Union Saint-Gilloise vs Cercle Brugge: Comeback Dramatis 5-2, Mofokeng Jadi Pahlawan!
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Pertandingan union saint-gilloise vs cercle brugge dalam lanjutan Jupiler Pro League pekan ke-9 di Stade Joseph Marien, Brussels, Minggu malam (25/10/2026), menyajikan drama luar biasa. Union Saint-Gilloise (USG) berhasil membalikkan keadaan dari ketertinggalan dua gol dan menang telak 5-2 atas Cercle Brugge yang harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-64. Kemenangan ini membawa USG naik ke posisi ketiga klasemen dengan 23 poin, sementara Cercle Brugge tetap terpuruk di dasar klasemen dengan hanya 3 poin dari sembilan laga.
Laga union saint-gilloise vs cercle brugge sendiri berjalan di luar dugaan. Cercle Brugge yang datang sebagai juru kunci justru tampil mengejutkan dengan mencetak gol lebih dulu pada menit ke-24. Berawal dari pelanggaran Nohim Chibani terhadap Steve Ngoura di kotak penalti, wasit Wesli De Cremer menunjuk titik putih. Ngoura yang maju sebagai eksekutor berhasil menipu kiper Hervé Koffi dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Cercle Brugge kembali mengejutkan tuan rumah. Umpan silang Dante Vanzeir pada menit ke-48 memaksa Massiré Sylla mencetak gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 0-2. Namun, keunggulan dua gol itu tidak bertahan lama. Hanya semenit berselang, Raul Florucz memperkecil kedudukan dengan tendangan kaki kiri melengkung yang indah, mengubah skor menjadi 1-2 dan membangkitkan semangat para pemain USG.
USG terus menekan. Peluang emas didapat melalui sundulan Nikki Havenaar yang masih membentur tiang gawang pada menit ke-54. Sementara itu, Ngoura hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-59, tetapi tendangannya melebar. Kegigihan USG akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62. Berawal dari lemparan ke dalam jauh yang disundul Havenaar, bola jatuh ke kaki Sylla yang langsung menyundulnya ke dalam gawang Gaetan Coucke. Skor menjadi 2-2, dan Sylla menebus kesalahannya sendiri.
Titik balik pertandingan union saint-gilloise vs cercle brugge terjadi pada menit ke-64. Dante Vanzeir menerima kartu merah langsung setelah kakinya yang terangkat tinggi mengenai kaki Denzel De Roeve. Bermain dengan sepuluh orang, Cercle Brugge semakin tertekan. Petaka bagi tim tamu datang pada menit ke-74 ketika Emmanuel Kakou secara tidak sengaja menyundul bola ke gawangnya sendiri, membawa USG berbalik unggul 3-2.
Keunggulan USG semakin melebar pada menit ke-80. Umpan Louis Patris disambut sundulan lob cerdas Relebohile Mofokeng yang mengecoh kiper Coucke yang sedikit keluar dari sarangnya. Gol tersebut menjadi gol liga kelima Mofokeng musim ini sekaligus momen spesial bagi penyerang asal Afrika Selatan itu. Pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+1, Kevin Rodriguez menyundul bola masuk untuk melengkapi kemenangan 5-2.
Dalam laga union saint-gilloise vs cercle brugge ini, pelatih USG David Hubert patut berbangga atas mentalitas anak asuhnya yang tidak menyerah meski tertinggal dua gol. Sementara itu, pelatih Cercle Brugge, Friis, harus menerima kenyataan pahit karena timnya masih belum meraih kemenangan di liga. Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan mengingat Cercle sempat unggul dua gol dan hanya berjarak sekitar setengah jam dari kemenangan pertama mereka musim ini.
Bagi USG, kemenangan ini menjaga rekor tak terkalahkan mereka di liga musim ini dan tetap membayangi pemuncak klasemen KAA Gent dan Club Brugge. Sementara itu, Cercle Brugge harus segera berbenah jika ingin keluar dari zona degradasi. Mereka baru mengoleksi tiga poin dari sembilan pertandingan, dan kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah sebelumnya juga kalah dramatis di injury time melawan Anderlecht.
Laga union saint-gilloise vs cercle brugge menjadi bukti bahwa sepak bola tidak pernah selesai sampai peluit akhir. Cercle Brugge sempat bermimpi meraih tiga poin pertamanya, tetapi kartu merah Vanzeir dan dua gol bunuh diri menghancurkan harapan itu. USG menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas dengan comeback yang efisien dan klinis. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi USG untuk menghadapi jadwal padat berikutnya, sementara Cercle Brugge harus bangkit dari keterpurukan jika tidak ingin terus terpuruk di dasar klasemen.
