Hattrick Samuel Mbangula di San Siro Bikin AC Milan Kehilangan Status Tak Terkalahkan
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Penyerang sayap Belgia, Samuel Mbangula, menjadi bintang utama ketika Bologna mengejutkan AC Milan dengan kemenangan 4-2 pada laga pekan kesembilan Serie A di Stadion San Siro, Milan, Rabu (28/10/2026). Hattrick Samuel Mbangula tidak hanya membawa Bologna pulang dengan tiga poin, tetapi juga meruntuhkan rekor tak terkalahkan AC Milan sepanjang musim ini. Penampilan gemilang pemain berusia 22 tahun itu langsung mencuri perhatian publik sepak bola Italia dan Eropa.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Bologna membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui sepakan kaki kanan Samuel Mbangula setelah menerima umpan matang dari Nadir Zortea. San Siro sempat terdiam. Namun, AC Milan merespons cepat. Alphadjo Cissé menyamakan kedudukan pada menit ke-14, memanfaatkan kesalahan bek Bologna, Arthur Theate. Cissé kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-27 setelah menerima umpan cerdas dari Fikayo Tomori, membawa Milan berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bologna bangkit. Gol bunuh diri Davide Bartesaghi pada menit ke-60 menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hanya dua menit berselang, Samuel Mbangula kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan kaki kanan yang akurat usai memanfaatkan umpan Juan Miranda. Bologna kembali memimpin 3-2. Milan berusaha mengejar, tetapi pertahanan Bologna tampil disiplin. Pada menit ke-86, Samuel Mbangula menyelesaikan hattrick-nya setelah menerima bola dari Jens Odgaard, memastikan kemenangan 4-2 untuk Bologna.
Berdasarkan data OptaPaolo, Samuel Mbangula menjadi pemain kedua dalam era tiga poin per kemenangan di Serie A yang mampu mencetak hattrick sebagai pemain tamu melawan AC Milan. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya dilakukan Gabriel Batistuta bersama Fiorentina pada 26 September 1998. Catatan ini menempatkan nama Samuel Mbangula sejajar dengan legenda sepak bola Argentina tersebut.
Usai pertandingan, Samuel Mbangula mengungkapkan kebahagiaannya kepada DAZN. “Ini salah satu malam terindah dalam hidup saya. Ini hattrick pertama dalam karier saya. Semoga bukan yang terakhir,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya peran pelatih Raffaele Palladino dan dukungan rekan setim. “Dia penting. Dia percaya pada saya, seperti semua orang. Kami selalu berjuang bersama dan tidak pernah menyerah,” tambahnya.
Perjalanan Samuel Mbangula menuju malam bersejarah ini tidaklah mulus. Setelah sempat bersinar di Juventus, ia kesulitan mempertahankan konsistensi dan hijrah ke Werder Bremen pada musim lalu. Bremen kemudian meminjamkannya ke Bologna pada musim panas 2026. Di Bologna, ia sempat bekerja sama dengan Domenico Tedesco, pelatih yang memberinya debut di tim nasional Belgia pada November 2024. Namun, Tedesco dipecat hanya beberapa pekan setelah kedatangan Mbangula. Meski demikian, pengganti Tedesco, Raffaele Palladino, tetap memberikan kepercayaan penuh, dan kepercayaan itu terbayar lunas di San Siro.
Kemenangan ini membawa Bologna naik ke peringkat ke-11 klasemen Serie A dengan 11 poin. Sementara itu, AC Milan tertahan di posisi kelima dengan 18 poin dan gagal memperlebar jarak dari pemuncak klasemen. Bagi Milan, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam persaingan gelar juara. Bologna akan menghadapi Monza pada laga berikutnya, sedangkan Milan akan menjamu Inter Milan dalam derby yang penuh gengsi.
Hattrick Samuel Mbangula bukan sekadar torehan tiga gol, melainkan simbol kebangkitan pemain muda yang sempat terpuruk. Konsistensi dan kepercayaan diri yang ia tunjukkan di San Siro menjadi modal berharga untuk melanjutkan karier di Serie A. Jika mampu mempertahankan performa ini, bukan tidak mungkin Samuel Mbangula akan kembali dipanggil ke tim nasional Belgia dan menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di Italia.
