Bermain dengan 10 Pemain Sejak Menit 39, Gladbach Tetap Taklukkan Karlsruher dan Melaju ke Achtelfinale
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Laga mönchengladbach vs karlsruher pada putaran kedua DFB-Pokal berakhir dengan kemenangan 2:0 untuk Borussia Mönchengladbach di Borussia-Park, Selasa malam waktu setempat. Bermain di bawah guyuran hujan deras, tuan rumah harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain sejak menit ke-39, namun tetap mampu mengunci tiket ke babak Achtelfinale yang akan digelar awal Desember mendatang.
Duel mönchengladbach vs karlsruher ini sendiri menjadi ulangan pertemuan musim lalu di fase yang sama, ketika Gladbach menang 3:1 atas KSC. Kali ini, anak asuh Alexander Blessin kembali membuktikan superioritasnya atas wakil Zweite Bundesliga tersebut, meski jalan yang ditempuh jauh lebih berliku.
Start Cepat Robin Hack
Borussia langsung mengambil inisiatif sejak peluit kick-off. Pada menit ketujuh, sebuah serangan balik yang tersusun rapi dari area pertahanan sendiri berbuah gol pembuka. Shuto Machino melepas umpan kepada Joe Scally yang berdiri bebas, lalu Scally menyodorkan bola kepada Robin Hack yang masuk ke kotak penalti. Hack, yang kembali masuk starting eleven, tinggal menyelesaikan peluang itu menjadi kedudukan 1:0.
Gol tersebut menjadi torehan pertama Hack di musim ini dan menegaskan kontribusinya sebagai salah satu motor serangan Gladbach. Scally pun melanjutkan tren positifnya setelah sebelumnya mencatat assist dan gol penyama kedudukan saat menang 3:2 atas VfB Stuttgart di Bundesliga.
Kartu Merah Sander Mengubah Jalannya Laga
Keunggulan Gladbach bertahan cukup lama, namun situasi berbalik pada menit ke-39. Kapten Philipp Sander menarik baju Shio Fukuda, mantan pemain Gladbach, tepat di depan kotak penalti. Wasit Florian Lechner awalnya hanya memberikan kartu kuning, tetapi setelah meninjau monitor VAR, ia mengubah keputusan menjadi kartu merah karena Fukuda dinilai berada dalam posisi sebagai pemain terakhir. Sander pun meninggalkan lapangan dengan darah mengalir dari mata kanannya.
Bermain dengan sepuluh orang, Gladbach menghadapi tekanan menjelang turun minum. Karlsruher SC yang dilatih berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, namun serangan mereka minim kreativitas. Kiper debutan Daniel Batz sempat diuji melalui tembakan jarak jauh kapten KSC, Marvin Wanitzek, tetapi ia mampu mengamankan gawangnya dengan penyelamatan sigap.
Ullrich Pertegas Keunggulan
Memasuki babak kedua, Blessin memasukkan Lukas Ullrich untuk menggantikan Bolin. Keputusan itu langsung berbuah manis. Pada menit ke-49, Ullrich menyelesaikan serangan balik cepat dengan tembakan keras yang tidak mampu dibendung kiper Karlsruher. Skor berubah menjadi 2:0 dan memberi ruang napas bagi tuan rumah.
Setelah gol kedua, tempo pertandingan menurun. Karlsruher SC, yang tengah terpuruk di peringkat ke-17 Zweite Bundesliga setelah dibantai 1:6 oleh Magdeburg, tidak mampu mengembangkan permainan ofensif yang berbahaya. Gladbach memilih bermain aman dan mengelola keunggulan hingga peluit panjang.
Rotasi Blessin Berbuah Hasil
Pelatih Alexander Blessin melakukan lima perubahan dibanding laga melawan Stuttgart. Daniel Batz dipercaya mengawal gawang dalam debutnya, sementara David Herold, Yukhym Konoplia, Kevin Stöger, dan Robin Hack masuk sejak awal. Ko Itakura dan Jens Castrop yang baru pulih dari cedera juga sudah tersedia di bangku cadangan.
Kemenangan pada laga mönchengladbach vs karlsruher ini menjadi modal berharga bagi Gladbach yang sedang berjuang keluar dari krisis. Sebelumnya, mereka mencatat enam kekalahan beruntun di Bundesliga sebelum akhirnya meraih kemenangan pertama musim ini atas Stuttgart. Hasil ini pun memperpanjang catatan positif Gladbach atas KSC di ajang Piala, setelah musim lalu juga menghentikan langkah tim asal Baden tersebut.
Meski demikian, penampilan Gladbach belum sepenuhnya meyakinkan. Kehilangan kapten akibat kartu merah menjadi catatan tersendiri bagi Blessin, terlebih karena Sander kemungkinan absen pada laga berikutnya. Namun, kesolidan lini belakang dan efektivitas serangan balik menjadi modal utama yang berhasil membawa Fohlenelf melewati hadangan Karlsruher.
Dengan hasil ini, Borussia Mönchengladbach melangkah ke babak 16 besar DFB-Pokal. Bagi Karlsruher SC, kekalahan pada duel mönchengladbach vs karlsruher menambah deretan hasil buruk mereka musim ini, sehingga fokus kini beralih sepenuhnya untuk memperbaiki posisi di klasemen liga.
Kemenangan ini menegaskan bahwa meski tengah terpuruk di liga, Gladbach masih memiliki kualitas untuk bersaing di kompetisi knockout. Pertandingan mönchengladbach vs karlsruher menjadi bukti bahwa mentalitas bertarung dalam kondisi tertekan bisa menjadi pembeda antara tim yang siap melaju dan tim yang harus angkat koper lebih awal.
