Roma Bungkam Cagliari 4-2: Gasperini Sebut Kemenangan Penting, Posisi Tiga Besar Makin Kokoh
Inforiau – 28 Oktober 2026 | AS Roma menegaskan ambisinya di papan atas Serie A setelah membungkam Cagliari Calcio dengan skor 4-2 dalam laga pekan kesembilan yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (27/10/2026) waktu setempat. Kemenangan dramatis ini menjadi sorotan dalam perbincangan as roma vs cagliari calcio standings, karena tambahan tiga poin mengantarkan Giallorossi naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 21 poin dari sembilan pertandingan.
Pelatih kepala AS Roma, Gian Piero Gasperini, menilai hasil ini sebagai kemenangan yang sangat penting. Ia menegaskan bahwa kekuatan tim sesungguhnya tampak ketika para pemain mampu bangkit setelah sempat tertinggal lebih dulu. Menurutnya, padatnya jadwal pertandingan menuntut staf pelatih untuk melakukan rotasi dan memberi kesempatan kepada sebanyak mungkin pemain agar membuktikan bahwa skuad ini memiliki kedalaman yang mumpuni.
“Kami perlu menjaga semua pemain dalam kondisi terbaik. Keputusan untuk mengandalkan sebagian pemain dan bukan yang lain berkaitan erat dengan jadwal yang padat,” ujar Gasperini dalam konferensi pers usai laga.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Roma tampil agresif dan sempat mengancam melalui peluang Gianluca Mancini. Namun, kejutan datang dari tim tamu ketika M’Bala Nzola sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-10 setelah Pisilli dianggap melakukan handball. Keunggulan Cagliari ternyata tidak bertahan lama.
Lima menit berselang, Emanuele Lulli menyamakan kedudukan melalui sundulan yang memanfaatkan umpan Nahuel Molina. Momentum pun berpihak kepada tuan rumah. Pada menit ke-21, Niccolò Pisilli membawa Roma berbalik unggul 2-1 setelah menyelesaikan umpan dari Lulli. Skor tersebut bertahan hingga turun minum, meski Roma terus menekan pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Cagliari tampil lebih berani. Strategi itu membuahkan hasil pada menit ke-81 ketika Daniel Maldini menyamakan skor menjadi 2-2 setelah menerima umpan Adam Obert. Saat laga diperkirakan akan berakhir imbang, Roma menunjukkan reaksi cepat dan mematikan.
Rodrigo Mora, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-85 memanfaatkan umpan Gilardi, mengembalikan keunggulan Giallorossi menjadi 3-2. Dua menit kemudian, Donyell Malen memastikan kemenangan Roma setelah memaksimalkan bola muntah di depan gawang lawan. Gol tersebut mengunci kemenangan 4-2 hingga peluit akhir dibunyikan.
Dalam konteks as roma vs cagliari calcio standings, hasil ini membawa Roma kini berjarak empat poin dari Lazio yang memimpin klasemen, sekaligus memangkas jarak dengan Inter Milan di posisi kedua menjadi hanya satu poin. Sementara itu, Cagliari tetap berada di peringkat kesembilan dengan 13 poin, tertinggal tujuh poin dari zona empat besar.
Berikut ringkasan jalannya pertandingan yang menentukan dinamika as roma vs cagliari calcio standings:
| Menit | Pencetak Gol | Tim | Skor |
|---|---|---|---|
| 10′ | M’Bala Nzola (penalti) | Cagliari | 0-1 |
| 15′ | Emanuele Lulli | AS Roma | 1-1 |
| 21′ | Niccolò Pisilli | AS Roma | 2-1 |
| 81′ | Daniel Maldini | Cagliari | 2-2 |
| 85′ | Rodrigo Mora | AS Roma | 3-2 |
| 87′ | Donyell Malen | AS Roma | 4-2 |
Gasperini juga menyoroti performa striker Castro yang dinilai memberikan dampak besar pada laga sebelumnya. Ia menegaskan bahwa rotasi pemain bukan semata soal strategi, melainkan kebutuhan untuk menjaga kebugaran seluruh skuad di tengah jadwal yang padat. Kemenangan ini pun menjadi modal berharga bagi Roma yang tengah mengejar tim-tim puncak di klasemen Serie A.
Di sisi lain, pelatih Cagliari, Fabio Bisacani, sebelumnya telah menegaskan bahwa timnya menghormati Gasperini namun berambisi memanfaatkan kelemahan lawan. Sayangnya, harapan itu pupus setelah Roma menunjukkan mentalitas juara di menit-menit akhir. Absennya sejumlah pemain seperti Winks, Villechi, dan Idrissi turut memengaruhi performa tim tamu.
Bagi Roma, kemenangan ini memperlihatkan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad yang mampu bersaing di level atas. Dengan 21 poin, posisi tiga besar semakin kokoh, dan persaingan di papan atas Serie A dipastikan akan semakin panas. Sementara Cagliari harus segera berbenah jika ingin kembali menembus zona Eropa.
Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa as roma vs cagliari calcio standings bukan sekadar soal tiga poin, melainkan tentang mentalitas, kedalaman skuad, dan konsistensi di jalur perburuan gelar. Roma telah menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan, sementara Cagliari masih harus berjuang keras untuk menjaga posisinya di papan tengah. Pertarungan di Serie A musim ini pun diprediksi akan semakin sengit hingga pekan-pekan terakhir.
Editor: Sukri Mustakim
