Tyler Herro Gemilang, Bucks Tetap Tumbang di Kandang Sendiri: Drama bucks vs bulls Berakhir 132-125
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Pertandingan pembuka musim di kandang sendiri berakhir pahit bagi Milwaukee Bucks. Dalam laga sengit bertajuk bucks vs bulls, Chicago Bulls berhasil mencuri kemenangan 132-125 di Fiserv Forum, Milwaukee, Jumat (23/10/2026). Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Bucks yang tampil di hadapan pendukung sendiri, terlebih setelah mereka juga menelan kekalahan di laga pembuka melawan Washington.
Laga bucks vs bulls kali ini digelar lebih awal dari jadwal semula, tepatnya pukul 3 sore waktu setempat, demi memberi jalan bagi Milwaukee Brewers yang menjamu Game 1 World Series di malam harinya. Meski demikian, atmosfer pertandingan tetap panas sejak kuarter pertama. Kedua tim saling bergantian memimpin, namun Bulls mampu menunjukkan ketenangan di menit-menit akhir untuk mengunci kemenangan.
Bintang anyar Bucks, Tyler Herro, tampil luar biasa dengan mencetak 34 poin, lima rebound, dan empat assist. Pemain kelahiran Milwaukee ini seolah ingin membuktikan diri di hadapan kampung halamannya setelah didatangkan dari Miami Heat dalam pertukaran besar yang mengirim Giannis Antetokounmpo ke Heat. Sayangnya, performa gemilang Herro tak cukup untuk membawa Bucks meraih kemenangan. Rekan setimnya, Jaime Jaquez Jr., menambahkan 19 poin dan 11 rebound, Kyle Kuzma 14 poin, dan Myles Turner 12 poin. Namun, masalah utama Bucks adalah akurasi tembakan bebas yang buruk, hanya 14 dari 26 (54 persen).
Di kubu Bulls, Norman Powell menjadi top skor dengan 25 poin, disusul rookie Caleb Wilson yang mencetak 21 poin. Leonard Miller menambahkan 19 poin, Jalen Smith mencatat double-double dengan 14 poin dan 13 rebound, serta Buddy Hield menyumbang 13 poin. Kemenangan ini menjadi pembalasan atas kekalahan telak 92-135 dari Toronto Raptors di laga pembuka mereka. “Saya akan menjadi pemain yang paling fokus dan paling detail. Sudah waktunya bekerja,” ujar Caleb Wilson usai pertandingan, dikutip dari akun X Bulls on CHSN.
Pertandingan bucks vs bulls juga diwarnai momen haru. Sebelum laga dimulai, dilakukan hening cipta dan video penghormatan untuk Don Nelson, pelatih tersukses dalam sejarah Bucks yang meninggal pada 9 Agustus lalu di usia 86 tahun. Namun, euforia penghormatan itu tak berbuah manis bagi tuan rumah.
Bagi Bucks, kekalahan ini menjadi sinyal peringatan. Jadwal ke depan yang berat menanti, dan jika masalah eksekusi tembakan bebas serta konsistensi di akhir laga tidak segera diperbaiki, musim panjang akan menjadi momok. Sementara itu, Bulls akan menjamu Washington pada Sabtu malam, sedangkan Bucks akan bertandang ke Philadelphia pada hari yang sama.
Secara keseluruhan, duel bucks vs bulls ini menyajikan pertarungan seru antara dua tim yang tengah membangun identitas baru. Herro memang bersinar, tetapi Bulls tampil lebih solid sebagai tim. Kemenangan ini membuktikan bahwa kedalaman skuad dan eksekusi di momen krusial masih menjadi kunci di NBA. Bagi Bucks, pekerjaan rumah besar menanti: mengubah talenta individu menjadi kemenangan kolektif. Sementara Bulls, dengan semangat baru dari para pemain mudanya, telah menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang bisa diremehkan musim ini.
