Jaren Jackson Jr. Cetak 24 Poin, Jazz Tumbangkan Pelicans di Laga Dramatis Delta Center
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Penampilan impresif datang dari wajah baru Utah Jazz, Jaren Jackson Jr., yang langsung menjadi sorotan dalam kemenangan dramatis 120-119 atas New Orleans Pelicans di Delta Center, Salt Lake City. Dalam laga yang berlangsung sengit hingga detik-detik akhir, jaren jackson jr. mencatatkan 24 poin dan 10 rebound, membuktikan bahwa kehadirannya di Jazz bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi baru bagi tim asuhan pelatih yang tengah membangun kembali identitas permainan mereka.
Kemenangan ini menjadi obat setelah Jazz menelan kekalahan di laga pembuka musim melawan Memphis Grizzlies. Kini, dengan rekor 1-1, Jazz menunjukkan bahwa kombinasi pemain veteran dan talenta muda mampu bersaing di kompetisi seketat NBA. Rookie Darryn Peterson menjadi pahlawan tak terduga dengan mencetak dua lemparan bebas penentu kemenangan saat tersisa 50,5 detik, memastikan Delta Center bergemuruh dalam perayaan pembukaan musim di kandang.
Keyonte George turut menyumbang 19 poin dan 10 asis, sementara Jaxson Hayes menambahkan 17 poin yang membuat pertahanan Pelicans kewalahan. Kontribusi merata ini menjadi tanda positif bagi Jazz yang tengah mencari keseimbangan antara permainan individu dan kerja sama tim. Jaren Jackson Jr. sendiri tampil efisien dengan pergerakan di area low post serta kemampuannya menembak dari luar, menjadikannya ancaman ganda yang sulit dijaga lawan.
Perjalanan jaren jackson jr. menuju Jazz memang penuh cerita. Ia resmi dipindahkan dari Memphis Grizzlies pada 3 Februari 2026, mengakhiri pengabdian lebih dari delapan musim bersama tim yang membesarkannya. Debutnya melawan mantan timnya pada Rabu malam di FedExForum menjadi momen emosional. Meski Jazz kalah 123-103, Jackson tetap mendapat standing ovation dari para penggemar Grizzlies saat namanya diumumkan sebagai bagian dari starting lineup.
Dalam laga tersebut, jaren jackson jr. mencatatkan 15 poin dengan akurasi 6 dari 10 tembakan lapangan, namun juga menorehkan lima turnover dan foul out setelah bermain 28 menit. “Saya selalu punya emosi ketika kembali ke tempat yang penuh kenangan. Saya punya tugas dan tidak menjalankannya dengan baik. Harus pulang dan menyusun ulang semuanya,” ujarnya usai pertandingan, dikutip dari laporan jurnalis Ko Jin-a.
Momen haru juga menyelimuti laga tersebut ketika Grizzlies menggelar penghormatan bagi mendiang Brandon Clarke, mantan rekan setim yang meninggal pada Mei lalu. Jackson tak kuasa menahan perasaan saat mengenang sahabatnya itu. “Ini berat. Dia adalah saudaraku selamanya. Dia punya dampak besar bagi komunitas di sini. Akan selalu terasa berat. Saya hanya menjalaninya dengan cara berbeda. Video yang bagus, kenangan yang indah. Dia sahabatku, yang selamanya mengawasi kami,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Hubungan erat antara Jaren Jackson Jr. dan Brandon Clarke memang bukan rahasia. Keduanya sempat berbagi momen kebersamaan di lapangan, termasuk saat merayakan kemenangan atas Utah Jazz pada November 2021. Kini, dengan Jackson berada di sisi seberang, kenangan itu menjadi bagian dari perjalanan kariernya yang terus berlanjut.
Bagi Utah Jazz, kehadiran jaren jackson jr. memberikan dimensi baru dalam skema permainan. Kemampuannya bermain di posisi forward dengan mobilitas tinggi serta naluri mencetak angka membuat Jazz lebih berbahaya, terutama saat transisi cepat. Kolaborasinya dengan Keyonte George dan Darryn Peterson diharapkan menjadi trio yang mampu membawa Jazz bersaing di wilayah barat yang terkenal kompetitif.
Dengan performa 24 poin dan 10 rebound di laga kandang pertamanya, ekspektasi terhadap jaren jackson jr. semakin tinggi. Para penggemar Jazz berharap konsistensi ini berlanjut sepanjang musim, sementara Jackson sendiri tampak semakin nyaman dengan peran barunya. Perjalanan panjang masih menanti, tetapi satu hal yang pasti: Jazz telah menemukan sosok yang mampu menjadi tumpuan di masa depan.
