Polda Riau Tangkap Puluhan Pelaku, Dewi Juliani Desak Usut Tuntas Mafia BBM
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani, memberikan apresiasi kepada Polda Riau dan jajaran yang telah berhasil mengungkap dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Dalam sepekan terakhir, polisi menangkap puluhan orang terkait kasus tersebut. Namun, legislator dari Dapil Riau I itu menegaskan bahwa pengusutan tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan. Ia mendesak agar Polda Riau tangkap puluhan pelaku, Dewi Juliani desak usut tuntas mafia BBM hingga ke akar-akarnya.
“Saya mengapresiasi langkah Polda Riau dan jajaran. Tetapi, pengusutan jangan berhenti pada pelaku yang ditangkap. Telusuri sampai ke akar-akarnya agar jaringan mafia BBM benar-benar diberantas,” tegas Dewi dalam keterangannya, Minggu (25/10).
Menurut Dewi, penangkapan puluhan pelaku oleh Polda Riau merupakan langkah awal yang baik. Namun, ia meminta aparat penegak hukum menelusuri seluruh mata rantai distribusi, mulai dari pemasok, penampung, hingga penadah. Dengan demikian, Polda Riau tangkap puluhan pelaku, Dewi Juliani desak usut tuntas mafia BBM dapat diwujudkan secara menyeluruh.
Dewi juga menyoroti kelangkaan BBM bersubsidi, khususnya solar, yang masih dikeluhkan masyarakat. Padahal, Pertamina telah menyalurkan BBM sesuai kuota yang ditetapkan. Kondisi ini terlihat dari antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). “Pertamina telah menyalurkan BBM sesuai kuota, tetapi masyarakat masih sulit mendapatkannya. Dengan terungkapnya mafia BBM ini, semoga keluhan masyarakat terkait ketersediaan BBM dapat terjawab,” ujarnya.
Ia meminta kondisi tersebut ditelusuri untuk mengetahui kemungkinan penyalahgunaan dalam rantai distribusi. Dewi juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan praktik penimbunan, pengangkutan, atau penjualan BBM bersubsidi yang tidak sesuai ketentuan kepada kepolisian. “Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Namun, laporan harus berdasarkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan agar membantu aparat mengungkap titik-titik penyalahgunaan BBM,” katanya.
Dewi menegaskan bahwa BBM bersubsidi menyangkut kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi sehingga distribusinya harus diawasi ketat. Penegakan hukum juga harus dilakukan secara menyeluruh agar modus serupa tidak terulang. “Jangan sampai hari ini pelakunya ditangkap, tetapi besok muncul pelaku baru dengan modus yang sama. Persoalan ini harus diselesaikan tuntas, bukan sekadar penindakan sesaat,” tegasnya.
Desakan Dewi agar Polda Riau tangkap puluhan pelaku, Dewi Juliani desak usut tuntas mafia BBM menjadi sorotan publik. Pasalnya, kasus ini berdampak langsung pada ketersediaan BBM bersubsidi yang menjadi hak masyarakat. Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat mengatasi kelangkaan solar dan memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran.
Sebagai informasi, Polda Riau dalam sepekan terakhir telah menangkap puluhan orang yang diduga terlibat dalam penyelewengan BBM bersubsidi. Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras kepolisian dalam memberantas praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Namun, Dewi mengingatkan bahwa penangkapan pelaku di lapangan hanyalah langkah awal. Ia mendesak agar Polda Riau tangkap puluhan pelaku, Dewi Juliani desak usut tuntas mafia BBM dengan menelusuri pihak-pihak yang diduga menjadi bagian dari jaringan distribusi ilegal, termasuk pemasok dan penadah.
Dewi juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi. Menurutnya, BBM bersubsidi adalah kebutuhan pokok masyarakat dan aktivitas ekonomi, sehingga distribusinya harus diawasi ketat. Ia berharap pengungkapan kasus ini dapat menjawab keluhan masyarakat terkait ketersediaan BBM, terutama solar.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi kembali menegaskan bahwa Polda Riau tangkap puluhan pelaku, Dewi Juliani desak usut tuntas mafia BBM harus menjadi perhatian serius semua pihak. Ia meminta aparat penegak hukum untuk tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat, termasuk jika ada oknum yang melindungi praktik ilegal ini. “Persoalan ini harus diselesaikan tuntas, bukan sekadar penindakan sesaat,” pungkasnya.
Dengan adanya pengungkapan kasus ini, diharapkan masyarakat dapat kembali memperoleh BBM bersubsidi dengan mudah dan harga yang terjangkau. Polda Riau tangkap puluhan pelaku, Dewi Juliani desak usut tuntas mafia BBM menjadi bukti komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memberantas praktik ilegal yang merugikan masyarakat.
