih panas mengingat ambisi kedua tim yang berbeda.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi bukti bahwa efektivitas di depan gawang masih menjadi pembeda antara tim papan atas dan tim papan bawah. Sevilla memanfaatkan satu peluang menjadi gol, sementara Getafe gagal memaksimalkan dominasi sesaat. Kemenangan 1-0 ini pun menjadi suntikan moral berharga bagi Sevilla dalam perjalanan panjang LaLiga musim ini.
