Gol Bunuh Diri Davide Bartesaghi Bikin AC Milan Tumbang, Hat-trick Mbangula Jadi Mimpi Buruk di San Siro
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Malam yang semula menjanjikan di Stadion San Siro berubah menjadi mimpi buruk bagi AC Milan. Kekalahan pertama Rossoneri di Serie A musim 2026/27 lahir dengan cara yang menyakitkan, dan nama Davide Bartesaghi menjadi salah satu sorotan utama setelah bek muda itu tanpa sengaja membelokkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri Davide Bartesaghi pada menit ke-60 menjadi titik balik yang meruntuhkan keunggulan Milan, sebelum Bologna akhirnya menutup laga dengan kemenangan 4-2, Kamis dini hari WIB.
Laga pekan kesembilan Liga Italia ini berjalan dalam dua babak yang benar-benar bertolak belakang. Milan sempat tertinggal lebih dulu ketika Samuel Mbangula mencetak gol cepat pada menit kedelapan. Namun tuan rumah merespons dengan tekanan intens. Alphadjo Cisse menjadi pahlawan sementara lewat dua golnya pada menit ke-14 dan ke-27, membalikkan keadaan menjadi 2-1 saat turun minum.
Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan. Bologna mengubah jalannya pertandingan melalui sejumlah pergantian pemain menjelang satu jam laga. Masuknya Juan Miranda pada menit ke-59 langsung memberi dampak besar. Pada menit ke-60, umpan silang kerasnya dari situasi tendangan bebas berusaha dihalau oleh Davide Bartesaghi, tetapi bola justru meluncur masuk ke gawang Mike Maignan. Skor berubah 2-2, dan momentum sepenuhnya berpindah ke kubu tamu.
Hanya dua menit berselang, Bologna berbalik unggul. Miranda kembali menjadi kreator melalui umpan tarik akurat yang disambut Mbangula di dekat titik penalti. Pemain muda itu mengontrol bola dengan baik, membuka ruang tembak, lalu melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dihentikan Maignan. Bologna memimpin 3-2 pada menit ke-62, dan tekanan mental mulai terlihat pada barisan pertahanan Milan.
Pelatih Milan, Ruben Amorim, berusaha merespons dengan memasukkan Christian Pulisic dan menarik keluar Davide Bartesaghi pada menit ke-63. Namun perubahan itu tak mampu mengembalikan kendali permainan. Rossoneri kesulitan menciptakan peluang berbahaya, sementara Bologna semakin leluasa memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah.
Petaka terakhir datang pada menit ke-86. Francesco Camarda kehilangan bola, lalu Strahinja Pavlovic gagal menerapkan jebakan offside dengan sempurna. Jan Odgaard lolos dari penjagaan dan mengirim umpan silang mendatar ke tengah kotak penalti. Mbangula yang berdiri bebas menuntaskan peluang itu untuk melengkapi hat-trick dan mengubah skor menjadi 4-2. Sundulan Pulisic sempat mengancam, tetapi kiper Lukas Skorupski melakukan penyelamatan gemilang. Itu menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Milan pada babak kedua.
Kekalahan ini membuat Milan tertahan di peringkat lima dengan 18 poin, terpaut dua angka dari Como di urutan empat. Sementara itu, Cagliari naik ke posisi 11 dengan 11 poin. Bagi Davide Bartesaghi, malam di San Siro menjadi pelajaran pahit dalam kariernya sebagai pemain muda. Gol bunuh diri Davide Bartesaghi bukan satu-satunya penyebab kekalahan, tetapi momen tersebut jelas menggambarkan rapuhnya koordinasi lini belakang Milan selepas jeda.
Susunan pemain AC Milan (4-2-3-1): Mike Maignan; Fikayo Tomori (Luka Modric 46′), Koni De Winter, Strahinja Pavlovic, Pervis Estupinan (Diawara 58′); Yunus Musah, Ardon Jashari, Omari Hutchinson (Christian Pulisic 58′), Alphadjo Cisse, Davide Bartesaghi (Francesco Camarda 63′); Goncalo Ramos. Bologna (3-4-3): Lukas Skorupski; Matteo Damian (Vitik 59′), Nicolo Casale, Arthur Theate (Heggem 70′); Nadir Zortea, Tommaso Pobega, Lewis Ferguson, Rahim Alhassane (Juan Miranda 59′); Federico Bernardeschi (Cambiaghi 59′), Jens Odgaard, Samuel Mbangula.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi cermin ketidakstabilan Milan di bawah Amorim. Unggul di babak pertama tidak menjamin apa pun ketika struktur pertahanan kehilangan fokus. Bologna membuktikan efisiensi serangan balik dan ketajaman Mbangula sebagai pembeda. Kini tugas Milan adalah bangkit cepat, sementara Davide Bartesaghi dituntut menunjukkan mentalitas kuat untuk bangkit dari momen terberatnya musim ini.
