Valentín Barco Gagal Penalti, Chelsea Tersingkir dari EFL Cup: Liverpool Melaju ke Perempat Final
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Valentín Barco menjadi sorotan dalam laga dramatis antara Chelsea dan Liverpool di babak 16 besar EFL Cup yang berlangsung di Anfield, Rabu (28/10/2026). Pemain muda asal Argentina itu gagal mengeksekusi penalti setelah bola membentur tiang gawang, momen yang akhirnya berkontribusi pada tersingkirnya Chelsea dari kompetisi. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi The Blues yang harus mengakui keunggulan Liverpool dengan skor akhir 1-1 (penalti 4-3).
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Chelsea sempat unggul lebih dulu melalui penalti Morgan Rogers pada menit ke-40 setelah pelanggaran yang dilakukan Ryan Gravenberch terhadap Moises Caicedo. Namun, Liverpool merespons cepat. Tiga menit berselang, Cody Gakpo menyamakan kedudukan juga lewat titik putih. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Dalam drama tos-tosan, Valentín Barco yang dipercaya sebagai salah satu eksekutor Chelsea, gagal menjalankan tugasnya. Sepakannya membentur tiang gawang, membuat peluang Chelsea untuk unggul sirna. Meski demikian, Liverpool juga sempat membuang peluang emas ketika Kostas Tsimikas mengirim bola ke atas mistar. Kiper Chelsea, Mike Penders, sempat menyelamatkan gawangnya dari sepakan Ryan Gravenberch, tetapi Giorgi Mamardashvili membalas dengan menahan tembakan Emmanuel Emegha. Setelah Joe Gomez mencetak gol untuk Liverpool, bek Chelsea Wesley Fofana mengirim bola ke tribun The Kop, memastikan kemenangan The Reds.
Kegagalan Valentín Barco ini menjadi catatan tersendiri. Sebagai pemain muda yang sedang berkembang, tekanan dalam momen krusial seperti adu penalti memang tidak mudah. Namun, performanya sepanjang laga menunjukkan kualitas yang dimiliki. Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, tetap memberikan dukungan penuh kepada pemainnya. “Ini adalah proses pembelajaran bagi semua pemain, terutama yang muda. Kami akan bangkit,” ujar Alonso dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sementara itu, kemenangan Liverpool ini membawa mereka ke perempat final EFL Cup. Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, yang merupakan sahabat masa kecil Xabi Alonso, berhasil memenangkan duel taktis di Anfield. Ini menjadi kekalahan ketiga Alonso dalam tiga kunjungannya ke Anfield sebagai pelatih, setelah sebelumnya gagal bersama Bayer Leverkusen (2024) dan Real Madrid (2025). Di sisi lain, Iraola mengikuti jejak Jurgen Klopp dan Arne Slot yang mampu membawa Liverpool ke final EFL Cup di musim debut mereka.
Dalam pertandingan lain, Manchester City juga harus melalui drama adu penalti untuk mengalahkan Brighton. Kiper Argentina Gerónimo Rulli menjadi pahlawan dengan dua penyelamatannya, membawa City menang 4-3 setelah bermain imbang 2-2 di Etihad Stadium. Enzo Fernández, yang masuk sebagai pengganti, turut mencetak gol dalam adu penalti tersebut.
Kegagalan Valentín Barco dalam adu penalti menjadi pengingat bahwa sepak bola selalu penuh kejutan. Meski demikian, talenta muda ini masih memiliki masa depan cerah. Chelsea diharapkan dapat segera bangkit dan fokus pada kompetisi lain, sementara Liverpool melanjutkan perjalanan mereka di EFL Cup dengan penuh percaya diri.
Editor: Abuzar Samad
