Trent Alexander-Arnold Tersingkir di Real Madrid, Liverpool Siap Tampung?
Inforiau – 30 Oktober 2026 | Masa depan trent alexander-arnold di Real Madrid kembali menjadi sorotan tajam. Bek asal Inggris itu dilaporkan telah merosot menjadi pilihan ketiga di posisi bek kanan setelah performa defensifnya dinilai kurang meyakinkan. Situasi ini memicu spekulasi liar bahwa mantan bintang Liverpool tersebut bisa kembali ke Anfield, meskipun sumber dekat pemain membantah ia sedang tidak bahagia atau ingin pergi.
Menurut laporan The Athletic, trent alexander-arnold baru tampil dalam tiga pertandingan La Liga dan satu laga Liga Champions musim ini. Ia bahkan tidak dimainkan dalam kemenangan 2-1 Real Madrid atas Barcelona di Camp Nou akhir pekan lalu. Pelatih Jose Mourinho memilih menempatkan Federico Valverde sebagai bek kanan dalam laga El Clasico tersebut, sebuah sinyal jelas bahwa posisi Alexander-Arnold semakin terpinggirkan.
Real Madrid sendiri telah mengeluarkan investasi besar untuk sektor bek kanan. Trent alexander-arnold didatangkan dari Liverpool pada 2025, sementara Dani Carvajal dijadwalkan hengkang pada akhir musim. Madrid kemudian merekrut Denzel Dumfries dari Inter Milan dengan kontrak hingga Juni 2030. Namun, hingga kini belum ada satu pun yang benar-benar menjadi pilihan utama. Kontrak Alexander-Arnold di Santiago Bernabeu masih berjalan hingga 2031, dan ia dikabarkan tetap bertekad merebut tempat reguler.
Di sisi lain, Liverpool masih belum menemukan pengganti sepadan untuk trent alexander-arnold. Ronald Araujo sempat tampil impresif di posisi bek kanan, tetapi ia adalah bek tengah alami dan bukan solusi jangka panjang. Jeremie Frimpong yang didatangkan justru kerap dilanda cedera dan belum menunjukkan performa konsisten. Bahkan, gelandang sering kali lebih dipilih untuk mengisi pos bek kanan ketika Frimpong absen.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, termasuk yang terbuka dengan kemungkinan kembalinya Alexander-Arnold. “Kami punya masalah dalam hal umpan dari bek sayap. Kami jelas merindukan kreativitasnya,” ujarnya seperti dikutip. Banyak penggemar Liverpool memang sempat kecewa dengan keputusan Alexander-Arnold hengkang, tetapi hubungan itu dinilai masih bisa dipulihkan.
Sejarah mencatat sejumlah pemain besar yang meninggalkan Liverpool lalu kembali bersinar. Ian Rush pergi ke Juventus pada 1987 dengan status pemain termahal Inggris, namun setelah satu musim tak betah, ia kembali ke Anfield dan meraih lebih banyak trofi. Robbie Fowler, yang dijuluki ‘God’ oleh pendukung Anfield, juga kembali pada Januari 2006 dengan status bebas transfer setelah sempat berseragam Leeds United. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kepulangan seorang pemain ke klub lamanya bukan hal mustahil.
Jika trent alexander-arnold benar-benar kembali ke Liverpool, langkah itu bisa menguntungkan semua pihak. Madrid bisa mengurangi beban gaji dan mendapatkan dana segar untuk berburu bek kanan baru, sementara Liverpool mendapatkan kembali kreativitas dan kemampuan passing yang selama ini hilang dari lini pertahanan mereka. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pembicaraan resmi antara kedua klub maupun sang pemain.
Yang jelas, saga trent alexander-arnold akan terus menjadi perbincangan hangat di bursa transfer mendatang. Performa dan menit bermainnya di Madrid akan menjadi indikator utama apakah ia bertahan atau memilih pulang ke rumah lamanya.
