Paderborn vs VfB: Kartu Merah Curda Hancurkan Mimpi, Undav Jadi Penentu di Menit Akhir
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Laga paderborn vs vfb di babak kedua DFB-Pokal 2026 berakhir dramatis. SC Paderborn harus menelan pil pahit setelah kalah 0-1 dari VfB Stuttgart di Home Deluxe Arena, Rabu malam (28/10/2026). Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Paderborn harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-37 akibat kartu merah yang diterima Laurin Curda. Gol tunggal Deniz Undav di menit ke-90 memastikan langkah VfB ke babak 16 besar, sementara Paderborn harus mengubur impian mereka untuk melaju lebih jauh.
Pertandingan paderborn vs vfb sebenarnya dimulai dengan baik bagi tuan rumah. Pelatih Ralf Kettemann melakukan rotasi besar-besaran dengan memasukkan delapan pemain baru, termasuk memberikan kesempatan kepada pemain muda. Paderborn tampil menekan sejak awal dan menciptakan peluang emas melalui Marvin Pieringer pada menit ke-4 dan Clemens Lippmann pada menit ke-7. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang tersebut tidak berbuah gol.
Petaka datang pada menit ke-36. Laurin Curda, yang menjadi salah satu dari tiga pemain bertahan yang dipertahankan, melakukan pelanggaran keras terhadap Bilal El Khannouss di sisi lapangan. Wasit Florian Badstübner tidak ragu mengeluarkan kartu merah langsung. Keputusan ini mengubah jalannya pertandingan. Paderborn harus bermain dengan sepuluh pemain selama lebih dari 50 menit, sementara VfB Stuttgart yang sedang dalam tekanan justru mendapatkan keuntungan besar.
Meski unggul jumlah pemain, VfB Stuttgart tetap kesulitan menembus pertahanan rapat Paderborn. Pelatih Sebastian Hoeneß yang menurunkan enam pemain baru dalam starting eleven, termasuk Ermedin Demirovic di lini depan, terlihat frustrasi di pinggir lapangan. Beberapa peluang didapat, seperti tembakan Maximilian Mittelstädt yang membentur mistar gawang pada akhir babak pertama. Di babak kedua, Demirovic memiliki dua peluang emas pada menit ke-66 dan 68, tetapi kiper Paderborn, Markus Schubert, tampil gemilang dengan penyelamatan-penyelamatan penting.
Kiper Markus Schubert menjadi tembok kokoh bagi Paderborn. Berulang kali ia menggagalkan peluang Demirovic dan rekan-rekannya. Bahkan, Demirovic tercatat tiga kali berhadapan langsung dengan Schubert, tetapi semuanya gagal. Pertahanan Paderborn yang dikomandoi Götze dan Sticker juga tampil disiplin, meski harus bekerja ekstra keras sepanjang pertandingan.
Namun, usaha keras Paderborn akhirnya runtuh di menit terakhir. Deniz Undav, yang tampil kurang menonjol sepanjang pertandingan, muncul sebagai pahlawan bagi VfB Stuttgart. Menerima bola di dalam kotak penalti, Undav melepaskan tembakan akurat yang tidak mampu dijangkau Schubert. Gol ini memastikan kemenangan 1-0 bagi VfB dan membuat para pemain Paderborn terkulai lemas.
Usai pertandingan, pelatih Paderborn Ralf Kettemann mengungkapkan kekecewaannya. “Jika Anda bermain seperti yang kami lakukan di 30 menit pertama, Anda merasa sedikit kehilangan kesempatan untuk melihat pertandingan berjalan 90 menit dengan sebelas lawan sebelas. Hati yang panas memang dibutuhkan dalam pertandingan seperti ini, tetapi kepala dingin sayangnya hilang dalam satu situasi,” ujarnya seperti dikutip dari media Jerman.
Kemenangan ini menjadi pelepas tekanan bagi VfB Stuttgart yang sedang terpuruk di liga. Saat ini, VfB berada di peringkat 15 Bundesliga dengan hanya meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan. Namun, di kompetisi Eropa dan DFB-Pokal, mereka masih on track. Kemenangan atas Paderborn ini menjadi modal berharga untuk menghadapi jadwal padat berikutnya.
Bagi Paderborn, kekalahan ini meninggalkan luka mendalam. Meski tampil heroik dengan sepuluh pemain, mereka harus mengakui keunggulan VfB yang lebih berpengalaman. Pertandingan paderborn vs vfb ini juga menjadi pengingat akan pentingnya disiplin di lapangan. Kartu merah Curda menjadi titik balik yang merugikan timnya sendiri.
Dengan hasil ini, VfB Stuttgart melaju ke babak 16 besar DFB-Pokal dan akan menghadapi lawan yang belum ditentukan. Sementara itu, Paderborn harus fokus kembali ke kompetisi liga untuk memperbaiki posisi mereka. Pertandingan paderborn vs vfb akan selalu dikenang sebagai laga penuh drama dan ketegangan hingga peluit akhir.
