Piala Jerman Memanas: Dortmund Menang Dramatis, Koln Pesta Gol ke 16 Besar
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Babak kedua Piala Jerman atau DFB-Pokal 2026/2027 menyajikan dua pertandingan penuh warna yang berakhir dengan tiket ke babak 16 besar bagi Borussia Dortmund dan FC Koln. Dalam laga yang digelar Selasa (27/10/2026) waktu setempat, Dortmund harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan sesama tim Bundesliga, Werder Bremen, dengan skor tipis 3-2 di Stadion Signal Iduna Park, sementara Koln melibas Union Berlin 5-0 di Stadion RheinEnergie. Hasil ini memastikan kedua klub melangkah mulus di ajang Piala Jerman yang dikenal sebagai kompetisi paling menegangkan di Jerman.
Dortmund tampil agresif sejak awal dan langsung membangun keunggulan dua gol pada babak pertama. Serhou Guirassy membuka skor pada menit keenam, disusul gol Carney Chukwuemeka sebelas menit berselang. Keunggulan 2-0 itu tampak akan mengantarkan tuan rumah ke babak berikutnya dengan relatif nyaman. Namun, Werder Bremen menunjukkan mentalitas pantang menyerah setelah turun minum.
Niclas Fullkrug menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Dortmund. Ia memperkecil ketertinggalan lewat tendangan penalti pada menit ke-65, lalu kembali mencetak gol empat menit berselang untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Papan skor di Signal Iduna Park seketika berubah dramatis, dan pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Ketika waktu normal hampir habis, Marcel Sabitzer muncul sebagai pahlawan. Gelandang asal Austria itu melepaskan tendangan bebas yang tak mampu dihalau kiper Bremen pada menit ke-90+3. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Dortmund dan membungkam harapan Bremen untuk memaksa laga berlanjut. Pemandangan dramatis itu menjadi salah satu momen paling penting pada putaran kedua Piala Jerman musim ini.
Di Koln, suasana jauh lebih berpesta. Tuan rumah menghancurkan Union Berlin dengan skor 5-0, dengan Said El Mala tampil sebagai bintang lewat dua golnya. El Mala membuka keunggulan pada menit ke-32, sebelum Linton Maina menggandakan skor pada menit ke-52. El Mala kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60, lalu Isak Johannesson menambah gol pada menit ke-79 dan Sebastian Sebulonsen melengkapi pesta gol pada menit ke-88.
Kemenangan besar itu menjadi sinyal bahwa Koln serius menatap persaingan di Piala Jerman. Efektivitas serangan dan dominasi permainan membuat Union Berlin tidak berkutik sepanjang laga. Bagi Koln, hasil ini menjadi modal berharga untuk menghadapi babak 16 besar yang akan semakin ketat.
Selain Dortmund dan Koln, sejumlah klub Bundesliga lain juga memastikan langkah ke babak 16 besar, yakni RB Leipzig, Eintracht Frankfurt, Borussia Monchengladbach, dan FC Augsburg. Dominasi tim-tim kasta teratas ini menunjukkan bahwa kejutan di Piala Jerman memang masih mungkin terjadi, tetapi tim-tim besar tetap berusaha menjaga gengsi mereka di kompetisi domestik paling bergengsi di Jerman tersebut.
Format Piala Jerman yang menggunakan sistem gugur dalam satu pertandingan membuat setiap laga berpotensi menghadirkan kejutan. Tidak ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan di leg kedua, sehingga tim-tim besar dituntut tampil konsisten sejak menit pertama. Hal inilah yang membuat Piala Jerman selalu menjadi ajang yang dinanti-nantikan oleh para penggemar sepak bola di Jerman.
Bagi Dortmund, kemenangan dramatis atas Bremen menjadi pengingat bahwa konsistensi selama 90 menit sangat penting. Dua gol yang bersarang di gawang mereka pada babak kedua menunjukkan adanya celah yang perlu segera diperbaiki jelang laga-laga berikutnya. Sementara itu, Koln bisa bernapas lebih lega setelah tampil dominan dan efisien dalam memanfaatkan peluang.
Dengan lolosnya sejumlah tim besar, persaingan di babak 16 besar Piala Jerman diprediksi akan semakin sengit. Dortmund dan Koln kini menanti undian untuk mengetahui lawan berikutnya, sementara tim-tim lain yang sudah memastikan tiket juga bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat. Perjalanan menuju trofi Piala Jerman masih panjang, dan setiap pertandingan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi masing-masing klub.
