Crystal Palace vs Newcastle: Mateta Kembali, Duel Tim Luka yang Haus Kemenangan di Selhurst Park
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Laga crystal palace vs newcastle menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027 yang digelar di Selhurst Park, Minggu (25/10/2026) malam WIB. Kedua tim datang dengan kondisi yang sama-sama tidak ideal, sehingga duel crystal palace vs newcastle ini diprediksi berlangsung terbuka dan penuh tekanan.
Crystal Palace berusaha bangkit di hadapan pendukung sendiri setelah rangkaian hasil kurang memuaskan. Dalam beberapa laga terakhir, pasukan Pierre Sage bermain imbang 2-2 melawan Beşiktaş di ajang Europa League, kalah telak 0-5 dari Brighton, serta takluk 2-3 dari Lyon. Sebelumnya, Palace sempat menang 3-1 atas Nottingham Forest, tetapi kemudian kalah 0-2 dari Bristol City. Posisi mereka saat ini di peringkat ke-14 sebenarnya masih lebih baik dibandingkan finis ke-15 musim lalu di bawah Oliver Glasner, meski tekanan terhadap Sage mulai meningkat.
Di kubu Newcastle United, kondisi tak jauh berbeda. The Magpies menelan kekalahan 0-1 dari Aston Villa dan 1-4 dari Coventry, meski sempat menang 2-1 atas Hull City serta 1-0 atas Millwall. Pelatih Matthias Jaissle menghadapi kritik terkait performa pertahanan timnya yang dinilai terlalu terbuka. Mantan pemain dan pengamat Chris Sutton bahkan menyebut penampilan Newcastle melawan Aston Villa sebagai “kacau”, karena mudah dibongkar melalui permainan build-up lawan.
Ancaman Mateta Jadi Sorotan Utama
Menjelang laga crystal palace vs newcastle, perhatian tertuju pada striker Palace, Jean-Philippe Mateta. Penyerang asal Prancis itu telah pulih dari cedera hamstring dan mencetak gol saat Palace bermain imbang 2-2 melawan Beşiktaş pada Kamis lalu. Mateta dikenal sebagai momok bagi Newcastle, setelah dua golnya dari bangku cadangan pada April lalu membalikkan keadaan dan membawa Palace menang 2-1.
Dengan kondisi penyerang lain, Jorgen Strand Larsen, yang masih terganggu cedera ringan, Mateta berpeluang besar kembali masuk starting line-up. Namun, Sage mengakui bahwa Mateta belum siap bermain penuh 90 menit. Meski begitu, kehadirannya sejak awal laga bisa menambah beban bagi lini belakang Newcastle yang tengah rapuh.
Duel Dua Tim yang Sama-sama Rapuh
Palace juga memiliki masalah tersendiri, terutama setelah kebobolan lima gol dari Brighton pada laga Premier League sebelumnya. Perubahan besar di Selhurst Park dalam beberapa bulan terakhir, termasuk kepergian sejumlah pemain kunci di lini belakang, membuat Sage harus bekerja keras meracik komposisi terbaik. Bermain di Turki pada Kamis malam tentu mengurangi waktu persiapan jelang laga crystal palace vs newcastle ini.
Di sisi lain, Newcastle juga mengalami banyak perubahan skuad. Yang paling dikhawatirkan Sutton adalah keterbukaan pola permainan Jaissle. Jika pressing Newcastle kembali tidak berjalan tepat, Palace berpotensi menciptakan peluang melalui serangan balik cepat. Karena itu, laga crystal palace vs newcastle diprediksi tidak akan didominasi permainan bertahan, melainkan pertukaran serangan yang intens.
Pertarungan di Papan Tengah
Bagi kedua tim, tiga poin sangat berarti untuk memperbaiki posisi di klasemen dan meredakan tekanan. Palace ingin memanfaatkan dukungan suporter kandang, sementara Newcastle berambisi mengakhiri tren buruk di laga tandang. Pertandingan crystal palace vs newcastle dijadwalkan kick-off pukul 21.00 WIB dan dapat disaksikan melalui layanan streaming Vidio di Indonesia.
Menarik pula dicatat, laga ini berlangsung di tengah sorotan terhadap winger Fulham, Alex Iwobi, yang baru saja menyamai capaian Mohamed Salah sebagai pemain Afrika dengan penampilan terbanyak kedua di Premier League, yakni 328 laga. Rekor tersebut menjadi pengingat bahwa Premier League selalu menjadi panggung bagi talenta-talenta Afrika, termasuk mereka yang akan berlaga di Selhurst Park malam ini.
Secara keseluruhan, crystal palace vs newcastle menyajikan duel dua tim yang sama-sama mencari identitas dan stabilitas. Kehadiran Mateta bisa menjadi pembeda, tetapi Newcastle punya peluang besar jika mampu memperbaiki organisasi pertahanan dan memanfaatkan celah di lini belakang Palace yang belum solid. Laga ini bukan sekadar soal tiga poin, melainkan juga soal kepercayaan diri dan masa depan proyek masing-masing pelatih.
Dengan kondisi yang seimbang dan sama-sama rentan, hasil imbang bukan hal mustahil. Namun, jika Mateta tampil sejak awal, Palace berpeluang besar memetik kemenangan penting di hadapan publik sendiri. Sebaliknya, Newcastle wajib tampil disiplin dan lebih rapat jika tidak ingin kembali pulang dengan tangan kosong.
