Bahlil targetkan listrik Maluku 2029, Seluruh Pelosok Desa Teraliri
Inforiau – 08 November 2026 | Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemerataan akses energi. Dalam agenda pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, Bahlil targetkan seluruh pelosok desa di Maluku teraliri listrik 2029. Target itu menjadi sinyal bahwa kawasan kepulauan di Indonesia timur akan mendapat perhatian lebih besar dalam peta jalan transisi energi.
Pemerintah menilai pemerataan listrik bukan sekadar proyek infrastruktur. Akses energi yang stabil dibutuhkan untuk mendorong layanan kesehatan, pendidikan, aktivitas ekonomi desa, dan konektivitas digital. Karena itu, percepatan di Maluku akan menjadi uji penting bagi strategi hilirisasi dan transisi energi yang inklusif, terutama ketika banyak daerah terpencil masih menghadapi kendala logistik dan biaya distribusi tinggi.
- Perluasan jaringan listrik ke desa yang belum terlayani.
- Pemanfaatan energi terbarukan sesuai potensi lokal.
- Sinergi pemerintah pusat, daerah, dan PLN.
Meski target 2029 terlihat ambisius, pemerintah menegaskan bahwa tahapan pelaksanaan akan disesuaikan dengan kondisi geografis, kesiapan infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat. Evaluasi berkala diperlukan agar janji pemerataan tidak berhenti pada angka target, tetapi benar-benar terasa di rumah tangga, sekolah, puskesmas, dan usaha kecil di desa.
Dengan arah kebijakan itu, Bahlil targetkan listrik Maluku 2029 menjadi penanda penting bagi upaya memastikan tidak ada desa yang tertinggal dalam akses energi. Keberhasilan di Maluku diharapkan menjadi contoh bagi daerah kepulauan lain, sekaligus mendorong transisi energi yang lebih adil dan merata.
Editor: Ahmad Syafwan
