Sunderland vs Leeds Berakhir Tanpa Gol: Storm Boelo dan Kiper Jadi Bintang di Stadium of Light
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Duel sunderland vs leeds di Stadium of Light pada Minggu sore (25/10/2026) berakhir tanpa gol, 0-0, dalam laga pekan ke-28 Premier League yang lebih banyak diwarnai cuaca ekstrem ketimbang aksi sepak bola berkualitas. Angin kencang Storm Boelo yang menerpa kawasan timur laut Inggris membuat pertandingan berlangsung tidak nyaman, bendera sudut bengkok, sampah berterbangan di lapangan, dan akurasi umpan kedua tim kacau balau. Hasil ini membuat Sunderland tetap terpuruk di dasar klasemen, sementara Leeds United memperpanjang rekor kurang menyenangkan mereka.
Kiper Kedua Tim Tampil Cemerlang
Meski pertandingan minim peluang, ada dua sosok yang layak mendapat pujian tinggi: James Trafford dan Robin Roefs. Kiper Leeds, Trafford, tampil gemilang dengan menepis peluang awal Brian Brobbey, lalu berdiri tegak saat menghadapi penyerang asal Belanda itu dalam situasi satu lawan satu setelah bek Jaka Bijol melakukan umpan balik pendek yang berbahaya. Trafford juga sigap menepis tembakan melengkung Nilson Angulo dan beberapa upaya lain Sunderland. Kiper muda yang digadang-gadang sebagai calon kiper nomor satu Inggris masa depan itu mencatat clean sheet lagi.
Di kubu tuan rumah, Roefs juga tak kalah penting. Ia sempat menjatuhkan bola hasil tembakan Ao Tanaka, tetapi berhasil menguasai rebound di bawah tekanan Dominic Calvert-Lewin. Pelatih Sunderland, Régis Le Bris, yang biasanya tampak tenang, terlihat frustrasi di akhir laga karena timnya sebenarnya layak meraih kemenangan kedua musim ini.
Leeds Lebih Banyak Menguasai Bola, tapi Tumpul
Dalam laga sunderland vs leeds ini, Leeds sebenarnya tampil lebih dominan di awal babak pertama dan kedua. Ethan Ampadu sempat lolos ke belakang pertahanan lawan, tetapi umpan silang rendahnya diblok. Tarik Muharemovic melepaskan tembakan pertama Leeds yang mengarah ke gawang lewat sundulan, namun bola tidak menemui sasaran. Sunderland justru meningkat menjelang akhir laga, dengan sepak pojok Granit Xhaka yang hampir masuk langsung ke gawang.
Statistik mengonfirmasi betapa tidak berjalannya pertandingan ini. Kedua tim hanya mencatat 10 sentuhan di kotak penalti pada babak pertama, angka terendah di Premier League musim ini. Sunderland menyelesaikan 74 persen umpan, sedikit lebih baik dari Leeds yang hanya 72 persen. Leeds memang dikenal paling banyak memenangi duel udara di liga musim ini, dengan Sunderland tak jauh di belakang, tetapi ketika jalur udara tertutup angin, kedua tim kehabisan ide.
Momen Nahas Muharemovic dan Kekecewaan Farke
Bek anyar Leeds, Tarik Muharemovic, yang menggantikan Pascal Struijk, harus berjuang keras menghadapi Brobbey sepanjang laga. Salah satu momen menegangkan terjadi ketika ia terdorong di udara dan jatuh membentur punggungnya. Komentator Alan Smith menyebut insiden itu bisa jauh lebih buruk jika bagian tubuh lain yang lebih rentan terbentur. Brobbey sendiri tampil mengesankan setelah pulih dari cedera hamstring dan beberapa kali merepotkan lini belakang Leeds.
Di sisi lain, Dominic Calvert-Lewin lolos tes kebugaran meski mengalami memar di kaki. Ia terlibat duel personal dengan Luke O’Nien, dan bek Sunderland itu sempat membuat tekel penyelamat gawang tepat sebelum turun minum. Pelatih Leeds, Daniel Farke, mengakui pertandingan ini bukan tontonan terbaik. Ia menyebut banyak pemain cedera selama sepekan, termasuk Elvedi yang sakit, sehingga persiapan tim terganggu. Meski begitu, Farke menilai hasil imbang adalah hasil yang adil dan satu poin tandang tetap berharga.
Kritik Keras dan Rekor Kurang Sedap
Media Inggris tidak segan mengkritik keras laga sunderland vs leeds ini. Sejumlah pengamat bahkan menyebut pertandingan slot pukul 16.30 ini sebagai 'bukti iklan palsu' bagi Sky Sports dan Premier League karena tak menyuguhkan keseruan yang dijanjikan. Leeds tercatat memperpanjang rekor menjadi 14 hasil imbang dari 28 laga Premier League sepanjang 2026, dan kini gagal menang dalam empat pertandingan beruntun.
Bagi Sunderland, hasil ini memperpanjang tren buruk setelah empat kekalahan beruntun sebelumnya. Meski baru saja bertanding di Liga Europa melawan Lech Poznan di Polandia pada Kamis, mereka justru tampak lebih segar di babak kedua. Kini perhatian Le Bris tertuju pada lawatan ke Coventry akhir pekan depan, laga yang bisa menentukan arah perjuangan mereka menghindari degradasi.
Sementara itu, Leeds akan bertandang ke Bournemouth Sabtu depan sebelum menjamu Tottenham Hotspur di Elland Road pada laga terakhir sebelum jeda internasional November. Laga sunderland vs leeds mungkin akan cepat dilupakan, tetapi poin yang diraih kedua tim tetap berarti dalam perjalanan panjang musim yang melelahkan ini.
