Fajar Alfian Tetap Nomor 2 Dunia Usai French Open 2026, Ini Peta Kekuatan Ganda Putra Indonesia
Inforiau – 02 November 2026 | Nama Fajar Alfian kembali menjadi sorotan dalam pembaruan peringkat dunia BWF yang dirilis pada Selasa (27/10/2026) usai gelaran French Open 2026. Bersama pasangannya, Muhammad Shohibul Fikri, Fajar Alfian tetap menempati peringkat kedua dunia dengan koleksi 95.153 poin. Posisi tersebut tidak berubah meski langkah mereka di French Open 2026 harus terhenti pada babak pertama setelah kalah dua game langsung dari wakil Taiwan, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Ling.
Kegagalan menambah poin di turnamen bergengsi tersebut nyatanya tidak menggoyahkan posisi Fajar Alfian dan Fikri di papan atas ranking BWF. Pasangan unggulan ketiga ini masih menjadi salah satu kekuatan utama ganda putra Indonesia yang diperhitungkan di kancah internasional. Meski demikian, hasil di French Open 2026 menjadi catatan tersendiri bagi Fajar Alfian dan Fikri untuk segera bangkit pada turnamen-turnamen berikutnya.
Peta kekuatan ganda putra Indonesia dalam pembaruan ranking BWF kali ini menunjukkan dinamika yang menarik. Selain Fajar Alfian/Fikri yang bertahan di posisi kedua, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani juga tetap berada di peringkat ketujuh dunia dengan perolehan 71.746 poin. Langkah Sabar/Reza di French Open 2026 terhenti lebih awal setelah kalah dari pasangan sesama Indonesia, Nikolaus Joaquin/Raymond Indra, pada laga perdana.
Di sisi lain, penampilan impresif ditunjukkan oleh Nikolaus Joaquin/Raymond Indra yang berhasil melangkah hingga semifinal French Open 2026 sebelum dihentikan pasangan nonunggulan Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Hasil tersebut membuat perolehan poin mereka kini mencapai 61.486 dan membawa mereka naik dua tingkat ke peringkat ke-12 dunia. Peningkatan posisi juga dicatat oleh Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang tampil hingga babak semifinal. Meski kalah dari pasangan unggulan keenam asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, Leo/Daniel berhasil naik enam tingkat dan kini menempati peringkat ke-19 dunia dengan koleksi 61.486 poin.
Satu-satunya wakil ganda putra Indonesia yang mengalami penurunan peringkat adalah Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi. Keduanya harus terhenti di babak pertama French Open 2026 setelah kalah dari pasangan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Lee Jong Min. Hasil tersebut membuat posisi Ali/Devin merosot tiga tingkat ke peringkat ke-34 dunia dengan total 40.240 poin.
Perubahan peringkat ini menunjukkan persaingan ketat ganda putra Indonesia di papan ranking dunia. Bagi Fajar Alfian, posisi kedua dunia yang masih dipertahankan menjadi modal berharga untuk terus mengejar konsistensi. Sebagai salah satu pemain senior di sektor ganda putra, Fajar Alfian diharapkan mampu menjadi teladan bagi pasangan-pasangan muda Indonesia yang sedang menanjak, seperti Nikolaus/Raymond dan Leo/Daniel.
Secara terpisah, dinamika dunia bulu tangkis nasional juga diwarnai berbagai peristiwa lain. Namun, sorotan publik terhadap performa Fajar Alfian dan rekan-rekannya di lapangan tetap menjadi barometer kekuatan ganda putra Indonesia. Pembaruan ranking BWF 27 Oktober 2026 menjadi cermin bahwa persaingan di level atas semakin ketat, dan setiap pasangan dituntut untuk tampil konsisten di setiap turnamen.
Dengan posisi Fajar Alfian yang masih kokoh di peringkat kedua dunia, harapan besar tentu disematkan pada pasangan ini untuk kembali berjaya di turnamen-turnamen selanjutnya. Evaluasi menyeluruh dari hasil French Open 2026 menjadi langkah awal yang penting bagi Fajar Alfian/Fikri untuk memperbaiki performa dan menjaga asa meraih gelar di ajang bergengsi berikutnya.
